Day: November 20, 2019

Bupati Dapawole Serahkan Santunan Jasa Raharja Kepada Korban Laka Lantas

WAIKABUBAK_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole melayat sekaligus menyerahkan santunan jasa raharja kepada korban kecelakaan di jalan menuju Lamboya, simpang PT. Ibu, Kampung Kalebu Jaga, Kelurahan Lodapare, Kecamatan Loli.

Dapawole menyerahkan santunan didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Tokoh Masyarakat Ir. Dato Todu dan Maria P. Wida Say, S. IPem, Kepala Bagian Humas dan Protokol, dan Lurah Lodapare, Kanit Laka Lantas Polres Sumba Barat.

Bupati Dapawole pada kesempatan itu mengucapkan turut berdukacita yang mendalam atas meninggalnya almarhum Aperes Ary Lele dan Yanto Bulu Lero. Kiranya Tuhan memberikan penguatan dan penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Dapawole juga mengatakan bahwa santunan ini bukan berarti menggantikan nyawa namun ini adalah bentuk perhatian pemerintah melalui Jasa Raharja yang diharapkan dapat membantu keluarga duka untuk kepentingan selama kegiatan hingga pemakaman jenasah nantinya.

Kepada Camat dan Lurah, Dapawole menghimbau agar sebagai kepala wilayah harus tanggap membantu korban kecelakaan di wilayahnya masing-masing dalam kepengurusan administrasi Jasa Raharja.

Sementara Rama Donny selaku Penanggungjawab Jasa Raharja Sumba Barat melaporkan bahwa Santunan Jasa Raharja senilai Rp100juta untuk dua orang ahli waris dari masing-masing korban.
(Moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Wabup Toni Hadiri Penilaian 10 Besar Desa Wisata Nusantara Tahun 2019

JAKARTA_ Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP di dampingi Kepala Badan Keuangan Aset dan Pendapatan Daerah Kabupaten Sumba Barat Drs. Daniel B. Pabala, Kadis Nakertrans Kabupaten Sumba Barat Dedi S. Ora, SE, M. Si dan Kepala Desa Tebara Kabupaten Sumba Barat menghadiri penilaian 10 besar Desa Wisata Nusantara Tahun 2019.

Pada kesempatan itu Kepala Desa Tebara Marthen Ragawino Bira, SS melakukan presentasi dalam rangka Lomba Desa Wisata se Indonesia dimana Desa Tebara kini sudah termasuk 10 Besar di Indonesia bertempat di Direktorat Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa pada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Rabu, (20/11).

Kades Tebara dalam presentasinya mengatakan belum bisa ke Sumba, jika belum mampir ke Praiijing. “Seperti kata Wakil Bupati Sumba Barat jangan dulu mati sebelum ke Sumba”, lanjut Kades Marthen.

Selanjutnya Kades Marthen menyampaikan gambaran umum Kabupaten Sumba Barat, khususnya profil Desa Tebara yakni Kampung Praijing.

Dalam kegiatan tersebut Wabup Toni menyampaikan bahwa, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat merasa bangga dengan kemajuan pembangunan saat ini baik dalam segi fisik maupun non fisik. Salah satu di antaranya yaitu pembangunan sumber daya manusia yang sangat maju secara signifikan. Hal ini ditandai dengan kemampuan inovasi dari Seorang Kepala Desa yang mengembangkan desanya menuju kepada kemakmuran.

“Tentunya ini sangat tidak gampang untuk mencapai tingkat seperti saat ini. Dengan demikian Pemerintah Kabupaten Sumba Barat sangat mendukung penuh kegiatan-kegiatan yang sangat berinovatif ini menuju kepada kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat”, ujar Toni.

Wabup Toni juga mengharapkan kepada seluruh kepala Desa dan komponen Masyarakat agar bersama sama mendukung sekaligus berusaha untuk lebih maju lagi dari pada yang sekarang ini agar kita lebih mandiri lagi dan pada akhirnya kita lebih sejahtera lagi. Tujuannya adalah bahwa dengan kemampuan inovatif yang kita miliki maka kita akan menciptakan suatu kondisi dimana sasarannya adalah masyarakat Sumba Barat yang semakin Sejahtera dan makmur.

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Kunjungan Study Banding Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik Dinas Komunikasi dan Informatika Persandian dan Statistik Kabupaten Sumba Barat ke Dinas Kominfo Kota Semarang

SEMARANG,_ Pemerintah Kabupaten Sumba Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik (DKIPS) melakukan study banding Penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektrobik ke Dinas Kominfo Kota Semarang. Rombongan study banding yang berjumlah 7 (tujuh) orang dipimpin oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan sekaligus sebagai Plt. Kepala Dinas KIPS, Hermanus Bili, S.Ipem  diterima oleh Kepala Bidang Layanan e-Government Arif Budiman, S.Kom bertempat di ruang aula Kepala Dinas Kominfo Kota Semarang pada Rabu (20/11/2019).

Pertemuan dimulai dengan penyampaian maksud dan tujuan dari study banding DKIPS. Hermanus menyampaikan pihaknya ingin study tiru dari Dinas Kominfo Kota Semarang terkait penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kota Semarang.

Dalam kegiatan tersebut Arif menjelaskan tentang smart city, penerapan SPBE dan Pelayanan Informasi Publik di Kota Semarang. Selanjutnya, mengajak semua rombongan study banding untuk berkeliling melihat fasilitas penunjang SPBE Dinas Kominfo Kota Semarang. Disamping itu DKIPS Kabupaten Sumba Barat diperkenankan untuk mereplikasi beberapa aplikasi milik Kota Semarang. Lebih lanjut kegiatan yang dilaksanakan  ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam penerapan SPBE di Kabupaten Sumba Barat.DKIPS

Bagikan Informasi Ini