Day: <span>November 22, 2022</span>

Sosialisasi penguatan posisi perempuan dalam pengambilan keputusan Di tingkat masyarakat adat

https://sumbabaratkab.go.id Desa Ringu Rara, Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak melakukan Kegiatan Sosialisasi Penguatan Posisi Perempuan Dalam Pengambilan Keputusan Di Tingkat Masyarakat Adat yang bertempat di Desa Ringu Rara Kecamatan Lamboya, sosialisasi ini diikuti oleh Tokoh Perempuan, Tokoh Adat dan Aparatur  Desa berjumlah 20 (dua puluh) orang.

Sebagai informasi Sekretaris Dinas Dinas P5A membuka dengan resmi kegiatan sosilisasi ini dan dalam  sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan atau ruang bagi perempuan untuk bisa bersuara, berpendapat, dan mengambil keputusan dan tidak  semerta – merta hanya laki – laki saja yang bisa memberikan pendapat, dan mengambil keputusan.

Sekretaris Dinas P5A sangat berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, perempuan mempunyai harkat dan martabat yang harus dan perlu dihargai oleh laki – laki, sehingga dalam hal pengambilan keputusan tidak hanya dilakukan oleh laki – laki tetapi perempuan juga bisa mengambil keputusan dalam suasana diskusi.

 

Tim Redaksi DKIPS

Bagikan Informasi Ini

Ritual adat Wulla Poddu kampung Bodo Maroto Desa Kalimbu Kuni

https://sumbabaratkab.go.id Waikabubak, Kampung Situs Bodo Maroto melaksanakan Ritual Wulla Poddu Kalango yang merupakan puncak dari kegiatan ritual yang dilaksanakan oleh Tokoh – Tokoh Adat (Rato Adat), Perwakilan masing – masing Suku dan Masyarakat pemangku Adat. Wulla Poddu adalah serangkaian ritual adat masyarakat asli Sumba Barat, yang merupakan warisan budaya yang berkaitan erat dengan Kepercayaan Marapu, secara etimologi, wulla berarti bulan sedangkan poddu berarti pahit sehingga Wulla Poddu dapat diartikan sebagai Bulan Pahit. Penamaan ini disebabkan dalam kurun waktu tersebut masyarakat setempat menjalani sejumlah pantangan dan dipercaya sebagai cara menjaga keharmonisan hidup manusia dengan leluhur, alam, dan hewan, fase pembersihan diri, memohon keberkatan hidup sekaligus sebagai sebuah bentuk rasa syukur.

Ritual adat Wulla Poddu telah menjadi perayaan tahunan yang diadakan di beberapa kampung Adat di Sumba Barat, seperti Kampung Umbu Koba, Kampung Tambera, Kampung Bodo Maroto, Kampung Tarung, Kampung Kadoku, Kampung Sodana, dan Kampung Ombarade. Terdapat perbedaan waktu perayaan di lokasi – lokasi tersebut, namun pada umumnya, ritual ini diadakan pada akhir tahun sekitar bulan Oktober hingga Desember. Pelaku ritual adalah perwakilan pemangku adat masing – masing suku, pemimpin daerah setempat dan masyarakatnya secara umum.

Selain itu ritual adat wulla poddu juga dianggap sebagai sebuah bentuk perayaan yang dinantikan selayaknya perayaan hari besar keagamaan lainnya. Dalam pelaksanaannya, ritual ini terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan seperti perbaikan pola tingkah laku, pengisahan cerita – cerita leluhur asal usul manusia, berburu babi hutan yang kemudian dijadikan indikator keberhasilan panen, serta prosesi sunatan dan pengasingan menuju pendewasaan bagi remaja akil balik.

 

Tim Redaksi DKIPS

Bagikan Informasi Ini

MOU  Pemerintah daerah dan PT. Transaksi Monitor Digital

Https://sumbabaratkab.go.id, Waikabubak, – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat dan Direktur PT. Transaksi Monitor Digital melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama tentang Manajemen Pajak dan Retribusi Daerah “SIMPADA” dan Sistem Monitor Pajak, yang bertempat di ruang rapat Bupati Sumba Barat, pada tanggal 15 November 2022.

Sebagai informasi penandatanganan ini para PIHAK I dan PIHAK II menerangkan hal – hal antara lain sebagai berikut :

  1. Bahwa PIHAK I mempunyai kemampuan, keahlian dan kewenangan untuk melaksanakan fasilitas teknologi berupa Aplikasi Sistim Manajemen Pajak dan Retribusi Daerah terkait pengeloaan data pajak dan
  2. Menyediakan layanan supporting dengan Service Level Agreement (SLA) 8 (delapan) jam dalam 1 hari kerja dan bersedia mengirimkan tim support paling banyak 2 kali dalam 1 tahun jika dibutuhkan.
  3. Menjaga keberlangsungan aplikasi SIMPADA dengan melakukan maintenance server, hostingan aplikasi SIMPADA dan segala aspek teknis lainnya dengan memberi informasi resmi kepada PIHAK KEDUA paling lambat 2 minggu sebelum tindakan dilakukan.
  4. Melakukan pemeliharaan, pengembangan dan/atau modifikasi atas interkoneksi dan/atau integrasi dengan aplikasi lain.

 

Tim Redaksi.

Bagikan Informasi Ini

Sosialisasi dan konsultasi usaha kecil menengah dan Industri kecil menengah

https://sumbabaratkab.go.id Waikabubak, Dinas Koperasi UKM dan Perindag Kabupaten Sumba Barat menggagas kegiatan Pengembangan Produk Unggulan UKM dan IKM Melalui Sinergitas Lintas Sektor Se –   Kabupaten Sumba Barat dengan Narasumber, ibu Marselina Kopong, SH, M. Hum selaku Kepala Bidang Pembangunan dan Sumber Daya Industri pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT yang bertempat di Aula kantor Bupati.

Adapun kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah dan dihadiri oleh, para Pimpinan Perangkat Daerah terkait, Kepala Bank NTT Cabang Wikabubak, beberapa para Pelaku Usaha Kecil Menengah dan pelaku Industri Kecil Menengah, Perwakilan Pengurus Koperasi dan dari beberapa para enumerator/Petugas Data Kabupaten Sumba Barat .

Sebagai informasi materi yang disampaikan adalah terkait upaya dan potensi usaha unggulan masyarakat dan bagaimana dukungan Pemerintah dalam pengembangan usaha masyarakat. dengan harapan melalui kegiatan ini peserta diharapkan dapat menindaklanjuti dalam pengembangan usaha dan usaha industri dengan memanfaatkan bahan baku yang menunjang kegiatan usaha masing – masing. Kegiatan ini diselingi dengan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan foto Bersama.

Bagikan Informasi Ini