SUMBA ENDOCRINOLOGI SYMPOSIUM

_Waikabubak – Humas SB_

Untuk mewujudkan pembangunan kesehatan yang mandiri demi hidup sehat tanpa memperhatikan status sosial dan ekonomi masyarakat dengan mengedepankan pemerataan dalam pelayanan kesehatan di Kabupaten Sumba Barat.

Demikian kata Drs.Agustinus Niga Dapawole,Bupati Sumba Barat, saat membuka dengan resmi kegiatan Sumba Endocrinlogi Symposium Tahun 2018 bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat, Sabtu, 3/11/2018.

Menurutnya, upaya peningkatan kompetensi demi kualitas kinerja seorang dokter dalam memberikan pelayanan kesehatan aktif dengan semangat juang secara maksimal terhadap masyarakat.


“ini merupakan kegiatan edukasi yang sangat strategis dalam pembangunan kesehatan serta meningkatkan kesadaran,kemauan dan kemampuan para Dokter-Dokter Milenial demi peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan bagi masyarakat”, ujar Dapawole.

“Langkah cerdas ikatan dokter indonesia (IDI) dalam mempertajam kemampuan dan wawasan dokter dengan kapasitas sebagai mitra pemerintah dalam penanganan penyakit masyarakat serta pemahaman yang sama guna membangun dunia kesehatan”, tambah Bupati.

Lebih lanjut, Bupati Dapawole mengharapkan melalui syimposium kegiatan ini dapat memberikan arahan serta penjelasan bagaimana mendekteksi dan langka awal pengobatan para dokter dalam implementasi sebagai obyek pelayanan dilapangan terutama berhadapan dengan masyarakat dan juga kegiatan syimposium di maksudkan untuk penyegaran dan menambah ilmu para dokter,sehingga para peserta dalam hal ini para dokter dan juga menyelenggarakan kegiatan ini dapat meningkatkan penanganan penyakit khususnya diabetes dan tiroid yang menjadi fokus dalam pertemanan ini.

Selanjutnya, Bupati Dapawole menegaskan prinsip yang harus di pedomani adalah “Keberhasilan yang bermakna adalah yang membawa kebaikan bagi orang lain,merekalah yang membawa kebaikan bagi masyarakat pastilah orang – orang yang berhasil”.

Pada kesempatan itu pula Dr. Godlief Leghu Kondi selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa tujuan dari Symposium dan workshop Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini adalah untuk penyegaran dan menambah ilmu para Dokter yang bertugas di Kabupaten Sumba Barat dan Sumba Tengah.
“Adapun peserta Symposium dan Workshop berjumlah 150 orang dokter se Sumba.

Besar harapan saya agar peserta kegiatan dapat memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat dengan sasaran utama pembangunan kesehatan, dan pemerintah daerah terus mendukung serta berupaya menyediakan sarana prasarana kesehatan yang memadai di setiap wilayah untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, tutur Dapawole seraya mengakhiri sambutannya.

Hadir pada kegiatan Sumba Endocrinlogi Symposium diantaranya Sekretaris Daerah, Asisten Bidang Pemerintahan pada Sekda Kab. Sumba Barat, para Pimpinan OPD Kabupaten Sumba Barat, Ketua IDI Sumba Barat dan Sumba Tengah serta Para Dokter Sumba se Sumba.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *