Day: August 9, 2019

Wabup Toni Lakukan Monev Hari Kedua Dalam di Kelurahan se Kecamatan Kota Waikabubak

WAIKABUBAK_ Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP melakukan monitoring evaluasi hari kedua terkait kesiapan Kelurahan se Kecamatan Kota Waikabubak dan Loli dalam rangka menyongsong Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke – 74. Kamis, (09/08)

Wabup Toni didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dedy Suyatno, S.TP, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumba Barat Drs. Metty H. Monteiro, dan Tim Dewan Evaluasi Kota (DEK).

Wabup Toni mengatakan bahwa hal ini dilakukan dengan tujuan utama adalah dalam aspek kebersihan dan keindahan lingkungan Kelurahan dan Desa, tidak hanya saat menyongsong HUT RI ke 74 tetapi terus berkelanjutan.

Wabup Toni kembali menghimbau kepada Lurah dan seluruh staf di Kelurahan agar terus mengkampanyekan dan mensosialisasikan kepada masyarakat tentang kebersihan.

“Jangan kita bosan untuk menghimbau kepada masyarakat soal kebersihan, karena sesuatu hal yang terus menerus dilakukan akan menjadi kebiasaan. Oleh karenanya mari kita terus semangat dan kita hapus predikat Kota Waikabubak sebagai Kota kecil terkotor”, ujar Toni.

Ketua TP PKK menambahkan bahwa partisipasi masyarakat perlu ditingkatkan sehingga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah saja tapi juga anggungg jawab semua.pihak. “Pola pikir masyarakat yang perlu dirubah terlebih dahulu”, lanjut Metty.

Adapun rute monev hari kedua yaitu Kelurahan Kampung Sawah, Kelurahan Kampung Baru, Kelurahan Komerda, Kelurahan Maliti, Kelurahan Wailiang, dan Kelurahan Pada Eweta.
(Moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat

Bagikan Informasi Ini

Bupati Dapawole Tinjau Gladi Upacara Pengukuhan Paskibra Angkatan ke – 74

WAIKABUBAK_ Disela-sela kesibukannya Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menyempatkan diri untuk melihat kesiapan paskibra saat melaksanakan Gladi Pengukuhan Paskibra Angkatan ke – 74 di Aula Kantor Bupati Sumba Barat. Jumat, (09/08)

Pada kesempatan itu Bupati Dapawole mengatakan kalian adalah kebanggaan orang tua kalian, sehingga kesempatan ini adalah saat yang tepat untuk membentuk mental dan kepribadian menjadi seorang yang tangguh dan tidak mudah putus asa.

Jangan sia-siakan masa muda kalian dengan hal-hal yang bersifat negatif dan merugikan diri kalian sendiri. “Saya sudah berumur 65 tahun tapi masih memiliki semangat yang tinggi untuk membangun daerah ini dengan baik, oleh karena itu kalian sebagai generasi penerus harus mampu dan memiliki rasa cinta terhadap daerah ini sebab masa depan ada ditangan kalian semuanya”, ujar Dapawole.

Dengan memiliki postur tubuh yang sangat baik, manfaatkan potensi yang ada melalui minat di bidang olahraga yang kalian sukai sehingga dengan tubuh yang sehat maka kalian dapat meraih cita-cita. “Hindari minuman beralkohol dan merokok karena hal tersebut dapat mengurangi kemampuan fisik kalian, dan membahayakan kesehatan”, tegas Dapawole.

Pesan Dapawole mengakhiri arahannya mengatakan persiapkan diri kalian serta jaga kesehatan dengan baik agar bisa mengibarkan bendera merah putih pada tanggal 17 agustus 2019 dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumba Barat.

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Pemda Sumba Barat Gelar Gebyar Germas

Waikabubak – Pemerintah  Kabupaten Sumba Barat dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat menyelenggarakan Gebyar Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Germas diwarnai dengan “Jalan Sehat”, jalan sambil pungut sampah plastik di sepanjang jalan yang dilalui mulai dari titik start di depan Rujab Bupati Sumba Barat-Jalan Gajah Mada-Jalan Cakrawala-Jalan Basuki Rachmat-Jalan Teratai dan kembali ke titik finish di depan Rujab Bupati Sumba Barat.

Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole ketika dikonfirmasi mengatakan Germas merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh seluruh komponen dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan dalam berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup.

“Pelaksanaan Germas harus dimulai dari keluarga karena keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian seseorang dalam kehidupan sehari-hari dan juga merupakan praktek hidup sehat sebagai wujud Revolusi Mental” kata Dapawole di Rumah Jabatan Bupati,Jumat,(09/09/19).

Dapawole menyatakan bahwa Jalan Sehat merupakan bagian dari Germas yang mana kita memberikan contoh kepada warga masyarakat agar membudayakan hidup bersih untuk sehat dimulai dari individu, keluarga dan masyarakat sekitar.

Akhir kata,Bupati Dapawole menghimbau agar kegiatan positif ini teruslah berlanjut guna mendukung program pemerintah. Beliau juga mengharapkan kegiatan ini tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja akan tetapi membutuhkan juga peran serta dukungan seluruh lapisan masyarakat.

Turut serta hadir pada kegiatan tersebut Wakil Bupati, Staf Ahli Bupati, Para Pimpinan OPD/Unit Kerja, Ketua TP. PKK, Camat Kota Waikabubak, Kasdim 1613 Sumba Barat dan Anggota TNI, para ASN dan TKD Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat.

Siaran Pers Humas dan Protokol Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Bupati Sumba Barat Serahkan Bantuan Dana Acara Pentahbisan Pendeta

Lamboya – Dalam rangka Pentahbisan Pendeta, Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Rajaka Kecamatan Lamboya melakukan pencarian dana melalui proposal kepada Pemerintah Daerah melalui Bupati Sumba Barat.

Menanggapi permohonan tersebut Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole mengatakan,”Proposal yang diajukan semata-mata memohon bantuan dana dalam rangka menyukseskan acara pentahbisan pendeta di GKS Rajaka yang sedianya akan dilaksanakan pada hari Senin, 12 Agustus 2019″.

Bupati Dapawole merasa bersyukur bahwa melalui proposal ini telah berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.47.000.000,- (Empat Puluh Tujuh Juta Rupiah). Lanjutnya beliau mengatakan proposal yang diajukan itu ditujukan kepada intansi pemerintah dalam hal ini pimpinan OPD termasuk pihak perorangan.

“Semua ini dapat menjadi mungkin karena campur tangan Tuhan yang menggerakkan banyak orang untuk menyisihkan sebagian dari uang mereka dan tanpa ada paksaan alias dengan sukarela” kata Dapawole ketika menyerahkan Dana kepada Ketua panitia di Rumah Pastori Rajaka pada Kamis,(08/08).

Bupati Dapawole menyatakan Gereja adalah mitra pemerintah dan upaya pemerintah untuk mewujudkan masyarakat Sumba Barat yang sejahtera, tentunya sangat mengharapkan dukungan kerjasama dari lembaga gereja.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Seksi Dana Pentahbisan Pendeta, Petrus Pote Wali,SS mengucapkan limpah terima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang telah membantu meringankan beban jemaat dalam acara sukacita ini. Ia juga mengakui bahwa tidak memungkinkan untuk mengumpulkan dana sebanyak itu jikalau hanya mengandalkan kemampuan jemaat yang umumnya merupakan petani sederhana.

“Ini merupakan suatu kebanggaan dan rasa syukur yang sungguh berarti dan akan tersimpan dalam benak hati kami sebagai jemaat dan juga sebagai majelis gereja GKS Rajaka. Kami juga bersyukur mendapat perhatian sebagai masyarakat Sumba Barat, khususnya kami yang merupakan warga di Kecamatan Lamboya”lanjut Petrus.

Petrus menyampaikan pula kepada Bupati Dapawole bahwa Vic. Florida Lisna Mere, STh nantinya akan ditahbiskan menjadi Pendeta, selanjutnya akan menjalani perintah Tuhan untuk melayani jemaat sekitar 1.800 jiwa terdiri dari 5 Desa di Kecamatan Lamboya yaitu Desa Palamoko, Desa Rua, Desa Watukarere, Desa Rajaka dan Desa Ringurara.

Hadir pada kesempatan itu Ketua dan Anggota Mejelis Jemaat dan para Jemaat Gereja Setempat.

Siaran Pers Humas dan Protokol Pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini