Day: September 16, 2019

Gubernur NTT Buka Dengan Resmi Open turnamen Pacuan Kuda di Kabupaten Sumba Barat

WAIKABUBAK_ Gubernur Nusa Tenggara Timur membuka dengan resmi Open Turnamen Pacuan Kuda di Kabupaten Sumba Barat Tahun 2019 bertempat di Lapangan Gelora Pada Eweta. Senin, (16/09).

Dalam sambutannya Gubernur NTT yang disampaikan oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Politik dan Pemerintahan Drs. Samuel Pakereng meyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui panitia penyelenggara atas ide, kreativitas dan kerja samanya dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

“Atas nama pribadi, pemerintah dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, saya menyambut baik pelaksanaan perlombaan pacuan kuda ini. Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dalam mempertahankan dan mengembangkan nilai-nilai lokal budaya melalui olahraga pacuan kuda sebagai akses budaya daerah”, ujar Gubernur.

Gubernur mengharapkan agar kegiatan pacuan kuda ini dapat menjalin rasa persaudaraan dan keakraban masyarakat antar kabupaten dan provinsi, serta sebagai ajang promosi budaya di Kabupaten Sumba Barat, guna meningkatkan minat kunjungan wisatawan di Nusa Tenggara Timur khususnya di Kabupaten Sumba Barat. “Seiring dan seirama derap pacu kuda, kita pacu percepatan pembangunan Kabupaten Sumba Barat melalui sektor pariwisata dalam rangka peningkatan perekonomian kreatif yang berbasis kerakyatan”, lanjutnya.

Sementara Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada para pemilik kuda pacu dan para joki yang telah mengambil bagian dalam kegiatan pacuan kuda ini.

“Pacuan kuda Sumba Barat Open Turnamen ini diikuti kuda-kuda yang berasal dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumba Barat, se Daratan Sumba, Rote Ndao, Belu, TTU, NTB, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banjarmasin, dan Irian Jaya”, ujar Dapawole.

Oleh karenanya Dapawole menghimbau kepada masyarakat Sumba Barat agar dapat menjadi tuan rumah yang baik, sehingga turnamen ini benar-benar menjadi tontonan yang menarik dan menghibur.

“Kepada panitia agar dalam melaksanakan tugas lebih profesional mulai dari proses pengukuran kuda, pembagian kelas kuda secara obyektif, bukan selalu berubah-rubah yang tidak sesuai dengan aturan. Janganlah panitia yang menjadi sumber permasalahan, tapi berikan pelayanan yang terbaik kepada pemilik kuda pacu atau kepada pemenang”, tegas Dapawole.
Dapawole juga mengharapkan dukungan dari para penonton, pemilik kuda pacu, pecinta kuda pacu agar sungguh menjaga suasana aman, tertib dan sukses dapat kita tunjukkan selama kegiatan pacuan kuda ini. Arena ini bukan ajang bermain judi, tapi patuhi aturan yang diberlakukan oleh panitia.

Akhir sambutannya Bupati Dapawole mengucapkan selamat berlomba dan tunjukkan prestasi tertinggi. “Kepada panitia dan pihak keamanan, saya ucapkan selamat bertugas dan terima kasih atas kerja sama dan dukungannya”, ucap Dapawole.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati, Ketua Sementara dan anggota DPRD, Sekretaris Daerah, anggota Forkompinda, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah/Unit Kerja, Pimpinan BUMD/BUMN, para Pemilik Kuda dan Pecinta Pacuan Kuda.

Pada pertengahan perlombaan hadir pula Komandan TNI Angkatan Laut Wilayah Rote Ndao dan se Daratan Sumba, Letkol Achmad Alif S. dan Danpos TNI Angkatan Laut Sumba Timur, Letda Ismadi.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini