Bupati Dapawole : Permasalahan Di Daerah Adalah Tanggung Jawab Bersama

Waikabubak – Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menyatakan permasalahan di daerah merupakan tanggung jawab bersama, mengapa? Karena kita semua berada didalam sistem yaitu Pemerintahan.

“Masalah utama adalah stunting”, tegas Dapawole ketika memimpin Rapat bersama para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Sekretaris Dinas, para Kepala Bidang, Para Kepala Sekolah SD dan SMP serta Para Kepala Puskesmas se Kabupaten Sumba Barat, Senin, (30/9/19) bertempat di Aula Rapat Kantor Bupati.

Harapan saya setelah rapat hari ini agar Bapak/Ibu harus bisa sampaikan kepada warga masyarakat dan masalah stunting, hal demikian tidak hanya tanggung jawab bidang kesehatan melainkan tanggung jawab kita sekalian.

Oleh karena itu, Dapawole mengharapkan pertemuan ini harus bisa menghasilkan nilai positif untuk bisa bersama-sama sosialisasikan kepada seluruh warga masyarakat di tempat bapak/ibu berdomisili.

Sebelumnya, Dapawole meminta Kepala Dinas Kesehatan drg. Bonar B. Sinaga, M.Kes menyampaikan penjelasan terkait stunting.

Di tempat yang sama, Bupati Dapawole menghimbau kepada seluruh peserta rapat agar pada tanggal 1 Oktober merupakan hari kesaktian pancasila, oleh karenanya semua Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Kontrak Daerah lingkup Pemda Sumba Barat wajib mengenakan ikat kepala merah putih saat pelaksanaan upacara berlangsung.

“Peristiwa ini merupakan bentuk penghargaan terhadap nilai – nilai pancasila, dan juga merupakan bentuk pernyataan sikap mendukung kepemimpinan Presiden Ir. Joko Widodo”, ujar Dapawole.

Akhir kata, Dapawole menyampaikan bahwa Pilkada 2020 mendatang, khusus ASN tidak boleh berpolitik praktis dan harus bisa menghindari berita-berita di media sosial (medsos) yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *