Month: <span>January 2022</span>

Kunjungan Kerja Bupati Sumba Barat di Desa Bondo Tera

Tana Righu, 28/01/2022 – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH bersama Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Drs. Daniel B. Pabala dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Dapil Tana Righu, Dominggus Baiyo melakukan Kunjungan Kerja dalam rangka Pencanangan Penanaman Pisang dan Pepaya sebagai Ikon Desa di Desa Bondo Tera Kecamatan Tana Righu. Penanaman pisang dan pepaya ini dilakukan di sepanjang jalan desa dan jalan dusun, serta pekarangan rumah warga desa.

Bupati Sumba Barat dalam sambutannya mengatakan bahwa potensi pertanian di wilayah utara Kabupaten Sumba Barat sangat menjanjikan, termasuk wilayah Desa Bondo Tera. Selain itu, potensi peternakan juga menjadi salah satu sektor perekonomian yang dapat dikembangkan. Terkait hal tersebut, Bupati Sumba Barat melalui APBD akan mengembangkan ketahanan pangan dan hewani dengan mengandalkan sumber daya alam lokal.

Melalui kesempatan ini juga Bupati Sumba Barat menyampaikan bahwa masih terdapat beberapa sektor yang perlu mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Pada sektor infrastruktur jalan, Desa Bondo Tera masih memiliki akses jalan yang berkategori rusak (rusak sedang dan rusak berat), baik jalan kabupaten maupun jalan desa dan dusun. Pada sektor infrastruktur pendidikan, terdapat gedung kelas yang tidak layak digunakan. Pada sektor penerangan, Desa Bondo Tera sebagian besar belum memiliki jalur listrik.

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut, Bupati Sumba Barat mengharapkan kerja sama dan sinergitas pemerintah desa dan pemerintah daerah, serta stakholder dalam rangka pembangunan Desa Bondo Tera. Beliau juga berharap pengelolaan dana desa dapat digunakan secara baik dan tepat sasaran. “Dana desa harus memiliki skala prioritas dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat”, lanjut Beliau.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, para Kepala Desa/Lurah se-Kecamatan Tana Righu, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Pemuda Desa Bondo Tera.

=== dkips.sb ===

Bagikan Informasi Ini

Musrenbang Kecamatan Loli Tahun 2022

Loli, 27/01/2022 – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat, Camat Loli dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumba Barat membuka dengan resmi kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2022 di kantor Kecamatan Loli. Kegiatan musrenbang ini merupakan sebuah langkah guna mempercepat peningkatan kinerja pelaksanaan pembangunan daerah yang dimulai dari tingkat desa/lurah, kecamatan dan kabupaten.

Dalam sambutannya Bupati Sumba Barat mengatakan bahwa musrenbang ini bukanlah sebuah formalitas, tapi merupakan musyawarah pemangku kepentingan di berbagai tingkatan pemerintahan untuk mematangkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah melalui sinergi antara berbagai pendekatan perencanaan baik politis, teknokratis, partisipatif maupun top down dan bottom up.

Dalam kesempatan ini juga Bupati Sumba Barat menyampaikan beberapa program kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2022, seperti peningkatan dan pemeliharaan jalan (Puurota – Labariri, Gollu Mareda – Labariri, Jagangara – Pasar Baru, Ponungaba – Wanokaza, Puunaga – batas SBD, Jalan Weekarou – Jalan Pada Eweta), pembangunan sanitasi terbesar di seluruh kecamatan, pembangunan layanan air minum SPAM (Desa Baliledo, Desa Dedekadu, Desa Tanarara, Desa Ubu Pede dan Kelurahan Loda pare), pembangunan jaringan irigasi, pembangunan jalan usaha tani, penambahan ruang kelas baru maupun rehab di beberapa sekolah, serta pembangunan sumur tanah dalam.

Beliau juga menegaskan bahwa pembangunan daerah Kabupaten Sumba Barat ke depan difokuskan pada sektor-sektor strategis: sektor pariwisata, pertanian, infrastruktur pelayanan dasar, sumber daya manusia, dan reformasi birokrasi, yang selanjutnya dikemas dalam 6 (enam) Program Prioritas Daerah, yaitu Pembangunan Ekonomi Berbasis Pariwisata, Pembangunan Kesehatan dan Penurunan Stunting, Pembangunan Pendidikan, Pemenuhan Infrastruktur Pelayanan Dasar, Reformasi Birokrasi, dan terakhir Desa dan Kota BERSERI (Bersih, Sehat, Rapi dan Indah).

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut, Beliau meminta agar Bappelitbangda, Dinas PMD dan Kecamatan harus bekerja sama untuk memastikan bahwa rumusan usulan prioritas harus memenuhi hak-hak dasar masyarakat dan harus berbasis pemenuhan kesejahteraan masyarakat yang sesuai dengan Dokumen RPJMD Kabupaten Sumba Barat Tahun 2021-2026 dan Visi/Misi Bupati serta Program Prioritas Pembangunan Daearah “PASTI BERSERI”. Selain itu, Beliau juga meminta agar dilakukan pengetatan/efisiensi anggaran dan meminimalisasi belanja yang tidak perlu. Terkait dengan dana desa dan ADD, Beliau berharap agar para Kepala Desa dapat mempertanggungjawabkan dengan baik.

Akhir kata Bupati Sumba Barat berharap agar pelaksanaan musrenbang ini berjalan baik dan lancar sampai selesai dan mendapatkan hasil yang baik pula. Beliau juga berharap musrenbang ini dijadikan landasan yang kuat dalam menyusun perencanaan pembangunan kabupaten Sumba Barat.

=== dkips.sb ===

Bagikan Informasi Ini

Pelantikan TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD se-Kabupaten Sumba Barat

Waikabubak, 26/01/2022 – Berdasarkan Surat Keputusan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sumba Barat Nomor: 01/KEP/PKK.SB/01/2022 Tanggal 6 Januari 2022, Ny. Martha Dade-Bili Lalo, SH selaku Ketua TP PKK Kabupaten Sumba Barat melantik dan mengukuhkan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kecamatan Kota Waikabubak, Kecamatan Loli dan Kecamatan Tana Righu. Pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan ini merupakan respon dari perubahan kepemimpinan di tingkat kecamatan. Selain pelantikan dan pengukuhan Ketua TP PKK Kecamatan, pada saat yang sama Ketua TP PKK Kabupaten Sumba Barat melantik dan mengukuhkan Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kecamatan se-Kabupaten Sumba Barat.

Melalui kesempatan ini, Ny. Martha Dade mengharapkan para Ketua TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD yang baru dilantik agar mampu berperan aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakatan, baik di bidang pemberdayaan keluarga, maupun di bidang pendidikan anak, membangun kerja sama dan bersinergi, baik di tingkat desa/kelurahan, maupun di tingkat kabupaten. Selain itu, Beliau menghimbau agar para Ketua TP PKK Kecamatan berperan aktif sebagai pelopor vaksinasi Covid-19 di masyarakat dengan mengarahkan masyarakat yang belum divaksin untuk segera ke tempat vaksinasi sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH selaku Ketua Dewan Penyantun Gerakan PKK dan sekaligus sebagai Pembina Bunda PAUD di Kabupaten Sumba Barat yang turut hadir pada kegiatan tersebut mengucapkan proficiat kepada para Ketua TP PKK Kecamatan dan Bunda PAUD yang baru dilantik, serta mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Kecamatan yang lama atas dedikasi selama menjabat sebagai Ketua TP PKK Kecamatan.

Oleh karena itu, melalui kesempatan tersebut, Bupati Sumba Barat menyampaikan beberapa hal untuk menjadi perhatian para Ketua TP PKK Kecamatan. Pertama, setiap program kerja dan kegiatan harus mencerminkan Program Prioritas Pembangunan Daerah, yaitu Pembangunan Kesehatan, Penurunan Stunting, Pembangunan Pendidikan serta Desa dan Kota “Berseri” (Bersih, Sehat, Rapi dan Indah). Kedua, bersinergi dan berkoordinasi dengan seluruh komponen stakeholder yang ada, terkhususnya TP-PKK dan Bunda PAUD di tingkat Kabupaten dan juga melakukan pembinaan, monitoring serta pengawasan di tingkat desa dan kelurahan. Ketiga, bekerja dengan jujur, tulus, ikhlas selalu mengandalkan Tuhan dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab yang diemban. Beliau juga berpesan kepada para Camat dan Kepala Desa agar selalu mendukung program kegiatan TP PKK dan Bunda PAUD di tingkat kecamatan dan desa, terkhususnya dalam bentuk dukungan anggaran, baik melalui DPA maupun yang termuat dalam APBDes di setiap kecamatan dan desa.

Kegiatan pelaksanaan pelantikan dan pengukuhan ini bertempat di Aula Kantor TP PKK Kabupaten Sumba Barat dan turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumba Barat, Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumba Barat, Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, para Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, dan para Camat se-Kabupaten Sumba Barat.

=== dkips.sb ===

 

Bagikan Informasi Ini

Musrenbang Kecamatan Tana Righu Tahun 2022

Malata, 26/01/2022 – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH didampingi Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kaba, S.Pd bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumba Barat Daerah Pemilihan Tana Righu, Camat Tana Righu dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumba Barat, membuka dengan resmi Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2022 di Kantor Kecamatan Tana Righu. Kegiatan musrenbang ini merupakan sebuah langkah guna mempercepat peningkatan kinerja pelaksanaan pembangunan daerah yang dimulai dari tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

Dalam kata sambutannya, Bupati Sumba Barat mengatakan bahwa musrenbang tingkat kecamatan sebelumnya telah didahului dengan musrenbang tingkat desa dan dusun yang dilaksanakan guna mendapatkan dan/atau memperoleh sejumlah kebutuhan pembangunan dari masyarakat sehingga menjadi acuan bagi perumusan program dan kegiatan pada tingkat Kabupaten yang secara defenitif dan operasional akan dirumuskan oleh Perangkat Daerah dan Unit Kerja.

Pelaksanaan musrenbang merupakan momentum penting dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumba Barat Tahun 2021-2026 yang termuat dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sumba Barat Nomor 4 Tahun 2021. Sehingga hal tersebut dapat dijadikan dasar yuridis dalam penyusunan dokumen Perencanaan Tahun 2023 yang tetap mengacu pada visi misi serta Program Prioritas Pembangunan Kepala Daerah, yaitu “MEWUJUDKAN KEHIDUPAN RAKYAT SUMBA BARAT YANG MAJU, BERDAYA SAING DAN BERKEADILAN”. Atas dasar tersebut, pembangunan daerah Kabupaten Sumba Barat ke depan difokuskan pada sektor-sektor strategis: sektor pariwisata, pertanian, infrastruktur pelayanan dasar, sumber daya manusia, dan reformasi birokrasi, yang selanjutnya dikemas dalam 6 (enam) Program Prioritas Daerah, yaitu Pembangunan Ekonomi Berbasis Pariwisata, Pembangunan Kesehatan dan Penurunan Stunting, Pembangunan Pendidikan, Pemenuhan Infrastruktur Pelayanan Dasar, Reformasi Birokrasi, dan terakhir Desa dan Kota BERSERI (Bersih, Sehat, Rapi dan Indah).

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut, Beliau meminta agar Bappelitbangda, Dinas PMD dan Kecamatan harus bekerja sama untuk memastikan bahwa rumusan usulan prioritas harus memenuhi hak-hak dasar masyarakat dan harus berbasis pemenuhan kesejahteraan masyarakat yang sesuai dengan Dokumen RPJMD Kabupaten Sumba Barat Tahun 2021-2026 dan Visi/Misi Bupati serta Program Prioritas Pembangunan Daearah “PASTI BERSERI”. Selain itu, Beliau juga meminta agar dilakukan pengetatan/efisiensi anggaran dan meminimalisasi belanja yang tidak perlu. Terkait dengan dana desa dan ADD, Beliau berharap agar para Kepala Desa dapat mempertanggungjawabkan dengan baik.

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan 3 (tiga) Pilar guna percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat, Bupati Sumba Barat menghimbau khususnya kepada masyarakat yang belum divaksin agar segera divaksin Covid-19 untuk mencegah gelombang pandemik Covid-19 dengan varian baru. Terkait dengan merebaknya hama belalang yang menimpa sebagian wilayah di Kecamatan Tana Righu, Beliau menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak Kecamatan dan Desa untuk melakukan penyemprotan guna mengendalikan dan memberantas hama belalang di Kecamatan Tana Righu.

Beliau berharap momentum musrenbang ini dijadikan landasan yang kuat dalam menyusun perencanaan pembangunan yang kokoh dan berkelanjutan serta bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Sumba Barat, baik secara sektoral maupun secara kewilayahan.

=== dkips.sb ===

Bagikan Informasi Ini