Day: <span>November 9, 2021</span>

Desa Tanarara Dapat Sarana Air Bersih, BLT dan Paket Belajar Dari Yayasan Save The Children dan Stimulan, Wakil Bupati Sumba Barat: Bantuan Tepat Pada Waktunya

Dampak Covid-19 sangat berat dirasakan masyarakat walaupun Pemda telah melakukan berbagai upaya intervensi. Mengutip data BPS, Wakil Bupati, Jhon Lado Bora Kabba, Sumba Barat memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak di NTT, yaitu 28,12 % dari jumlah penduduk, yang juga jauh di atas rata-rata propinsi, yakni 21, 21% dan rata-rata nasional 10,19%. Juga menurut Perpres No 63 Tahun 2020, Sumba Barat adalah salah satu dari  62 daerah tertinggal di Indonesia tahun 2020 – 2024, bahkan Perpres sebelumnya juga menempatkan Sumba Barat sebagai salah satu daerah tertinggal untuk 5 tahun sebelumnya, yakni 2014 – 2019. Karena itu Pemda sangat mengapresiasi bantuan Save the Children dan Stimulan.  Bantuan ini merupakan sinergi kerjasama yang tepat antara Pemda dan mitra dalam upaya-upaya seperti perlindungan sosial, pemenuhan layanan dasar pendidikan, kesehatan dan penyediaan sanitasi.

Demikian beberapa hal yang disari dari sambutan Wakil Bupati Sumba Barat dalam acara: Peresmian Sarana Air Bersih, Peluncuran Bantuan Langsung Tunai dan Distribusi Paket Belajar di Kantor Desa Tanarara, Kecamatan Loli, Sumba Barat, Selasa, 9 Oktober 2021.

Bantuan ini berawal dari Rapid Need Assessment (RNA), atau suatu penilaian cepat terhadap keluarga yang terdampak Covid-19. Hasil penilaian ini menunjukkan bahwa 66% masyarakat mengalami penurunan pendapatan dan membutuhkan kebutuhan paling dasar seperti persediaan makanan 74% dan nutrisi dan kebutuhan sekolah 51 %. Sebagai respon terhadap keadaan di atas, Save the Children dan mitranya Stimulan kemudian melaksanakan ‘Proyek Air Untuk Sumba’  sejak Mei 2021 dengan menyediakan sarana air bersih berupa 24 tap stand dan 1 tendon air untuk komunitas setempat, SD Weeranu dan Puskesmas Tanarara yang sudah beroperasi Bulan Oktober lalu. Di samping itu, melalui ‘Gender Project’ atau proyek gender juga disediakan dana untuk 1400 kepala keluarga serta paket belajar bagi 1000 anak-anak.

Dalam acara peresmian ini dilaksanakan serah terima dari Save the Children ke Pemda yang selanjutkan ke Pemdes dan juga serah terima dana (Cash Transfer Program) dari Save the Children kepada perwakilan kepala keluarga serta paket belajar kepada perwakilan anak. Wakil Bupati juga bersama rombongan diajak melihat lokasi sarana air yang sudah disediakan.

Acara serah terima ini juga diiringi hujan sejak kedatangan rombongan Pemda sampai akhir acara serah terima. Hujan berhenti pada saat makan siang. Hujan berkat.

 

 

 

Bagikan Informasi Ini