TENAGA OPERATOR/MEKANIK ALAT BERAT HARUS MEMILIKI SKILL DAN MENTAL YANG BERKOMPETEN

_Waikabubak – Humas SB_

Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Drs. Umbu Dingu Dedi, M. Si membuka dengan resmi kegiatan Percepatan Uji Kompetensi dan Sertifikasi Operator dan Mekanik Alat Berat di Kabupaten Sumba Barat yang diselenggarakan oleh Ditjen Bina Konstruksi pada Kementerian PUPR RI bertempat di aula kantor Bupati. Selasa, 30/04/2019.

Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Provinsi NTT Paulus Tanggela, ST dalam sambutannya mengatakan jika kita membicarakan kecepatan pembangunan di daerah tentu tidak terlepas dari alat berat, dan jika berbicara tentang alat berat, tidak terlepas dari tenaga operator/mekanik.

“Tenaga operator harus memiliki skill dan kemampuan mental yg berkompeten. Begitu pula dengan tim pelatih, harus melakukan penilaian dengan benar, agar tidak berkembang diluar sana istilah ‘beli ijasah”, ujar Paulus.

Sementara Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya Eddy Irwanto, ST, M. Tec mengajak peserta untuk melakukan yel yel sebelum memulai sambutannya. “agar peserta bersemangat dalam menghadapi uji kompetensi ini”, tandas Eddy.

Eddy pun menyampaikan serangkaian aturan perundangan-undangan yang menyatakan bahwa seluruh tenaga operator/mekanik harus mempunyai ijazah dan penyedia/pengguna jasa pun harus mempekerjakan tenaga yang berijazah.

Lebih lanjut Kepala Balai Material dan Peralatan Konstruksi pada Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Toihas P. Sidabutar, Dipl.UM, MM kembali menegaskan sertifikat yang dimiliki merupakan satu bukti dimana seseorang sudah memiliki kemampuan dan ketrampilan.

“Tenaga operator/Mekanik alat berat harus disiplin dalam menggunakan alat pelindung diri, karena menjadi operator alat berat itu sangat beresiko tinggi”, ucap Sidabutar

Selanjutnya Sidabutar menyampaikan, wewenang utk mengeluarkan surat usaha ijin penyedia jasa berada di Kepala Daerah Kabupaten. Oleh karenanya Bupati dan Wakil Bupati berhak untuk melakukan black list kepada penyedia jasa apabila melanggar aturan yang berlaku.

Sidabutar menegaskan pula, perilaku tenaga kerja harus berubah setelah mengikuti uji kompetensi.
Dan bagi yang berkompeten pasti lulus dan mendapatkan Ijazah namun yang tidak berkompeten dinyatakan tidak lulus.

Pada kesempatan itu Wakil Bupati dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas terselenggaranya kegiatan yang sangat positif ini.

“Negara dan masyarakat menuntut kita untuk memberikan pembangunan yg berkualitas, oleh karenanya peserta harus serius dalam mengikuti uji kompetensi ini”, kata Wabup Toni.

Wabup Toni berharap agar tenaga operator/mekanik yg mengikuti uji kompetensi dan sertifikasi operator ini benar-benar menimba ilmu dan keluar sebagai tenaga kerja yang berkualitas.

Hadir pula pada acara pembukaan kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati, para Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja, Tim dari Ditjen Bina Konstruksi sebanyak 5 orang, Tim dari LPJK Provinsi NTT sebanyak 5 orang, dan 129 peserta tenaga operator/mekanik.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *