Day: September 13, 2019

Bupati Dapawole Lakukan MoU dengan Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA

JAKARTA_ Dalam rangka mewujudkan kerja sama layanan informasi publik antara Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan Perum Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA, Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole melakukan penandatanganan Kesepekatan (MoU) dengan Direktur LKBN ANTARA di Jakarta tepatnya pada Ruang Rapat Adam Malik, Wisma Antara Lt. 19, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 17, Gambir, Jakarta Pusat.

Pertemuan yang dilakukan dalam suasana keakraban dan penuh kekeluargaan ini diawali dengan pemaparan materi tentang Layanan Informasi Publik oleh Managing Director Antara Digital Media bapak Darmadi.

Dalam pemaparannya Darmadi mengatakan bahwa tantangan Pemerintah Indonesia sekarang yaitu bagaimana memberikan berita/informasi yang positif serta bagaimana informasi di daerah dapat di lihat dan diketahui oleh seluruh masyarakat.

“Penandatanganan hari ini akan memberikan kekuatan hukum dalam hal pemberitaan informasi. Berita yang akan dibuat dalam media ANTARA 60% tentang berita Nasional dan 40% memuat berita Daerah”, jelas Darmadi.

“Memasuki Indonesia Go Digital 2020 LKBN Antara akan melakukan pemasangan Video Indoor sebanyak 5000 unit dan out door sebanyak 600 unit sejak tahun 2019 – 2023. LKBN antara jg memiliki jaringan komunikasi dgn dunia internasional.sehingga berita2 Daerah nantinya juga dapat langsung diikuti dan diketahui oleh dunia internasional”, lanjut Darmadi.

Sementara Bupati Dapawole dalam sambutannya memberikan apresiasi dan penghargaan serta terima kasih yang setinggi-tingginya atas kemitraan yang terjalin antara Pemda Sumba Barat dengan Perum LKBN ANTARA.

“Ini merupakan sebuah upaya dan terobosan baru yang dilakukan oleh Pemda Sumba Barat dalam memanfaatkan peluang dan keunggulan di era digitalisasi ini agar kegiatan pemerintahan dan potensi sumber daya di Kabupaten Sumba Barat semakin dikenal luas baik ditingkat Nasional maupun Internasional”, harap Dapawole.

“Bagi kami kegiatan hari ini merupakan momentum yang tepat dan strategis untuk dapat menyebarluaskan informasi termasuk potensi unggulan daerah yang ada di Sumba Barat agar dapat di ekspose melalui LKBN ANTARA dan sebaliknya apa yang dimiliki oleh LKBN ANTARA dapat dibagikan untuk Sumba Barat dalam bidang Komunikasi dan Informasi”, Ujar Bupati.

“Harapan kami ANTARA SUMBA BARAT ADA DIMANA MANA. Apalagi saat ini Kabupaten Sumba Barat sedang membangun pariwisata, maka kerja sama ini sangat membantu dalam pertukaran Informasi tepatnya untuk mempromosikan wisata alam dan wisata budaya Sumba Barat agar lebih dikenal baik di Indonesia maupun Dunia”, lanjutnya.

Bupati Dapawole jg berpesan kepada Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik agar dapat memanfaatkan kemitraan ini dengan baik terutama dalam mengemas setiap informasi, “agar dapat memberikan dampak positif bagi penyelenggaraan Pemerintahan serta percepatan Pembangunan di Kabupaten Sumba Barat”, ungkap Dapawole menutup Sambutannya.

Hadir dalam acara penendantanganan MoU ini Staf Ahli Bupat Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan yang juga merangkap sebagai Plt. Kepala Dinas Komunikasi Informasi Persandian dan Statistik Kabupaten Sumba Barat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Sumba Barat, Kabag Hukum dan Kabag Humas & Protokol Setda Kabupaten Sumba Barat, Sekretaris DKIPS Kabupaten Sumba Barat.
(RDjS)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Setda Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Bupati Sumba Barat Ucapkan Proficiat Atas diWisudanya 72 orang Mahasiswa RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) Asal Kabupaten Sumba Barat

KUPANG_ Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole menyampaikan Proficiat dan rasa bangga serta salut kepada 72 orang Aparatur Sipil Negara yg bekerja dibidang Kesehatan pada Pemkab. Sumba Barat atas Peristiwa Wisuda hari ini yang berlangsung di Auditorium Politeknik Kupang. Kamis (12/09).

 

Bupati Sumba Barat hadir didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat dan Kepala Bagian Humas dan Protokol pada Setda Kabupaten Sumba Barat.

“Peristiwa hari ini dapat terjadi oleh karena adanya Komitmen serta pengorbanan yang luar biasa dari para peserta didik baik itu pengorbanan materi maupun moril karena harus meninggalkan keluarga dalam waktu yang lama untuk meraih impian agar menjadi seorang Ahli Madya di bidang Kesehatan”, ujar Dapawole.

Program RPL merupakan salah satu Upaya Pemerintah Pusat melalui Poli Teknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes RI utk meningkatkan kompetensi petugas Kesehatan yang masih berpendidikan D-0 menjadi D-3. Dengan di Wisudanya 72 orang ASN hari ini maka di kabupaten Sumba Barat seluruh Tenaga Kesehatan yang melayani di Fasilitas Kesehatan minimal telah berpendidikan D-3 bidang Kesehatan.

Dapawole berharap dengan telah diwisudanya 72 orang ASN ini mereka dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat sesuai dengan Kompetensi yang telah mereka peroleh selama mengikuti pendidikan RPL ini.

Adapaun ASN yg mengikuti Pendidikan RPL terdiri dari
1. D III Keperawatan : 45 org
2. D III Kebidanan : 22 org
3. D III Keprwt Gigi : 1 org
4. D III Kefarmasian : 4 orang.

Bupati Dapawole juga menyampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada Menteri Kesehatan Republik Indonesia melalui Kepala Badan PPSDM Kemenkes dan Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang atas perhatian dan dukungannya kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam membimbing dan menfasilitasi tenaga kesehatan di Kabupaten Sumba Barat.

Dalam pembicaraan dengan kepala PPSDM Kemenkes RI, Dapawole mengatakan akan terus memberikan perhatian kepada dunia pendidikan khususnya tenaga kesehatan yang akan melanjutkan pendidikan Profesi dengan mengalokasikan anggaran pendidikan melalui DPA Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kabupaten Sumba Barat.

Dalam Sambutannya Direktur Poltekes Kemenkes Kupang DR. R. H. Kristina, SKM, MKes menyampaikan bahwa wisuda hari ini merupakan wisuda ke dua periode 2018-2019. Total 1794 wisudawan dari beberapa Prodi yg tersebar di wilayah NTT. Semua prodi telah terakreditasi B.

“Lulusan Poltekkes Kupang merupakan tenaga kerja yg siap di gunakan di masyarakat sesuai dengan perkembangan jaman”, lanjut Kristina.

Direktur Poltekes Kupang menyampaikan selamat kepada wisudawan dan keluarga atas prestasi yg dicapai oleh para Wisudawan, semoga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dimasyarakat.

“Wisuda merupakan langkah awal dalam memasuki tahap berikutnya, oleh karena itu saudara-saudara diharapkan dapat menunjukkan kemampuan bersaing dan dapat membantu Pemerintah dan masyarakat dlm mengatasi berbagai masalah kesehatan di masyarakat”, ungkap Kristina menutup sambutannya.

Kepala PPSDM Kemenkes RI dalam sambutannya mengatakan bahwa wisuda dan pengambilan sumpah hari ini merupakan salah satu upaya pemerintah utk memeratakan pendidikan khususnya dibidang Kesehatan.

Lebih lanjut menurut Kepala PPSDM bahwa sesuai ketentuan bahwa yang disebut Tenaga Kesehatan adalah minimal telah berpendidikan D3, sehingga kalau masih perpendidikan SPK tidak diakui sebagai tenaga kesehatan tetapi sebagai Asisten.

“Oleh karena itu apa yang dilakukan oleh Poltekes Kemenkes Kupang Patut di beri apresiasi karena tidak saja mendidik mahasiswa dari wilayah NTT akan tetapi dari NTB dan Papua”, katanya.

Akhir Sambutannya Kepala PPSDM Kemenkes RI mengatakan para wisudawan harus bertindak Profesional dibuktikan dgn bertingkah laku yang baik, berpikir positif, bisa memberikan nilai tambah dimana saudara ditempatkan, bisa menimbulkan kepuasan pada pemerintah dan masyarakat serta diri sendiri, mengutamakan kerja TIM/Kolaborasi dengan TIM lain ungkapnya.

Dalam Kesempatan Wisuda Kali ini Gubernur Nusa Tenggara Timur yang di Wakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT drg. Dominggus Minggu Mere, M.Kes mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT akan tetap terus memberikan perhatian penuh bagi tenaga Kesehatan di seluruh wilayah NTT.Kemajuan diwilayah NTT salah satunya didukung oleh Keseiapan Tenaga Kesehatan yang Profesional dibidangnya disamping itu di tunjang oleh Ketersediaan peralatan di seluruh fasilitas kesehatan.

Drg.Dominggus jg mengharapkan agar para wisudawan dapat mempersiapkan diri dengan baik dalam mamasuki dunia kerja dengan bekerja secara profesional sesuai dgn kompetensi yg dimiliki. Jangan cepat puas diri tetapi harus terus belajar dan belajar utk daoat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat yang kita layani.

“Bekerjalah dengan hati yang tulus dan iklas maka pelayanan kita akan dinikmati dengan baik oleh seluruh masyarakat dimana kita ditempatkan utk mengabdi bagi daerah NTT. NTT bangkit.menuju Indonesia sejahtera dlm bingkai NKRI”, pesan Dominggus.

 

Ucapan terima kasih pula disampaikan oleh perwakilan wisudawan atas kehadiran Bupati Dapawole, serta perhatian dan dukungan bapak Bupati terhadap mahasiswa RPL sehingga bisa hadir dlm acara wisuda hari ini.
(RDS)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini