Month: September 2019

Bupati Dapawole Kunjungi Puskesmas Kareka Nduku

TANARIGHU_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole melakukan kunjungan kerja ke Puskesmas Kareka Nduku di Desa Kareka Nduku Kecamatan Tanarighu. Senin,(30/9).

Kunjungan ini Bupati Sumba Barat didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Sekretaris Dinas Kesehatan dan Kepala Bagian Humas dan Protokol pada Setda Kabupaten Sumba Barat untuk mengecek secara langsung kondisi puskesmas yang sesungguhnya dalam rangka rencana pengembangan Puskesmas Kareka Nduku

Bupati Dapawole dalam kunjungan tersebut tidak hanya melihat lokasi rencana pengembangan Puskesmas tetapi juga mengecek data Kesehatan Ibu Anak (KIA), sebaran status gizi Anak di wilayah kerja Puskesmas Kareka Nduku hingga saat ini sejauh mana.

Harapan dan perhatian serta keseriusan penuh, kata Dapawole kepada para tenaga kesehatan yang ditemui agar dalam memberikan pelayanan kepada warga harus optimal, bertanggung jawab serta melakukan pelayanan diwilayah kerja puskesmas dengan hati, karena tenaga medis merupakan garda terdepan menangani para pasien untuk sehat.

“oleh karenanya, lakukan tugasmu dengan hati ikhlas dan jangan pernah mengeluh dalam bertugas”, ujar Dapawole.

Terkait stunting, kata Dapawole mengharapkan agar petugas kesehatan harus mampu mendeteksi kesehatan janin dalam kandungan, kesehatan bayi hingga balita.

Dapawole menyatakan “stunting” seperti kita ketahui bersama bisa terjadi karena permasalahan gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam rentang yang cukup lama. Untuk itu wajib pihak medis harus mampu memberikan sosialisasi kepada seluruh masyarakat khususnya diwilayah kerja puskesmas sehingga warga masyarakat bisa mengerti dan dapat mengetahuinya.

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Bupati Dapawole : Permasalahan Di Daerah Adalah Tanggung Jawab Bersama

Waikabubak – Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menyatakan permasalahan di daerah merupakan tanggung jawab bersama, mengapa? Karena kita semua berada didalam sistem yaitu Pemerintahan.

“Masalah utama adalah stunting”, tegas Dapawole ketika memimpin Rapat bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, Para Kepala Sekolah SD dan SMP serta Para Kepala Puskesmas se Kabupaten Sumba Barat, Senin, (30/9/19) bertempat di Aula Rapat Kantor Bupati.

Harapan saya setelah rapat hari ini agar Bapak/Ibu harus bisa sampaikan kepada warga masyarakat dan masalah stunting, hal demikian tidak hanya tanggung jawab bidang kesehatan melainkan tanggung jawab kita sekalian.

Oleh karena itu, Dapawole mengharapkan pertemuan ini harus bisa menghasilkan nilai positif untuk bisa bersama-sama sosialisasikan kepada seluruh warga masyarakat di tempat bapak/ibu berdomisili.

Sebelumnya, Dapawole meminta Kepala Dinas Kesehatan drg. Bonar B. Sinaga, M.Kes menyampaikan penjelasan terkait stunting.

Di tempat yang sama, Bupati Dapawole menghimbau kepada seluruh peserta rapat agar pada tanggal 1 Oktober merupakan hari kesaktian pancasila, oleh karenanya semua Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Kontrak Daerah lingkup Pemda Sumba Barat wajib mengenakan ikat kepala merah putih saat pelaksanaan upacara berlangsung.

“Peristiwa ini merupakan bentuk penghargaan terhadap nilai – nilai pancasila, dan juga merupakan bentuk pernyataan sikap mendukung kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo”, ujar Dapawole.

Akhir kata, Dapawole menyampaikan bahwa Pilkada 2020 mendatang, khusus ASN tidak boleh berpolitik praktis dan harus bisa menghindari berita-berita di media sosial (medsos) yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Pembahasan Segmen Batas Wilayah Sumba Barat dan Sumba Tengah Telah Mancapai Final

BOGOR_ Bertolak belakang dengan pembahasan segmen batas wilayah antara Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Barat Daya yang sampai dengan saat ini belum menemui titik temu, pembahasan segmen batas wilayah antara Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Tengah berjalan secara kekeluargaan dengan menjunjung tinggi demokrasi.

Tatap muka antara Pemerintah dan Tokoh Masyarakat Sumba Barat dan Sumba Tengah yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bertempat di Hotel Sahira Butik Bogor. Kamis, (26/09).

Pertemuan tersebut dihadiri Pemerintahan Kabupaten Sumba Barat, Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP, Kepala Bagian Tata Pemerintahan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat Vitalitas Maja, S.Ip, dengan Tokoh Masyarakat, T. L. Ora, SH, Ir. Datu Todu, M. Si, Maria P. Dua Wida Say, S. IPem, Kasubag Pemerintahan Umum Fika Martiana, SE, Kasubag Humas dan Dokumentasi Pelina Ida Moi Here, SE.

Sementara Pemerintah Kabupaten Sumba Tengah dihadiri oleh Bupati Sumba Tengah Drs. Paulus S. K. Limu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Tengah Drs. Umbu Eda Pajangu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Kabupaten Sumba Tengah Adri U. R. Sabaora, SH, dengan membawa tokoh masyarakat Drs. Umbu Djima, Drs. Umbu Tipuk Marisi, Drs. Umbu S. Pateduk.

Kehadiran Pemda dan Tokoh masyarakat Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Sumba Tengah telah menghasilkan suatu kesepakatan yang bijaksana dan menjadi sejarah besar di pulau Sumba.

Dan kedua belah pihak telah bersepakat bahwa pertemuan yang bermartabat ini akan menghasilkan keputusan demi kesejahteraan masyarakat. Namun mereka tidak akan berhenti berpikir dan akan terus berpikir akan kebutuhan masyarakat selanjutnya.

Kedua belah pihak juga berjanji akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait keputusan yang diambil sehingga masyarakat mendapat pencerahan tentang keputusan batas wilayah yang telah ditentukan.

Selanjutnya kedua belah pihak menandatangani berita acara kesepakatan yang disaksikan oleh Kasubit Batas Antar Daerah Wilayah III Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Drs. Wardani, MAP dan Kabid Penegasan Batas Daerah Badan Pengelola Perbatasan Provinsi Nusa Tenggara Timur Drs. Thomas Lelan, Kasitasrat RI-RDTL Subdit Bantop Dittop TNI-AD Mayor Ctp Fauzi, Kabid Diseminasi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional Ir. Rubini Jusuf, M. Si, Analisis Perundang-undangan Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri Iman Kurniawan, S.Stp.

Yang selanjutnya berdasarkan berita acara tersebut akan dilakukan penanaman pilar pada segmen yang dimaksud dan kemudian akan diterbitkan dalam Permendagri.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Bupati Dapawole Dukung Lomba Fotografer Tingkat Nasional Dengan Tema “Pasola”

JAKARTA_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole mendukung penuh kegiatan lomba fotografer tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Kabupaten Sumba Barat.

Hal ini disampaikan Bupati Dapawole pada saat audiensi bersama Photography Club Jakarta bertempat di Pak Yan Kedai Kopi Jakarta Pusat. Rabu, (25/09).

Bupati Dapawole mengatakan proficiat dan terima kasih kepada pemuda-pemuda yang terbentuk dalam photography club Jakarta yang telah memilih Sumba Barat khususnya Event Pasola sebagai lokus pemandangan yang akan diperlombakan.

“Kegiatan ini bagi kami di Sumba Barat merupakan salah satu bentuk promosi terhadap adat istiadat Kabupaten Sumba Barat yang menjadi destinasi pariwisata”, ujar Dapawole.

“Saya berharap dengan kegiatan ini, Kabupaten Sumba Barat semakin dikenal dimata dunia. Tidak hanya karena ada hotel Nihiwatu sebagai hotel terindah di dunia tetapi juga dikenal dengan adat istiadat yang unik serta destinasi wisatanya yang indah”, harap Dapawole.

Drs. Umbu Dingu Dedi, M. Si Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat menambahkan bahwa terkait dana dari kegiatan tersebut harus segera dikoordinasikan dengan dinas terkait agar segera dianggarkan pada APBD tahun 2020. “Sehingga dana yang dianggarkan, baik dari pemerintah maupun sponsor dari pihak luar dapat mencakup semua kegiatan yang direncanakan”, tambah Umbu Dingu.

Sementara Ketua Photography Club Agus Soefiono menjelaskan tentang perencanaan Lomba Fotografer yang nantinya akan di susun dalam bentuk proposal.

“Lomba Fotografer ini akan difokuskan pada dua titik yaitu yang pertama Event Pasola yang dilaksanakan di pantai dan kedua yaitu acara inti event pasola tersebut yang dilaksanakan di lapangan pasola”, jelas Agus.

“Peserta yang rencananya akan diundang adalah fotografer yang berasal dari seluruh Indonesia, dan akan dibagi dalam dua kategori yaitu kategori wartawan dan umum. Rencana kegiatan akan dilaksanakan selama 3 hari, sampai pada acara ramah tamah sekaligus pembagian hadiah dan penghargaan bagi pemenang”, lanjut Agus.

Hadir pula dalam tatap muka tersebut Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik Kabupaten Sumba Barat, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Sumba Barat, Kabid Pembangunan Manusia dan Masyarakat pada Bappeda, Kabid Pemasaran dan Penyuluhan Wisata pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat dan Kasubag Humas dan Dokumentasi pada Setda Kabupaten Sumba Barat serta Tim dari Photography club.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini