Day: November 7, 2019

Satu Buah Rumah Warga Terbakar, Bupati Dapawole Langsung Turun Ke Lokasi Kebakaran

WANUKAKA_ Satu buah rumah atap seng hangus terbakar (Rabu 06-11-2019). Rumah tersebut milik Muana Ngada warga Kampung Nyupoda Desa Pahola Kecamatan Wanukaka. Musibah kebakaran rumah warga tersebut langsung dilaporkan oleh warga masyarakat setempat kepada Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole.

Setelah menerima laporan musibah kebakaran tersebut, Bupati Dapawole langsung turun ke lokasi kebakaran.

Sampai saat berita ini dibuat belum diketahui pasti penyebab kebakaran, dugaan sementara api berasal dari sisa kayu bakar di dapur yang beratap alang sehabis memasak dan lupa dipadamkan secara sempurna. Sisa api pada kayu bakar tersebut diduga memicu terjadinya kobaran api dan terjadilah kebakaran yang menghanguskan rumah tersebut”, kata keluarga korban.

Bupati Dapawole saat berada di lokasi kejadian menyampaikan keprihatinan mendalam kepada Muana Ngada dan keluarga atas musibah tersebut, “saya secara pribadi dan keluarga merasa prihatin atas musibah ini”, kata Dapawole.

Syukur dalam peristiwa kebakaran ini tidak ada korban jiwa, “saya menghimbau agar keluarga korban sabar dan tabah menerima peristiwa ini, karena itu jangan ada rasa saling menyalahkan karena musibah ini, mari lihatlah secara jernih bahwa ini ujian dari Yang Maha Kuasa”, pesan Dapawole.

Untuk itu Bupati Dapawole saat berada di lokasi langsung melakukan koordinasi dengan pihak terkait sehubungan peristiwa kebakaran tersebut dan juga telah memerintahkan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Kabupaten Sumba Barat Ir. Yohanes Chr. Loebalu untuk segera membantu keluarga korban dengan bantuan tanggap darurat.

Di lokasi kejadian 2 unit Mobil Pemadam milik Pemda Sumba Barat telah dikerahkan untuk memadamkan sisa-sisa api agar tidak merambat dan memicu kebakaran baru.

Atas musibah itu keluarga Muana Ngada menderita kerugian material lainnya berupa bahan makanan (padi, jagung dan dokumen penting lainnya) dan saat ini mengungsi sementara dan menitipkan diri pada salah satu rumah milik Lodong Hobang kerabat korban yang tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Bupati Dapawole memintah Pemerintah Desa dan Kecamatan untuk segera mengkoordinasikan dengan pihak terkait agar keluarga korban segera mendapatkan bantuan yang layak dari Pemerintah Daerah untuk bisa menjalani kehidupan secara layak pasca musibah tersebut.

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Dapawole Hadiri Ibadah Pembukaan Sidang MPL dI GKS Waibakul

Sumba Tengah_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole didampingi Pimpinan Perangkat Daerah Kabupaten Sumba Barat menghadiri Ibadah Pembukaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL-PGI) 2019, yang berlangsung di Gereja Kristen Sumba (GKS) Waibakul -Sumba Tengah. Pada Hari Rabu (06/11).

Kegiatan tersebut diawali dengan Ibadah Pembukaan dan pembukaan sidang ditandai dengan pemukulan gong oleh Staf Ahli Gubernur NTT Bidang Politik dan Pemerintahan Drs. Semuel Pakerang, M.Si mewakili Gubernur NTT, didampingi
Ketua Umum PGI Pdt. Dr. Henriette Hutabarat-Lebang dan Bupati Sumba Tengah Drs. Paulus S. K. Limu.

Bupati Dapawole disela-sela acara itu kepada Humas Sumba Barat menyatakan gereja adalah mitra pemerintah dalam mendukung program kegiatan pemerintah bagi kesejahteraan masyarakat.

Upaya ini, lanjut Dapawole tentu tidak dapat dilakukan sendiri oleh gereja-gereja, tetapi bersama-sama dengan semua anak bangsa. Dan, bagi gereja-gereja hal itu dipahami sebagai bagian integral dari panggilan gereja untuk menghidupkan atau mewujudkan Injil Kristus yang utuh, bagi kesejahteraan semua orang dan kelanjutan hidup segenap ciptaan di Indonesia ini.

“Sebagai bangsa Indonesia yang majemuk sidang ini akan membicarakan peran gereja dalam memelihara dan merawat semangat bhinneka tunggal ika, berbeda-beda tetapi tetap satu, baik dalam kehidupan gereja, maupun dalam kehidupan bermasyarakat”, tegas Dapawole.

Dapawole mengapresiasi kegiatan positif ini, dimana seluruh pemeluk agama di pulau sumba baik agama, baik itu agama katolik, islam dan hindu turut ambil bagian menjaga keamanan dalam kegiatan sidang berlangsung.

Bupati Dapawole juga menuturkan hal ini terlihat saat pelaksanaan pra sidang raya pemuda di Kabupaten Sumba Barat. Lanjutnya menyampaikan hal ini merupakan bentuk toleransi umat beragama yang menjunjung tinggi nilai-nilai bhineka tunggal ika dan pancasila sebagai warga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pelaksanaan sidang ini berlangsung sejak 6 – 7 November 2019 dan selanjutnya seluruh rombongan akan bergeser menuju Waingapu – Kabupaten Sumba Timur untuk mengikuti Sidang PGI yang sedianya akan berlangsung tanggal 8-13 November 2019.

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini