Day: November 6, 2019

Pemda Sumba Barat Bangun Kerjasama PLTBm Dengan PT. PLN

BALI_ Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP menghadiri Rapat Pembahasan KSO (Kerjasama Operasional) PLTBm (Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa) antara Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dan PT. PLN (Persero) yang difasilitasi oleh Kementerian ESDM RI Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi. bertempat di Hotel Bali Mandira Beach Resort & Spa. Rabu, (5/11).

Wabup Toni hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Drs. Umbu Dingu Dedi, M.Si, Kepala BKAPD Daniel B. Pabala, Kabag Hukum B. Bepa Tobu, Kabag ESDM Umbu Yapu Ndapamede dan Kabid Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah ( IPW ) pada Bappeda Yupiter D. Malingara.
Hadir juga Kasubdit Penyiapan Program Bio Energi pada Ditjen EBTKE Kementrian ESDM RI, Troid Dili Susendi, dan pihak PLN pusat dan PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTT.

Pada kesempatan itu Wabup Toni menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumba Barat siap dan berani buat terobosan-terobosan baru untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Sumba Barat termasuk dalam penggunaan PLTBm Bodo hula 1 MW yang sudah di bangun dan akan beroperasi di wilayah Kab. Sumba Barat.

“Terkait penggunaannya banyak kendala atau masalah yang di hadapi, oleh karena itu Pemkab Sumba Barat melakukan kerapatan ini agar mencari solusi dan siap untuk mengatasi masalah tersebut. Tidak hanya itu pemerintah kabupaten Sumba Barat juga akan berupaya semaksimal mungkin untuk secepatnya PLTBm Bodo Hula ini beroperasi agar masyarakat bisa mendapatkan manfaatnya baik itu di bidang kelistrikan maupun lapangan pekerjaan ( penyiapan bahan baku ) yang memadai”, ujar Toni.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memberikan kepercayaan kepada kami dalam mengelola PLTBm Bodo Hula dan kepada Pihak PLN yang sudah mau bekerja sama dengan Pemda Sumba Barat dalam Pengelolaan, pemeliharaan dan pengelolaan nya nanti”, ucap Toni.

Wabup Toni pula mengatakan tentu ini sangat bermanfaat baik bagi masyarakat Sumba Barat khususnya masyarakat pedalaman yang hingga kini belum mendapatkan jaringan penerangan Listrik.

Wabup Toni juga berharap agar jangan sampe pihak perantara menjadi penghambat – penghambat dalam pengoperasian aset daerah ini, oleh karena itu pemerintah mengambil langkah untuk menghilangkan penghambat – penghambat tersebut sehingga menemukan solusi yang tepat dan bermanfaat selanjutnya menjadi jalan keluar untuk mencapai tujuan demi masyarakat Sumba Barat.

“Pemerintah Kabupaten Sumba Barat juga akan membahas hak dan kewajiban dgn PT. PLN ( Persero ) terkait pengelolaan dan pemanfaatannya nanti, selain itu Pemda Sumba Barat juga tidak ingin merugikan pihak manapun apalagi merugikan masyarakat yg adalah tujuan pembangunan ini, sehingga Pemda Sumba Barat mengaharapkan agar dapat diberikan kemudahan – kemudahan supaya secepatnya bisa di operasikan”, harap Toni.

Terkait penyediaan bahan Baku (tanaman Kaliandra), Wabup Toni mengharapkan agar dapat memanfaatkan lahan dan tenaga masyarakat sekitar sehingga bisa meningkatkan pendapatan ekonomi rakyat sekitar.

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Bupati Dapawole Tutup Dengan Resmi Pertemuan Raya Pemuda Gereja PGI ke 17

WAIKABUBAK_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menutup dengan resmi Pertemuan Raya Pemuda Gereja Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) ke XVII bertempat di Aula Alfa Omega. Selasa, (05/10)

 

Pertemuan yang dilaksanakan selama 4 hari ini melalui serangkaian percakapan dan pendalaman, Dapawole berharap peserta dapat merefleksi bersama menuju pergerakan pada pemahaman menjadi agen perubahan bagi gereja dan masyarakat.

“Bagaimana gereja hidup dalam era millenial dengan sejumlah besar tantangan untuk secara kreatif berusaha mencari jawaban sehingga damai sejahtera Allah memenuhi dunia ini melalui kehadiran warga gereja terutama kaum muda”, ujar Dapawole.

Kepada panitia dan seluruh peserta, Bupati Dapawole mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya sehingga kegiatan ini boleh berjalan dengan baik. “Kami berharap adik-adik bisa menikmati situasi dan kondisi selama mengikuti kegiatan di kota ini. Mohon maaf bila ada salah kata salah sikap serta ada pelayanan kami yang kurang berkenan”, ucap Dapawole.

Bupati Dapawole juga mengungkapkan terima kasih kepada Pemuda Muslim dan juga pemuda Hindu yang telah berpartisipasi dalam acara pembukaan Pertemuan Raya Pemuda Gereja. “Saya berharap kita dapat mempertahankan bahkan memperkokoh toleransi antar umat beragama di Kabupaten Sumba Barat khususnya dan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada umumnya”, kata Dapawole mengakhiri sambutannya.

Pada kesempatan yang sama perwakilan peserta Michael Andepa Pinem saat mengutarakan pesan dan kesan mengatakan terlalu banyak kesan yang ditemui di Kabupaten Sumba Barat ini. Masyarakatnya ramah dan lingkungan pun bersahabat. “Saya sudah sempat berkeliling di beberapa tempat wisata salah satunya Kampung Praijing dan saya yakin setelah saya posting di Instagram pasti banyak teman saya yang iri dan ingin berkunjung ke Kabupaten Sumba Barat”, kata Michael yang juga selaku Ketua Pemuda di Gereja Batak Karo Protestan.

“Satu lagi kesan yang saya temui, lanjut Michael, ketua panitianya adalah seorang Bupati yang menurut pandangan mata saya sungguh luar biasa, ditengah kesibukannya sebagai Kepala Daerah beliau terus memberikan dukungan dan motivasi bagi pemuda dan satu lagi saat saya mengikuti ibadah di GKS Waikabubak, saya menyaksikan sendiri bapak Bupati antar tandu persembahan kepada jemaat. Hal ini belum pernah saya temui di daerah-daerah yang saya kunjungi sebelumnya”, lanjut Michael disambut tepuk tangan yang meriah dari seluruh peserta.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua dan Wakil Ketua DPRD, anggota Forkopimda, Pimpinan Perangkat Daerah/Uniit Kerja, para Pendeta, Peserta dan Panitia.
(Moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini