Baliloku Lakukan Karantina Terpusat

Baliloku – 22/04/2020, Desa Baliloku telah melaksanakan karantina terpusat bagi warganya yang baru tiba dari Luar Pulau Sumba.

Pelaksanaan karantina terpusat merupakan tindaklanjut desa Baliloku atas hasil Rapat Koordinasi dan Evaluasi Penanganan Covid 19 di Kecamatan Wanukaka yang dilaksanakan hari Sabtu tanggal 18/04/2020 bertempat di posko Wanukaka. Dimana salah satu hasil keputusan rapat saat itu adalah “Perlu dilakukan ISOLASI TERPUSAT didesa dengan memanfaatkan sarana yang ada seperti pustu, posyandu dan sekolah untuk menampung pelaku perjalanan dari daerah zona merah, sehingga mudah dilakukan pemantauan dan pengontrolan kesehatannya oleh petugas puskesmas”.

Berkaitan dengan hal tersebut, Kepala Desa Baliloku, Mema Djukatana segera mempersiapkan Kantor Desa Baliloku sebagai tempat Karantina Terpusat bagi warganya yang baru tiba dari luar Pulau Sumba. Tempat karantina ini dipersiapkan dengan bekerjasama dengan aparatur desa, dusun, serta pihak Puskesmas Lahihuruk. Tempat karantina ini mulai beroperasi hari minggu 19/04/2020. Pada saat itu pula, Desa Baliloku kedatangan warga dari luar pulau Sumba, sehingga seluruh warga yang baru tiba dengan kategori Pelaku perjalanan dalam pemantauan yang harus karantina dijemput dan dikarantina secara terpusat.

Lebih lanjut Mema Djukatana menyampaikan, bahwa selama isolasi, mereka diedukasi selalu untuk tertib menggunakan masker, selalu menjaga kebersihan dengan cuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak satu dengan yang lain. Bagi yang melaksanakan karantina mandiri dirumah masing-masing (sudah karantina mandiri sebelum karantina terpusat ada) setiap hari diwajibkan datang untuk dicek kesehatannya serta diberikan edukasi berjemur dan berolahraga bersama oleh pihak Puskesmas Lahihuruk. Dengan seluruh aktivitas ini, Kepala Desa berharap mereka tetap sehat dan bersemangat untuk melakukan isolasi diri baik yg di rumah maupun yang terpusat dikantor desa selama 14 hari.

Selama pelaksanaan karantina ini, kebutuhan konsumsi warga yang karantina dipenuhi oleh desa dan dari pihak keluarga yang juga memberikan bantuan.

Pelaku perjalanan dalam pemantauan di Desa Baliloku samoai saat ini berjumlah 29 orang, dimana 11 orang dikarantina secara terpusat di kantor desa dan 18 orang karantina mandiri yang wajib lapor setiap hari kantor desa. Pengawasan pelaku perjalanan dalam pemantauan ini dilakukan oleh Tim covid 19 Desa Baliloku, beserta Babinkantibmas dan petugas Puskesmas Lahihuruk.

Dalam kesempatan terpisah Camat Wanukaka Luka Lodu Pewu, SH, mengapresiasi karantina terpusat yang telah diawali oleh Desa Baliloku ini, Camat juga menjelaskan bahwa desa Waihura dan Waimangoma juga telah mempersiapkan lokasi karantina terpusat, tinggal menunggu pelaku perjalanan dalam pemantauan yang tiba di desa mereka untuk dikarantina terpusat. Hal ini juga akan dilakukan desa desa lain di kecamatan Wanukaka yang saat ini sedang dalam proses persiapan.

Camat Wanukaka juga berharap apabila pelaksanaan karantina terpusat ini dirasa lebih bermanfaat, kiranya desa-desa lain di Kabupaten Sumba Barat dapat pula melaksanakannya sehingga memudahkan pemantauan para pelaku perjalanan yang baru tiba dan memperkecil resiko penyebaran COVID 19, mengingat pula saat ini setiap hari ada warga yang datang dari luar pulau Sumba, sehingga jumlah yang harus dipantau juga semakin meningkat.(RED.DKIPS-AR)

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *