Day: <span>June 19, 2021</span>

Pelibatan Anak Sebagai Duta Baca

Waikabubak,19|06|2021. Manusia merupakan mahkluk sosial, membutuhkan interaksi dengan semua orang, baik dewasa maupun anak-anak. Dengan berinteraksi, dapat membangun ikatan emosional, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta ketrampilan. Semua ini dapat terwujud dari saling berbagi dan memberi. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan adalah memberikan pengetahuan untuk waktu jangka panjang, dan dimulai sejak usia dini. Pengetahuan jangka panjang, dapat diperoleh melalui kebiasaan membaca buku. Buku merupakan jendela dunia. Namun, kenyataannya masih kita temui rendahnya minat baca. Faktor yang menyebabkan rendahnya minat baca, antara lain; akses untuk mendapatkan buku, harga buku yang mahal, ketersediaan buku di wilayah pelosok, dan beberapa jenis buku belum ramah anak. Faktor penyebab, cukup menjadi penyumbang masalah literasi dari anak-anak.

Mengingat manfaat membaca buku kaitannya dengan perkembangan literasi dari anak-anak, Stimulant Sumba mitra Save the Children bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat, melaksanakan pelatihan Pustakawan dan Duta Baca Sekolah Dasar (SD). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kepada guru dan anak-anak terkait manajemen dan administrasi Perpustakaan. Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Juni 2021, bertempat di SD Inpres Gayi Liku Kecamatan Lamboya Barat. 19 orang (1 dewasa dan 18 anak) dilibatkan dalam pelatihan ini. Guru Perpustakaan dilibatkan dengan tujuan untuk membantu mengelola administrasi pembukuan di Perpustakaan. Sedangkan 18 anak perwakilan peserta didik kelas 3 sampai kelas 5 SD, sebagai terpilih sebagai duta baca setelah melalui proses pemilihan. Pemilihan dilakukan secara mandiri oleh anak-anak. Adapun kriteria duta baca adalah mampu membaca secara lancar.

Talo Goro, S.Pd, Kepala Sekolah SD Inpres Gayi Liku mengucapkan terima kasih kepada Stimulant yang telah membantu melakukan penataan Perpustakaan. Penataan dilakukan di luar dan dalam Gedung. Selain penataan, Stimulant membantu menyediakan buku bacaan ramah anak, serta memberikan pelatihan kepada Guru pengelola Perpustakaan dan anak-anak. Talo Goro, menegaskan bahwa pihaknya akan memulai pembelajaran tahun ajaran baru pada tanggal 12 Juli 2021, dengan demikian Perpustakaan yang telah didesign akan dibuka dan melayani kebutuhan anak-anak untuk membaca.

Pelatihan difasilitasi secara langsung oleh tim Basic Education (Pendidikan Dasar) Sponsorship Stimulant Sumba. 18 anak duta baca (9 anak perempuan dan 9 anak laki-laki) mengikuti pelatihan dengan aktif dan partisipatif. Bermain peran, diskusi dan bercerita pengalaman menjadi metode dalam mendampingi anak-anak Duta Baca. Topik pelatihan Duta Baca dititik beratkan pada; peran dan tanggungjawab Duta Baca serta standar operasional procedural (SOP) peminjaman di perpustakaan. Petronela D. Kabba, S.Pd selaku pengelola Perpustakaan SD Inpres Gayi Liku, menyampaikan bahwa Stimulant Sumba memberikan material yang mendukung pengelolaan Perpustakaan. Material yang dibagikan sangat ramah terhadap anak-anak, dan meliputi; Rak Buku, Meja Baca, Bantal Duduk, Karpet, Buku Cerita, dan Keranjang Baca. Administrasi masih menjadi tantangan dalam pengelolaan Perpustakaan. Duta baca perwakilan anak kelas 3 masih membutuhkan pendampingan dalam mengelola adminitrasi Perpustakaan.

Kendala yang ditemui oleh kami dalam pengelolaan Perpustakaan, adalah ketersediaan buku bacaan, fasilitas Perpustakaan dan keterlibatan anak. Dengan material bantuan yang diberikan oleh Stimulant serta pelibatan anak dalam mengelola Perpustakaan, membantu kami untuk menjalankan Perpustakaan, ujar Petronela.

18 anak Duta Baca, dibagi dalam enam tim, untuk membantu sekolah dalam mengelola Perpustakaan. Selanjutnya, dengan dibukanya pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru, anak-anak Duta Baca akan menjalankan peran dan tanggungjawabnya. (PSI RED)

Bagikan Informasi Ini