Day: November 27, 2019

Demi Meningkatkan Kualitas Aparatur Sipil Negara Yang Lebih Unggul, Bupati Dapawole Lakukan Penandatanganan MoU dengan Universitas Terbuka

JAKARTA_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole melakukan penandatanganan MoU (memorandum of understanding) dan PKs (perjanjian kerjasama) antara Pemerintah Kabupaten Sumba Barat dengan Universitas Terbuka terkait layanan pemerintah bagi Tenaga Pendidik dan aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Sumba Barat.

Kegiatan yang dilaksanakan pada selasa, 26 november 2019 bertempat di gedung UTCC, yang dihadiri secara langsung oleh Rektor Universitas Terbuka bapak Prof. Ojat Dajorat, M.Bus.,Ph.D ,Wakil Rektor IV Dr. Liestyodono Bawono Irianto, M.Si, Kepala UPBJJ-UT Kupang bapak Drs. Yos Sudarso, M.Pd, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan dan Pendidikan, bapak Woldeman H. Wello S.Si, M.Si

“Demi peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi aparatur sipil negara pada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat maka dengan adanya kerjasama ini kami sangat bersyukur dengan harapan pemerintah daerah dalam memberikan tugas belajar bagi para ASN adalah mampu meningkatkan kualitas diri lebih baik dari sebelumnya, karena dengan peningkatan kualitas SDM dari para ASN maka akan sangat mendukung dalam hal pembangunan didaerah”, ujar Dapawole dalam sambutannya.

“Oleh karena itu Universitas Terbuka merupakan pilihan yang tepat, selain universitas berbadan hukum yang jelas, juga diakui oleh BKN, dan ini sangat baik bagi pengembangan karier para ASN di Kabupaten Sumba Barat”, lanjutnya.

Dapawole kemudian menghimbau kepada seluruh ASN yang telah diberikan kesempatan untuk berkuliah pada Universitas Terbuka harus semangat serta rajin membaca modul yang merupakan acuan dari materi perkuliahan sehingga dapat menunjukkan prestasi dan selesai tepat waktu serta menunjukkan hal-hal positif yang berdampak bagi pembangunan sesuai harapan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat.

Menyambung hal yang disampaikan Bupati Dapawole, Rektor Universitas Terbuka Ojat Dajorat menyampaikan bahwa Universitas Terbuka saat ini sudah tersebar di 42 negara di dunia serta 39 daerah di seluruh Indonesia. Dengan didukung oleh tenaga pengajar yang berkompeten dan teknologi internet yang semakin maju maka bukan hal yang sulit lagi untuk berkuliah pada UniversitasTerbuka, khususnya para ASN dengan berbagai tanggung jawab dalam pekerjaan dan keluarga, tanpa meninggalkan semua itu tetap dapat melaksanakan perkuliahan.

“Sesuai pesan bapak bupati bahwa semangat dan rajin membaca merupakan kunci utama dalam melaksanakan perkuliahan. Saya sebagai rektor sangat berbangga dengan kepercayaan yang telah diberikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat kepada kami, harapan kami agar seluruh ASN yang telah menimba ilmu di Universitas Terbuka bisa menunjukan kualitas yang lebih, baik dari buah pikiran yang membangun serta etos kerja yang lebih baik”, kata Darojat.

Di sela- sela kegiatan Bupati Dapawole didampingi beberapa pejabat pada Universitas Terbuka menyempatkan diri untuk melihat beberapa fasilitas penunjang yang dimiliki oleh Universitas tersebut.
(JNd)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

Wabup Toni : Apabila Rakyat Lapar, Maka Pemerintah Juga Gagal

WANUKAKA_ Persoalannya bukan bagaimana rakyat memiliki banyak uang tetapi lebih sederhana bagaimana agar rakyat tidak kelaparan. Karena apabila rakyat lapar, maka pemerintah juga gagal.

Demikian dikatakan Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP saat membuka acara Hari Pangan Sedunia ke 39 Tingkat Kabupaten Sumba Barat di Halaman Kantor Desa Katikuloku Kecamatan Wanukaka. Selasa, (26/11).

Wabup Toni mengatakan Kegiatan ini jangan hanya sekedar seremonial belaka tetapi harus diterapkan dan dikelola menjadi suatu kebutuhan bagi masyarakat. “Kegiatan seperti ini harus melibatkan para Petani karena merekalah penghasil pangan lokal”, tegas Toni.

“Kita yang hadir saat ini sebagian besar bagian dari pemerintah, oleh karena itu kita harus terus mengkampanyekan hal-hal yang bersifat optimis bagi masyarakat, bukan hal-hal pesimis. Contohnya melalui raut wajah kita yang penuh syukur dan kasih yaitu wajah yang selalu tersenyum”, ujar Wabup Toni.

Wabup Toni mengatakan kalau kita bicara pangan dan ekonomi merupakan hal yg saling menunjang. Kita mempunyai kekayaan alam, hanya bgmn kita memandang itu dan mengelola sehingga menghasilkan suatu hasil yang bernilai utk meningkatkan ekonomi masyarakat kita.

Selanjutnya kepada para Kepala Desa, Wabup Toni menghimbau agar uang yg dipercayakan negara kepada saudara akan dapat menjawab persoalan yang terjadi di masyarakat.

Turut hadir Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pangan, Camat Wanukaka, Ketua TP PKK Kabupaten Sumba Barat, Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja, para Camat, Kapolsek Wanukaka, Babinsa Wanukaka, dan seluruh peserta.
(moi)

siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini