Day: March 16, 2020

“Doorprize” Dispora NTT Untuk “Ksatria” Pajura Wanukaka

Wanukaka – Minggu, 15/03/2020, Dalam upaya menumbuhkembangkan kecintaan terhadap olahraga yang berbasis budaya lokal, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi NTT telah menyiapkan “doorprize” bagi para kstaria – peserta PAJURA Wanukaka.

PAJURA telah dilirik oleh DISPORA Kabupaten Sumba Barat dan DISPORA Provinsi  NTT sebagai olahraga tradisional, dan sesuai hasil identifikasi yang telah dilakukan DISPORA, PAJURA memenuhi kriteria kualifikasi penilaian yang dilakukaan (Baca: DISPORA  identifikasi PAJURA utk “diusung” sebagai Olahraga Tradisional Tingkat Nasional).

 

Sebagai olahraga tradisional, PAJURA mendapat perhatian Prov. NTT melalui kegiatan yang dibina oleh Seksi Pembinaan Olahraga Tradisional Dan Layanan Khusus DISPORA Prov. NTT. Pada tahun anggaran 2020, telah dialokasikan anggaran pembinaan, dan pada kesempatan ini juga telah disiapkan 33 doorprize, antara lain berupa : mesin pompa air, genset, speaker aktif, pemanas nasi, dispenser, senter dan setrika bagi para peserta PAJURA.

Dalam sambutannya, Kepala DISPORA Prov. NTT Dra. Hildegardis Bria Seran yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Wellem Enga, S.Pi, M.Si, saat pembukaan PAJURA di Teitena Sabtu, 14/03/2020, menyampaikan bahwa, Pemerintah Prov. NTT saat ini sedang berupaya keras untuk bangkit dari ketertinggalan di segala bidang kehidupan masyarakat, diantaranya ingin memajukan pariwisata yang berbasis budaya di seluruh wilayah Prop. NTT, dengan menata kembali serta mengembangkan obyek wisata alam yang dimiliki, sekaligus berupaya melestarikan budaya/tradisi masyarakat yang ada, agar menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara, dan salah satu diantaranya adalah PAJURA. Untuk itu kepala dinas menghimbau agar peserta menjunjung tinggi sportivitas, demi terlaksananya kegiatan olahraga tradisional PAJURA yg bermartabat dan kegiatan dapat berjalan dengan aman, lancar dan damai.

Lebih lanjut Ketua Panitia Penyelenggara Kegiatan Olahraga Tradisional dan Rekreasi dalam hal ini Kepala Seksi Pembinaan Olahraga Tradisional dan Layanan khusus: Ferianus Boki, S.STP, M.Si, menyampaikan bahwa pemberian doorprize merupakan stimulasi bagi peserta untuk memupuk jiwa sportivitas dan semangat juang yang tinggi, sekaligus juga sebagai upaya untuk menarik minat masyarakat setempat untuk mengikuti event PAJURA ini guna melestarikan adat/budaya agar tidak tergerus habis oleh perkembangan zaman dan pengaruh budaya asing.

Pemberian doorprize ini merupakan kali pertama dilakukan, melalui sambungan seluler Kepala Bidang Pembudayaan dan Olahraga DISPORA Kabupaten Sumba Barat, Yulius Umbu Pingge, S.Pi, berharap dengan semakin terkenalnya PAJURA ke ranah Nasional dan Internasional, kiranya PAJURA dapat dilestarikan sebagai olahraga budaya sebagaimana leluhur terdahulu laksanakan dengan penuh kesakralannya, tertib dan aman. Yulius Pingge pun menyampaikan terima kasih kepada DISPORA Prov. NTT atas doorprize yang disediakan, dan kedepannya berharap doorprize yang diberikan kepada peserta PAJURA kiranya dapat berupa “sesuatu” yang menyentuh dengan keseharian masyarakat di Wanukaka yang sebagian besar adalah petani, peternak dan nelayan.

Kebahagiaan peserta PAJURA penerima doorprize terpancar dari raut wajah mereka, sekalipun dari 50 peserta yang terdaftar, hanya 33 peserta yang mendapatkan doorprize. Pada kesempatan itu penerima hadiah utama ke-2 nampak terharu bercampur rasa riang sambil berkataga dengan penuh ungkapan syukur atas doorprize “genset” yang diterima, sebab pondok miliknya belum berlistrik. Genset inipun akan langsung dimanfaatkan sebagai sumber penerangan menjelang kehadiran tamunya dalam rangka PASOLA.

Doorprize diberikan menggunakan nomor undian, dan diserahkan kepada para pemenang  doorprize oleh Kepala DISPORA Kabupaten Sumba Barat beserta Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Pembudayaan dan Olahraga serta Kepala Seksi Olahraga Rekreasi, Sedangkan Jajaran DISPORA Prop NTT yang hadir: Sekretaris Dinas, Kepala Bidang Pembudayaan dan Olahraga, Kepala Seksi Pembinaan Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus, juga Camat Wanukaka beserta Jajaran Aparatur Kecamatan Wanukaka. (RED.DKIPS-AR)

Bagikan Informasi Ini