Day: <span>November 5, 2020</span>

Peresmian PLTS Puskesmas Gaura Lamboya Barat

Gaura. Pada tanggal 5 Nopember 2020,  Pelita Khatulistiwa berkolaborasi dengan PT. Sarana Multi Infrastruktur (Persero) untuk membantu penyediaan akses listrik tenaga surya di Puskesmas Gaura, Kecamatan Lamboya Barat, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pelita Khatulistiwa melalui gerakan Patungan Listrik, sebuah gerakan pembangunan akses listrik dengan energi terbarukan di Puskesmas dan Desa yang memiliki keterbatasan akses listrik 24 jam, berkomitmen mendukung Pemerintah RI dalam mewujudkan Indonesia Terang.

Hal ini ditegaskan dalam peresmian Instalasi Solar di Puskesmas Gaura bertajuk Peresmian Instalasi Solar Panel untuk Puskesmas Gaura, “Indonesia Terang dimulai dari layanan publik,” hari ini di Lamboya, (05/11/2020). Tampil memberikan sambutan Pjs. Bupati Sumba Barat Drs. Semuel D. Pakerang, M.Si, Ramona Harimurti selaku  Direksi PT. SMI secara virtual, drh. Rahma Isna Saidah, selaku perwakilan Pelita Khatulistiwa, dan Perwakilan ASCO.

Drs. Semuel D. Pakereng, M.Si, Pjs. Bupati Sumba Barat menegaskan kebutuhan energi sangat penting untuk pelayanan publik dan masyarakat Sumba Barat pada umumnya dan khususnya Puskemas Desa Gaura Kecamatan Lamboya Barat Kabupaten Sumba Barat.

“Kebutuhan energi saat ini sangat penting terutama pemanfaatan yang dapat berdampak pada ekonomi rakyat salah satunya sektor Kesehatan, oleh karena itu kami sampaikan terima kasih dan proficiat kepada Pelita Khatulistiwa dan PT. SMI”. kata Pjs Bupati.

Kebutuhan energi tersebut memerlukan Kerjasama lintas sektor dan diperlukan pendataan yang tepat serta rencana kegiatan yang menjawab permasalahan-permasalahan tersebut. Selain itu setelah mendapatkan bantuan fasilitas publik dibutuhkan kesadaran menjaga fasilitas publik tersebut.

“Masyarakat harus bahu membahu bekerja sama untuk menjaga bantuan yang telah diberikan agar dapat dimanfaatkan dalam waktu yang lama,” tegas Pjs. Bupati sumba Barat.

Ramona Harimurti, Perwakilan Direksi PT. SMI dalam kesempatan ini menyampaikan harapan dari bantuan yang telah diberikan terutama saat pandemic covid-19. “Kami berharap bantuan PLTS di Puskesmas Gaura ini dapat meningkatkan operasional Puskesmas Gaura dan rasio kesehatan masyarakat khususnya dalam menghadapi kondisi pandemi covid saat ini”. kata Ramona.

Ramona menyampaikan PT.SMI tetap berkomitmen memberikan bantuan kepada fasilitas publik di daerah terpencil sebagai bentuk Corporate sosial responsibility. PT. SMI juga menyatakan tidak menghentikan program-program CSR bahkan memperkuat Kembali terutama di masa pandemi.

Pelita khatulistiwa sebagai pengelola dana CSR tersebut menyampaikan meski ada tantangan saat pandemic covid-19 namun tidak menyurutkan semangat untuk memperkuat layanan Puskesmas yang merupakan ujung tombak pelayanan Kesehatan. Kebutuhan listrik merupakan mendasar bagi pelayanan darurat misalnya, melahirkan, IGD, dan pelayanan laboratorium dan lain-lain.

Pelita Khatulistiwa melalui program patungan listrik berharap masyarakat Laboya Barat dapat menikmati pelayanan Kesehatan yang optimal dengan adanya listrik dari solar panel ini.

Diakhir semua pihak menyampaikan harapan agar PLTS ini dapat dijaga dan dimanfaatkan dalam jangka waktu yang lama.

Dalam kesempatan tersebut, Pjs. Bupati Sumba Barat, Semuel. D. Pakereng, M,Si, melakukan sambutan secara virtual, begitu juga Ramona Harimurti selaku  Direksi PT. SM. Sedangkan yang hadir langsung pada waktu itu adalah  drh. Rahma Isna Saidah, selaku Perwakilan Pelita Khatulistiwa, dan Perwakilan ASCO, Camat lamboya Barat, Kepala Puskesmas Gaura, Kepala Desa dan perangkatnya, serta masyarakat setempat. YOB-Redaksi-DKIPS

Bagikan Informasi Ini

Program Obor Pangan Lestari Jadikan Dinas Ketahan Pangan Taman Pembelajaran Inovasi Teknologi Pertaian Di Kabupaten Sumba Barat

Waikabubak, 5 November 2020

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Sumba Barat berhasil melakukan terobosan inovatif melalui Program Obor Pangan Lestari atau OPAL, sejalan dengan Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia (Permentan) nomor 10 tahun 2019 tentang OPAL. Tiga hal menjadi pertimbangan dalam progam ini, yakni, pertama: penganekaragaman konsumsi pangan diperlukan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan mendukung hidup sehat, aktif dan produktif.        Kedua: berdasarkan Pasal 26 Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi, penganekaragaman pangan dapat dilakukan salah satunya melalui pengoptimalan pemanfaatan lahan pekarangan. Yang ketiga: dalam rangka pengoptimalan pemanfaatan lahan pekarangan, perlu dilakukan promosi penganekaragaman pangan dan pemenuhan gizi masyarakat oleh instansi pemerintah sebagai sarana percontohan untuk masyarakat melalui OPAL. Program ini berada dalam kendali Balitjestro, salah satu UPT lingkup Kementrian Pertanian dibawah Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura (Puslitbanghorti) Balitbangtan.

Sesuai Permentan di atas pekarangan yang dimaksud adalah lahan yang dimiliki/dikuasai dan berada di sekitar area kantor Unit Kerja Eselon I lingkup Kementrian Pertanian, Unit Pelaksana Teknis (UPT) lingkup Kementrian Pertanian, dan dinas daerah provinsi, kabupaten/kota yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pertanian dan atau pangan. Berdasarkan hal tersebut diatas maka dalam kawasan pekarangan Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Sumba Barat telah dibangun display (percontohan/sarana pembelajaran) untuk mengimplementasikan Permentan tersebut. Display ini akan menjadi show windows yang sangat strategis karena secara fungsional mewakili peran Kementerian Pertanian di daerah dan untuk kepentingan daerah terhadap akses inovasi teknologi pertanian. Hal ini merupakan salah satu mekanisme dan metode proses diseminasi yang tepat dan sesuai kebutuhan pengguna untuk melihat langsung keunggulan dari inovasi teknologi tersebut.

Ada tiga tujuan OPAL, yakni: 1) untuk menampilkan berbagai inovasi teknologi pertanian kepada masyarakat; 2) untuk menyediakan sarana konsultasi inovasi teknologi pertanian bagi penyuluh/petugas lapang dan masyarakat lainnya yang ingin mengembangkan inovasi pertanian; dan 3) untuk mewujudkan OPAL menjadi show window pemanfaatan pekarangan sebagai sumber pangan dan gizi keluarga bagi masyarakat.

Tiga metode yang digunakan untuk mengimplementasi program ini adalah, yang pertama: membangun taman Taman Agro Inovasi sebagai Display Inovasi Teknologi. Tata kelola Taman Agro Inovasi (Tagrinov) terutama dilakukan untuk mendukung fungsi display inovasi Balitbangtan yang diwujudkan dalam bentuk taman. Untuk menunjukkan fungsi display tersebut, tata kelola Tagrinov dapat diarahkan penataan kelompok berdasarkan komoditas, misalnya: kelompok tanaman hortikultura; penataan display inovasi hidroponik, penataan display tanaman buah dalam pot dan penataan display produk Balitbangtan.

Yang kedua, melalui memanfaatkan Taman Agro Inovasi sebagai Klinik Agribisnis: bentuk layanan Klinik Agribisnis yang diberikan kepada masyarakat akan diselenggarakan melalui konsultasi ketika ada kunjungan. Klinik Agribisnis penyelenggaraannya sebagai bagian dari kegiatan yang tidak terpisahkan dari Tagrimart berfungsi memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait penyediaan bahan informasi dan narasumber yang berkompeten dalam merespon kebutuhan informasi oleh masyarakat. Aktivitas pelayanan akan dilaksanakan pada hari dan jam kerja dinas. Namun tidak menutup kemungkinan untuk diselenggarakan di luar hari dan jam kerja.

Yang terakhir adalah melaui pemanfaatan taman sebagai Taman Agro Inovasi Mart (T’Agrimart). Taman Agrimart merupakan sarana untuk menjual hasil taman Agro Inovasi kepada pembeli yang berkunjung dan dipromosikan dilakukan melalui jejaring sosial dan website Balitjestro.

Menurut Kepala Dinas Ketahan Pangan Kabupaten Sumba Barat, Melkianus L.U. Lage, SE, OPAL adalah salah satu program yang sangat strategis bagi pembangunan ketahanan pangan masyarakat dan karena itu perlu dikelola dengan baik agar dapat berkelanjutan. Tingkat pengamanan kantor sebagai lokasi taman dan biaya perawatan serta operasional lain sangat diperlukan untuk keberhasilan pelaksanaan program ini secara maksimal.

Tim Liputan DKIPS

Bagikan Informasi Ini