Day: October 18, 2019

Bupati Dapawole Serahkan Dana Hibah Daerah Kepada Panitia Lokal Sidang Raya Pemuda PGI

WAIKABUBAK_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menyerahkan Dana Hibah sejumlah Rp1,6 Milyard kepada Panitia Lokal Sidang Raya Pemuda PGI bertempat di Ruang Rapat Bupati. Jumat, (18/10).

“Atas nama Pemerintah Daerah saya serahkan dana hibah ini kepada Panitia agar dapat digunakan untuk mendukung suksesnya kegiatan Sidang Raya Pemuda PGI yang akan dilaksanakan di Kabupaten Sumba Barat pada tanggal 02 – 04 November mendatang”, ujar Bupati Dapawole.

Dan sebagai Ketua Panitia, Dapawole mengatakan bahwa dana yg diberikan belum seberapa karena kita membutuh sekitar Rp2,7 Milyar. “Oleh karenanya saya berharap kita dapat menggunakan anggaran ini dengan sebaik-baiknya. Jangan boros, buatlah rencana anggaran dengan baik. Dan apabila ada kesisahan akan disetor di gereja”, ujar Dapawole.

“Bekerjalah dg tulus hati dan mari kita bekerjasama agar kegiatan ini menjadi sukses. Kita harus bangga karena kegiatan yang akbar ini dapat terjadi di pulau Sumba”, kata Dapawole.

“Kegiatan ini akan dihadiri tamu se Indonesia bahkan Dunia. Oleh karenanya kita sebagai tuan rumah harus mampu menerima dengan tulus. Jangan kita bersungut-sungut kalau untuk gereja, yakinlah berkat Tuhan akan tercurah bagi siapa saja yang berlapang dada bagi kegiatan gerejani”, harap Dapawole.

Turut hadir Sekretaris Daerah, para Asisten pada Sekretariat Daerah, Staf Ahli Bupati, para Pimpinan Perangkat Daerah dan Panitia Lokal Sidang Raya Pemuda PGI.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Demi Mensukseskan Swaswembada Padi, Bupati Dapawole Lakukan Panen Bersama di Desa Praibakul dan Desa Waihura

WANUKAKA_ Puji dan syukur patut kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas ijin dan rahmat-Nya, hari ini kita dapat melaksanakan panen bersama di dua tempat sekaligus. Panen bersama ini merupakan wujud dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat dalam mensukseskan swasembada padi.

Demikian disampaikan Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole dengan penuh kegembiraan pada acara Panen Bersama dan Temu Lapangan bertempat di lahan sawah petani di Desa Praibakul dan Desa Waihura. Jumat, (18/10).

“Saya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat petani di Kabupaten Sumba Barat terutama untuk peningkatan produksi padi. Sektor pertanian diharapkan menjadi salah satu andalan di Kabupaten Sumba Barat dalam meningkatkan pendapatan masyarakat”, ujar Dapawole.

“Kita bersyukur karena Tuhan memberikan kita tanah yang subur, oleh karena itu kesuksesan yang didapat ini harus terus di support semaksimal mungkin dan dipertahankan”, himbau Dapawole.

Bupati Dapawole memberikan apresiasi yang tinggi serta ucapan terima kasih kepada kelompok tani di Desa Praibakul dan Desa Waihura, terima kasih pula untuk tim UPSUS dan BPTP NTT yang telah bekerja maksimal dan membuktikan bahwa kesatuan hati, satu tekad, satu tujuan dan satu langkah bisa mensukseskan pembangunan pertanian di Kabupaten Sumba Barat.

“Kalian telah membuktikan kepada kita semua bahwa saat ini bukan lagi waktunya untuk banyak bicara tetapi waktunya untuk lebih banyak bekerja, bekerja dan bekerja demi mewujudkan cita-cita bersama yaitu swasembada pangan dan kesejahteraan masyarakat kita tercinta”, puji Dapawole.

Sementara Kepala Desa Waihura dan Ketua Kelompok Tani Lahi Dapa Ina Desa Praibakul dalam pada kesempatan yang sama mengucapkan terima kasih kepada Bupati Dapawole atas kebijakannya melalui Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat telah menyalurkan berbagai bantuan kepada petani sehingga peristiwa yang luar biasa ini bisa terjadi yaitu panen padi dimusim kemarau panjang seperti sekarang ini.

Bupati Dapawole disambut dengan pasukan berkuda dan tari-tarian dari masyarakat Desa Praibakul dan Desa Waihura.

Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat, Sekretaris Daerah, Dandim 1613, Kepala Dinas Pertanian, Kepala BPTP NTT, Staf Ahli Bupati, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, para Pimpinan Perangkat Daerah, Ketua TP PKK, Camat Wanukaka, masyarakat Desa Praibakul dan Desa Waihura.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Bupati Dapawole Serahkan Bantuan Bahan Bangunan Material Lokal Bagi Kampung Situs Adat

WAIKABUBAK_ Dana yang diserahkan hari ini harus benar-benar dikelola dan dimanfaatkan dengan baik sesuai ketentuan kebutuhan yang telah dianggarkan sehingga tidak menemui kendala dikemudian hari.

Demikian penegasan yang disampaikan Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole saat melakukan tatap muka dengan masyarakat penerima bantuan bahan bangunan berupa material lokal bertempat di Aula Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sumba Barat. Kamis, (17/10).

Selanjutnya Bupati menegaskan kepada Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan agar setelah dana dicairkan agar selalu melakukan peninjauan ke Kampung Situs sebagai penerima bantuan.

Sementara Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Hermanus Weru melaporkan bahwa ada 13 orang penerima bantuan yang merupakan warga Kampung Situs, dan bantuan yang diserahkan sejumlah Rp30.000.000,- per rumah.

“Adapun kampung enerimaa bantuan tersebut adalah Kampung Situs Tabera sejumlah 3 unit rumah, Kampung Situs Praigoli sejumlah 4 Unit rumah, Kampung Situs Rate Wanna sejumlah 1 unit rumah, Kampung Situs Kanakat sejumlah 1 unit rumah, Kampung Situs Weetabar sejumlah 1 unit rumah, Kampung Situs Lete Kii/Praigegi sejumlah 1 unit rumah, dan Kampung Situs Waiwuang sejumlah 2 Unit rumah”, lapor Hermanus.

Bupati Dapawole kemudian mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah bersedia menggantikan atap rumahnya dari atap berbahan seng menjadi atap menggunakan alang-alang.

Dapawole juga menghimbau agar warga penghuni kampung situs dapat menjaga kelestariannya, baik itu kebersihan dan tata krama dalam menyambut tamu. Sehingga kedepan kampung situs juga tidak hanya dikunjungi tetapi juga menjadi penginapan bagi wisatawan yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat di kampung.

Selanjutnya Dapawole menghimbau kepada masyarakat yang menempati kampung lainnya agar dapat membangun rumah adat jangan menggunakan seng tapi harus menggunakan alang-alang sehingga nilai adatnya tidak berkurang. Karena wisatawan yang berkunjung lebih senang melihat yang natural.

Turut hadir pada kesempatan itu Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat, para Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja, dan para penerima bantuan.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini