Day: <span>June 18, 2021</span>

Tinjau Persiapan Lokasi Penangkaran Benih Jagung, Wabup John Lado : Ini Merupakan Wujud Tanggungjawab Sebagai Pemimpin

Waikabubak_ Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, meninjau persiapan penangkaran benih jagung di Tatoya Desa Sobarade, Jumat (18/06/2021)

Lokasi Penangkaran benih Jagung Desa Sobarade merupakan salah satu dari lokasi penangkaran benih jagung yang merupakan bagian dari luasan 38 hektare kebun penangkaran benih jagung di Kabupaten Sumba Barat yang diharapkan keberhasilan dari kebun penangkaran ini akan mendukung keberhasilan pengembangan jagung seluas hampir 4 ribu hektare.

“Kami sengaja turun langsung lapangan dalam rangka memberi semangat kepada masyarakat. Hal ini adalah wujud tanggungjawab sebagai pemimpin. Hal ini merupakan apresiasi yang kita berikan sehingga dapat memacu semangat kerja untuk memperbaiki taraf hidup yg lebih baik, bersama rakyat kita bangun ekonomi kita”, ungkap Wabup John Lado.

Lanjutnya, diharapkan kelompok betul-betul maksimal bekerja dalam rangka pembukaan lahan bibit jagung yang dikerjakan tersebut. Jagung tidak hanya untuk manusia tapi bisa juga untuk makanan hewan.

Wabup John Lado juga mengutarakan bahwa masih banyak yg mengeluh kenapa kita harus membeli lombok tomat dari Bima, sementara masyarakat kita sendiri juga mampu. Namun terkadang semangat masyarakat untuk berusaha menanam yang masih rendah.

“Kita berasal dari tanah oleh karena itu mari kita menghargai tanah ini dengan menghasilkan sesuatu yang baik. Semangat anak-anak sekarang yang sangat kurang terhadap bidang pertanian, menurut saya hal ini yang perlu dibangun kembali ditengah masyarakat”, pungkas John Lado.

Kalau masyarakat saja ada semangat mau berusaha, menurut John Lado, sudah pasti pemerintah akan mendukung. Kalau hasil produksi sudah memadai, pemerintah pasti akan berusaha membantu untuk mendistribusikannya ke luar Sumba.

Wabup juga berharap agar seluruh masyarakat Sobarade harus bangkit untuk bekerja keras, hal itu sesuai dengan pepatah yang mengatakan bahwa apa yang kita tabur itulah yang kita tuai.

Dalam kesempatan itu juga Wabup John Lado mengingatkan kembali terkait Covid-19, bahwa selaku pemerintah ada unsur kesengajaan tidak melakukan pesta. Bukan untuk membatasi atau melarang namun karena wujud rasa sayang terhadap masyarakat agar dapat mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Selanjutnya Wabup John Lado melanjutkan perjalanan menuju lokasi persiapan ekowisata Desa Tebara dan lokasi kebun sayur organik di Desa Tanarara Kecamatan Loli.

Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas PMD, Camat Kota Waikabubak, Kepala Desa Sobarade, dan masyarakat Sobarade.(Moi)

Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

 

Bagikan Informasi Ini

Sumba Barat Butuh Listrik, Bupati Minta Dukungan Kementerian ESDM

Jakarta_ Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang saat ini rasio elektrifikasinya masih dibawah rata-rata nasional.

Kabupaten Sumba Barat merupakan salah satu didalamnya. Ketersediaan listrik yang rendah serta akses listrik PLN masih belum sepenuhnya merata dan mencukupi.

Mengacu data Kementerian ESDM, untuk mencapai rasio elektrifikasi 100 persen, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah pusat bersama PLN, berkomitmen untuk mewujud nyatakan pemerataan pembangunan jaringan kelistrikan sehingga dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat NTT sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri dan potensi pariwisata di daerah tersebut.

Sejalan dengan komitmen Kementerian ESDM tersebut, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH menyerahkan proposal permintaan dukungan ke Kementerian ESDM yang diterima langsung oleh staf Kementerian ESDM, I Gede Yudistira.

Tentu besar harapannya, kementerian ESDM dapat memberikan dukungan maupun bantuan penerangan listrik untuk masyarakat Sumba Barat dimana terdapat 6 kecamatan yang mana hampir disetiap kecamatan terdapat 1600 unit rumah yang belum mendapatkan pelayanan listrik, serta masih terdapat sekolah-sekolah yang belum mendapatkan pelayanan listrik sehingga sangat mengganggu kegiatan proses belajar mengajar.

Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

 

Bagikan Informasi Ini

Berkunjung ke Kementerian PPN/BAPPENAS, Bupati Yohanis Dade Tindak Lanjuti Kesepakatan Bersama

Jakarta_ Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH yang didampingi Kepala BAPPEDA serta Kepala Dinas PU Kabupaten Sumba Barat mengunjungi Kementerian PPN/Bappenas, Jumat (18/6) pagi.

Agendanya bertemu Menteri Suharso Monoarfa untuk melakukan audiensi membahas program-program strategis ke depannya serta menindaklanjuti kesepakatan bersama dalam kunjungan Menteri PPN/Bappenas ke Kabupaten Sumba Barat beberapa waktu lalu.

Pertemuan dengan Kementerian Bappenas membahas program-program strategis Kabupaten Sumba Barat yang diharapkan mendapatkan dukungan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)

Dukungan dari APBN tersebut di antaranya seperti Pengembangan Energi Terbarukan dan Konservasi Energi yang diharapkan dapat berkontribusi pada pemenuhan kebutuhan energi, pencapaian target bauran EBT nasional, sekaligus peningkatan rasio elektrifikasi NTT umumnya dan Sumba Barat khususnya.

Selain EBT dan pariwisata, pembangunan Sumba difokuskan untuk percepatan peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan Food Estate secara terintegrasi, percepatan konektivitas aksesibilitas, hingga informasi dan telekomunikasi.

Harapannya, semoga dengan kunjungan ke Bappenas hari ini. Kucuran dana APBN ke Kabupaten Sumba Barat tidak ada kendala dan bisa segera terlaksana melalui dana DAK.

Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

 

Bagikan Informasi Ini