Day: September 4, 2019

Namanya Saja Liga Pendidikan, Maka Bermainlah Sebagai Anak-anak yang Berpendidikan

WAIKABUBAK_ Demikian penegasan yang disampaikan Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole dalam sambutannya pada acara Pembukaan Liga Pendidikan Indonesia Tingkat Kabupaten Sumba Barat, bertempat di Lapangan Mandaelu, Selasa, (03/09).

“Oleh karenanya sikap dan tingkah laku harus dijaga, dengan menjunjung tinggi sportifitas serta tidak mengeluarkan kata-kata kotor, caci maki, saling cemooh yang menimbulkan perkelahian”, ujar Dapawole.

Bupati Dapawole menegaskan pula agar panitia harus mengeluarkan serta tidak mengikutsertakan pada event selanjutnya bagi pemain yang berkelahi. “Liga ini harus menghasilkan pemain yang berbakat dan juga harus memiliki mental dan sikap yang baik”, lanjutnya.

Dapawole berpesan kepada pemain agar bertanding dengan penuh semangat dan jaga sportifitas sehingga dapat meraih prestasi terbaik.

Kepada para wasit dan Inspektur Pertandingan, Bupati Dapawole menghimbau agar dapat memimpin pertandingan secara profesional, objektif dan menjunjung tinggi norma serta kehormatan atas tugas yang diemban.

“Kepada para guru dan pembina olahraga, jadikanlah momentum ini sebagai sarana evaluasi dan proses pembinaan prestasi anak-anak didik untuk lebih baik dan berprestasi”, ajak Dapawole.

Sementara Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat, Bani Kadengara, S.H., selaku ketua panitia menyampaikan peserta terdiri dari 17 tim yang berasal dari SMA/MAN, SMTK/SMK se Kabupaten Sumba Barat.

Diakhir sambutannya, Dapawole mengucapkan selamat bertanding, berkompetisilah dengan semangat persaudaraan serta jaga keamanan bersama.

Kemudian Bupati Dapawole melakukan tendangan pertama sebagai tanda bahwa liga pendidikan telah dibuka dengan resmi.

Hadir pula pada kesempatan itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, para Asisten pada Setda Kabupaten Sumba Barat, Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja se Kabupaten Sumba Barat.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Upacara ‘Joko Kaha’ Sambut Wakil Bupati Sumba Barat

TERNATE_ Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, SP disambut dengan upacara Joko Kaha saat menginjakkan kaki di Bandara Sultan Baabullah, Ternate, Selasa (03/09).

Wabup Toni tiba menggunakan penerbangan dari Makassar, dan tiba di Bandara sekitar pukul 12.45 WIT.

Dalam upacara tersebut, Wabup Toni harus mencopot sepatu dan kaos kaki yang dikenakannya, kemudian kakinya diletakkan di atas beberapa helai rumput yang tumbuh di tanah Ternate.

Upacara Joko Kaha, dilakukan oleh empat orang remaja putri berbaju adat warna kuning. Sebelumnya mereka mengalungkan bunga kemudian mempersilakan Toni duduk di atas kursi. Saat duduk, Toni lalu membuka sepatu dan kaos kaki kanannya. Saat itulah rumput yang dibawa salah satu remaja putri diinjak oleh Toni. Setelah menginjak tanah, kaki Toni dicuci dan kemudian baru bisa mengenakan kembali sepatunya.

Upacara ini berlangsung tak lebih dari lima menit. Setelah menginjak rumput, Toni juga mendapat hamburan beras warna warni. Selain Joko Kaha, kedatangan Toni juga disambut dengan tari ‘Soya-Soya’.

Menurut Thamrin Matsaoly, S.P., M. Si, Kepala Dinas Pertanian Kota Ternate, Joko Kaha adalah upacara khusus buat tamu yang pertama kali datang ke Ternate.

”Sebelum mereka memasuki Ternate dan berkeliling, harus menginjak tanah pertamakali dulu. Itu sebagai penghormatan kepada tamu yang baru pertama datang kesini,” ujar Matsaoly.

Jika sudah pernah datang sebelumnya, upacara Joko Kaha tidak perlu dilakukan lagi. ”Ini adat untuk pejabat atau tamu-tamu kehormatan yang baru pertama kali ke Ternate,” lanjut Matsaoly.

Hadir pula Kepala Bagian Humas, M. Saiful Arsyad, S.H., M.E, dan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan pada Setda Kota Ternate, Sutopo Abdullah, S.E..
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini