Day: <span>August 23, 2021</span>

Bupati Sumba Barat Buka Dengan Resmi Konsultasi Publik Pertama Penyusunan KLHS RPJMD Kabupaten Barat

Waikabubak_ Bupati Sumba Barat yang diwakili oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Drs. Daniel B. Pabala membuka dengan resmi Konsultasi Publik Pertama Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Sumba Barat Tahun 2021-2026. Senin, (23/08).

Pada kesempatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah yang menyampaikan sambutan Bupati Sumba Barat menyampaikan bahwa KLHS adalah rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh, dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah dan atau kebijakan, rencana dan program (KRP), melalui antisipasi kemungkinan dampak negatif KRP terhadap lingkungan hidup.

“KLHS juga dapat mengevaluasi sejauh mana KRP yang akan diterbitkan berpotensi meningkatkan risiko perubahan iklim, meningkatkan kerusakan, kemerosotan atau kepunahan keanekaragaman hayati, meningkatkan intensitas bencana banjir, longsor, kekeringan dan/atau kebakaran hutan dan lahan terutama pada daerah yang kondisinya telah tergolong kritis”, tandas Daniel.

Selanjutnya Daniel mengatakan bangunan pembentuk KLHS adalah rangkaian proses mengumpulkan, menganalisis dan menghasilkan informasi, rangkaian proses dialog pihak-pihak yang berkepentingan dan rangkaian proses mempengaruhi pengambilan keputusan akhir KRP. KLHS yang memiliki kualitas baik tidak hanya karena analisisnya baik, tetapi karena dapat mempengaruhi muatan akhir KRP sehingga keputusan-keputusan yang dibuat akuntabel. Hal ini dapat tercapai apabila KLHS dilaksanakan dengan melibatkan pemangku kepentingan, yaitu para perencana, pengambil keputusan, dan masyarakat.

Berdasarkan pemikiran tersebut maka diperlukan suatu kegiatan “Penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)- Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)”. Kegiatan ini menjadi salah satu pilihan alat bantu melalui perbaikan kerangka pikir (framework of thinking) perencanaan tata ruang wilayah dan perencanaan pembangunan daerah untuk mengatasi persoalan lingkungan hidup.

Pada saat ini, Sumba Barat sedang dalam proses penyusunan RPJMD, tujuan penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis adalah untuk mengarusutamakan (mainstreaming) prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan di dalam kebijakan, rencana dan program yang tertuang dalam dokumen RPJMD, rencana dan program tersebut dapat disempurnakan.

Dalam penyusunan dokumen KLHS RPJMD Kabupaten Sumba Barat, baik isu strategis sebagaimana tertuang dalam RPJMD, dengan banyaknya tahapan dan data yang dibutuhkan dalam penyusunan KLHS, untuk kebutuhan penyusunan dokumen KLHS–RPJMD maka diharapkan dukungan dari semua pihak dalam memberikan data dan informasi guna penyelesaian penyusunan dokumen dimaksud. Pada kesempatan ini saya ingin mengingatkan bapak/ibu pimpinan Perangkat Daerah agar segera melengkapi format data-data yang diminta oleh Bappeda dan Tim guna penyelesaian dokumen RPJMD Kabupaten Sumba Barat.

“Sebagai Pimpinan Daerah kami berharap agar adanya dokumen KLHS – RPJMD Kabupaten Sumba Barat disusun secara terpadu dan berkelanjutan. Dengan demikian akan tercapai keserasian, keselarasan dan keseimbangan dalam perencanaan pembangunan dengan tetap memperhatikan faktor daya dukung lingkungan (sustainable) dan kearifan budaya lokal. Untuk itu, atas nama Pemerintah Daerah, kami menyampaikan terima kasih pada Team LP2K ITN Malang yang telah membantu dalam penyusunan dokumen ini, juga kepada hadirin sekalian”, ujar Daniel membacakan sambutan Bupati.

Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini