Month: <span>December 2022</span>

Rapat Paripurna XV Penetapan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2023

https://sumbabaratkab.go.id Waikabubak, Rapat Paripurna XV Pengumumuan Keputusan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) atas Ranperda (Rancangan Peraturan Daerah) APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Tahun Anggaran 2023 dan Penetapan Perda (Peraturan Daerah) tentang APBD Tahun Anggaran 2023 oleh Bupati Sumba Barat, bertempat di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Sumba Barat, pada Jumat 23 Desember 2022.

Tim Redaksi

Bagikan Informasi Ini

Launching Implementasi Pembayaran Pajak Daerah Secara Digital Di Kabupaten Sumba Barat

https://sumbabaratkab.go.id Waikabubak, Wakil Bupati Sumba Barat John Lado Bora Kabba, S. Pd mengikuti kegiatan dan membuka dengan resmi Launching Implementasi Pembayaran Pajak Daerah Secara Virtual di Kabupaten Sumba Barat, turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Daerah, Kepala Bank Indonesia Perwakilan NTT, Direktur Dana dan Treasury Bank NTT, pejabat yang mewakili Pimpinan DPRD, Ketua Komisi B DPRD Sumba Barat, Anggota Forkompimda atau pejabat yang mewakili, pejabat yang mewakili Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, Ketua Pengadilan Agama Waikabubak, para Staf Ahli Bupati dan Asisten Sekda, para Kepala Perangkat Daerah dan Unit Kerja, Camat, Lurah, Kepala Desa, para pimpinan Instansi Vertikal dan BUMN, Ketua dan Wakil ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Sumba Barat, para pimpinan organisasi Wanita se – Kabupaten Sumba Barat, Pimpinan PT. Bank NTT Cabang Waikabubak, Direktur PT. Transaksi Monitor Digital, Para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan para wajib pajak, pengusaha dan Notaris.

Dalam arahannya Wakil Bupati Sumba Barat, mengatakan bahwa dalam rangka mendukung pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik, khususnya di bidang keuangan, penerapan keuangan inklusif, dan pembangunan perekonomian daerah yang mengadopsi perkembangan sistim perekonomian dan perdagangan digital sebagai suatu ekosistem baru pegelolaan keuangan di daerah, maka diperlukan langkah – langkah antisipatif yang moderat dan inovatif oleh Pemerintah Daerah untuk memastikan dan menjamin pertumbuhan perekonomian daerah dan pada akhirnya berkontribusi pada pertumbuhan perekonomian nasional di tengah gejolak perubahan – perubahan yang terus terjadi.

Ditambahkan pula Pemerintah Daerah menyadari saat ini masyarakat membutuhkan pelayanan yang praktis, cepat dan mudah dan jika perlu melakukan tranksasksi tanpa harus meninggalkan tempat usahanya, oleh karena itu dengan adanya layanan sistem pengelolaan pajak secara online ini, dapat memberikan kemudahan bagi wajib pajak melakukan transaksi pembayaran pajak daerah dan retribusi daerah tentu untuk memulai sebuah gaya hidup baru (gaya hidup digital), membutuhkan waktu dan proses yang cukup panjang baik dari sisi pemerintah daerah maupun sisi wajib pajak daerah agar berkomitmen berada dalam satu semangat, sehingga inilah jawaban terhadap tantangan serta peluang atas berbagai tuntutan masyarakat di era digitalisasi ini.

Dengan dilaunchingnya aplikasi ini Wakil Bupati berharap, dapat menjadi momentum awal bagi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat untuk berinovasi satu tingkat lebih baik dan menghasilkan kualitas layanan yang lebih baik bagi masyarakat, dan juga bagi Badan Pendapatan Daerah  selaku Perangkat Daerah yang diberi tugas  dan tanggung jawab dalam pengelolaan Pendapatan Asli Daerah untuk terus melakukan pengembangan sistem sehingga dapat meningkatan PAD sesuai dengan potensi pajak daerah yang dimiliki Kabupaten Sumba Barat dan kita mampu mewujudkan kehidupan rakyat Sumba Barat yang maju,berdaya saing dan berkeadilan sesuai dengan Visi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat.

Tim Redaksi

Bagikan Informasi Ini

Pengamanan NATARU 2022 dan 2023 Harus Optimal dan Sinergis : Kapolres Sumba Barat, AKBP Anak Agung Gde Anom Wirata, S.I.K., M.H

Demikian disampaikan Kapolres Anak Agung Gde Anom Wirata membacakan sambutan Kapolri Republik Indonesia, Drs. Listyo Sigit Prabowo, M. Si, dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2022 di Lapangan Apel Pasola Polres Sumba Barat, Kamis, 22 Desember 2022. Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin yang terdiri dari Polisi, Brimob, TNI, Satpol PP dan Dishub ini dihadiri langung oleh Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH dan Wakil Bupati Sumba Tengah, Ir Daniel Landa serta para pejabat TNI, Polri, OPD dan tokoh agama dan masyarakat.

Ada beberapa pesan penting yang disampaikan Kapolri melalui Kapolres Sumba Barat agar pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (NATARU) dapat terselenggarakan secara optimal dan sinergis, antara lain: 1/. Pada sisi kesehatan, harus tetap waspada terhadap potensi lonjakan Covid – 19 dengan munculnya Subvarian Omicron BN.1 yang lebih cepat menular melalui penguatan prokes pada lokasi – lokasi dengan tingkat penularan tinggi, pelaksanaan vaksinasi booster dan penggunaan aplikasi Peduli Lindung; 2/. Pada sisi keamanan, ada potensi gangguan seperti kemacetan dan kecelakaan lalu lintas serta penyeberangan antara pulau, serta kepadatan bandara, terminal dan pelabuhan. Hal ini bisa diantisipasi lewat rekayasa lalulintas, pengaturan jadwal keberangkatan, pembelian tiket online, pengaturan arus keluar masuk serta patrol jalan kaki dalam rangka sosialisai prokes dan penjegahan kejahatan; 3/. Untuk ancaman terorisme perlu deteksi dini dan Preventive Strike, serta penjagaan ketat rumah – rumah ibadah; 4/. Untuk bencana alam,  dipersiapkan tim tanggap bencana, tim rehabilitas,  dan sarana prasarana pendukung, disertai penguatan edukasi tanggap bencana kepada masyarakat, sehingga mampu melakukan quick response untuk mitigasi bencana; 5/. Untuk pengaman Ibadah Natal, setiap lokasi dilakukan sterilisasi melibatkan TNI, BNPT, Jibom Brimob, K– 9 dan Densus 88/AT; 6/. Untuk pengamanan perayaan malam tahun baru, dilakukan pengetatan izin kegiatan keramaian; 7/. Untuk berbagai upaya pengamanan Operasi Lilin, optimalkan peran Command Center yang dilengkapi berbagai fitur dan terintegrasi dengan CCTV di lapangan.

Operasi Lilin Polri ini didukung oleh TNI, K/L, Pemerintah Daerah, Mitra Kamtibmas serta stakeholder terkait lainnya dengan sandi Operasi Lilin 2022 selama 11 hari mulai 23 Desember sampai dengan 2 Januari 2023 serta dilakukan dengan KRYD mulai 3 Januari sampai dengan 9 Januari 2023. Operasi ini terdiri dari total 166.322 personel gabungan yang ditempatkan pada 1.845 pos pengamanan, 695 pos pelayanan dan 89 pos terpadu, guna memastikan pengamanan 52.636 objek pengamanan.

 

DIKPS Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Rapat Evaluasi TIPD dan TPKAD Dengan Instansi Terkait Di Tingkat Kabupaten Sumba Barat

https://sumbabaratkab.go.id Waikabubak, Bagian Ekonomi dan ESDM menyelenggarakan Rapat Evaluasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TIPD) dan Tim Percepatan Akses keuangan Daerah (TPAKD)  kestabilan ekonomi produktif, dan dihadiri oleh anggota TPID dan TPAKD bertempat di Aula Kantor Bupati pada Rabu, 21 Desember 2022.

Dalam sambutannya Bupati Sumba Barat mengatakan rapat ini merupakan langkah strategis untuk mengukur penerapan program TPID dan TPAKD sampai pada saat akhir tahun anggaran, demikian juga pada target kerjasama yang sinergis antara perangkat daerah, instansi vertikal, dan stake holder serta untuk meminimalisir munculnya permasalahan baru di tingkat masyarakat.

 

Ditambahkan pula data yang dikompilasi TPID bahwa tingkat inflasi di Sumba Barat periode November 2022 tehadap November 2021 sebesar 3¸36 % dimana angka ini berada pada titik aman inflasi 2 – 4% . walaupun demikian tetap dibutuhkan kerja keras dan kerja sama semua pihak untuk mempertahankan kestabilan kondisi ini. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur inflasi diukur di kabupaten/kota yaitu Kota Kupang, Maumere dan Waingapu (untuk  seluruh wilayah Sumba diukur di Kota Waingapu).

Untuk menekan laju inflasi di Kabupaten Sumba Barat sepanjang tahun 2022 telah melaksanakan berbagai upaya antara lain: 1/. Pasar Murah; 2/. Penyiapan Dana Tak Terduga; 3/. Pengawasan BBM Subsidi; 4/. Pembentukan dan Pembagian Bapak/Ibu Asuh; 5/. Ketahanan Pangan antara lain tanam jagung panen sapi; 6/. Pengawasan Harga Sembako; 7/. Kerjasama antar Daerah; 8/. Mengikuti Rakornas TPID yang dipimpin oleh  Menteri Dalam Negeri setiap minggu melalui Video conference.

 

Bupati berharap melalui rapat evaluasi ini dapat diketahui sejauhmana progres implementasi program kerja TPID dan TPAKD dalam rangka menjaga stabilitas inflasi, sehingga dapat menginventarisir kendala atau permasalahan yang ditemui demi pencapaian program kerja TPAKD Sumba Barat di tahun yang akan datang. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk perbaikan kinerja dalam mengimplementasikan program TPAKD kedepannya, dengan cara saling bekerja sama saling bersinergi dan berkolaborasi demi menuju Kabupaten Sumba Barat yang lebih baik, sejahtera sebagai bentuk pengabdian kita kepada Pada Eweta Manda Elu yang kita banggakan.

Tim Redaksi.

Bagikan Informasi Ini