Bupati Dapawole : Jangan Sampai Air Mata Orang Jatuh Sampai di Tanah

WAIKABUBAK_ “Jangan sampai air mata orang jatuh sampai ditanah”, pesan Dapawole kepada Pegawai pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Sumba Barat saat melaunching Inovasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu berbasis online dan sumber daya lokal (Padu Satu Plus).

Launching Pandu Satu Plus diselenggarakan di Aula kantor BKPP Kabupaten Sumba Barat lantai 2. Selasa, (01/10).

“Kalian ditempatkan disini untuk mengurus nasib seluruh Aparatur Sipil Negara yang berada di Kabupaten Sumba Barat ini, bekerjalah dengan tulus hati dan ramah terhadap siapa saja”, lanjut Dapawole.

Dapawole kemudian menyebut sebuah ayat alkitab yaitu 1 Petrus 3 : 17, sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, daripada menderita karena berbuat jahat.

Selanjutnya Bupati Dapawole mengucapkan proficiat dan penghargaan yang tinggi kepada Kepala BKPP Woldeman H. Wello yang telah berhasil menyusun proyek perubahan dengan inovasi yang sangat bagus.

“Ini merupakan langkah maju, sedikit demi sedikit melakukan pembenahan kerja organisasi ke arah yang lebih baik. Hal inilah yang diharapkan peran dari setiap ASN, karena kemajuan berhubungan erat dengan inovasi”, harap Dapawole.

Dapawole juga berharap agar para Kepala Organisasi Perangkat Daerah yang lain tidak menonton tetapi juga termotivasi untuk melakukan inovasi di instansinya masing-masing. Paduan Satu Plus ini menegaskan sikap dan keberpihakan pemerintah untuk senantiasa mengedepankan pelayanan yang terbaik.

“Ingatlah, tidak ada perbaikan mutu pelayanan tanpa inovasi, tidak ada inovasi tanpa aplikasi teknologi informasi dalam birokrasi di era digital 4.0 ini”, pesan Dapawole.

Pada kesempatan yang sama Kepala BKPP menjelaskan bahwa Pandu Satu Plus ini merupakan konsep layanan kepegawaian dengan diklat yang PANDU SATU dengan jaringan informasi teknologi, maka seluruh layanan yang dikelola oleh BKPP Kabupaten Sumba Barat dapat diakses dengan mudah oleh pengguna dengan SMART (Simpati, Modern, Akuntabel, Realistis dan Transparan berbasiskan pada sumber daya lokal yang ada.

Pandu Satu Plus pun dilaunching dengan resmi oleh Bupati Dapawole didampingi Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah dengan ditandai penekanan tombol.

“contohnya, Aparatur Sipil Negara yang akan mengurus bahan kenaikan pangkat tidak lagi secara manual datang bolak-balik ke BKPP tetapi langsung saja akses ke jaringan Pandu Satu Plus dan memasukkan seluruh data yang diminta, staf kami langsung menerima dan memproses bahan tersebut”, lanjut Wolde.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Staf Ahli Bupati bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah dan para Kasubag Kepegawaian di lingkup Pemda Sumba Barat.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *