Day: October 3, 2019

Bupati Sumba Barat Buka Kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis

WAIKABUBAK_ Bulan eliminasi kaki gajah merupakan langkah akselerasi untuk mewujudkan tahun 2020 Indonesia bebas dari penyakit kaki gajah, dan ditahun 2019 ini Indonesia kembali secara serentak akan melaksanakan POPM filariasis pada bulan Oktober 2019 dan termasuk di kabupaten Sumba Barat.

POPM filariasis adalah sebuah upaya untuk dapat membebaskan masyarakat dari terbangkit kaki gajah.

“Hari ini kita berikhtiar bagaimana Kabupaten Sumba Barat tidak lagi menjadi daerah endemik atau tempat suburnya penyakit kaki gajah ( filariasis), ini adalah penyakit yang secara medis penyembuhannya lama, kemudian proses terjadinya juga butuh waktu 5 sampai 10 tahun”.

Demikian sambutan Bupati Sumba Barat yang dibacakan oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat Martha Bili Lalo, SH saat membuka dengan resmi kegiatan Advokasi dan Sosialisasi Pelaksanaan Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis bertempat di Aula GKS Waikabubak. Kamis, (03/10).

Lebih lanjut dikatakan untuk Kabupaten Sumba Barat, capaian POPM tahun 2018 telah dilaksanakan di 74 desa/kelurahan dengan cakupan penduduk minum obat menurun dibandingkan tahun 2017 yaitu sebesar 76,05 persen dari jumlah penduduk seluruhnya. Untuk tahun 2017 : 83,9 persen (target 65 persen), dan 89,0 persen jumlah penduduk sasaran (target 85 persen), untuk tahun 2017 : 90,2 persen (taget 85 persen) walaupun masih ada beberapa desa yang belum mencapai target pengobatan.

Dalam sambutan tertulisnya Bupati menegaskan agar program nasional ini dapat berjalan dengan lancar, terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik dengan lokus dan sasaran kelompok umur yang tepat, tentu dinas kesehatan tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan lintas sektor dan lintas program terkait.

“Saya berharap semua sektor dapat berperan secara aktif dalam kegiatan tersebut sehingga pelaksanaan pemberian obat pencegahan massal dapat berjalan lancar dan sukses sebagaimana harapan kita bersama”, katanya.

Rapat advokasi dan sosialisasi POPM yang dilaksanakan di Aula GKS Waikabubak dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, Pimpinan Organisasi Perempuan, para Kepala Puskesmas se- Kabupaten Sumba Barat, pejabat dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten, para dokter dari masing – masing Puskesmas se- Kabupaten Sumba Barat.
(John)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini