Gubernur NTT Viktor Laiskodat Melakukan Panen Raya di Desa Bali Loku Kecamatan Wanukaka

Wanukaka, 9/10/2020 – Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H, Gubernur NTT berkunjung ke Desa Bali Loku, Kecamatan Wanokaka yang merupakan salah satu lumbung padi di Kabupaten Sumba Barat dengan luas sawah sekitar 1.554 hektar. Walaupun pariwisata semakin berkembang, namun masih di atas 60% masyarakat bekerja di sektor pertanian. Kunjungan ke desa ini bersifat mendadak karena tidak dijadwalkan dan lebih merupakan bentuk perhatian ekstra pemerintah provinsi terhadap para petani di desa tersebut yang sedang melakukan penen raya atau pun yang sedang melakukan persiapan memasuki musin panen padi.

Didampingi Pejabat Sementara Bupati Sumba Barat, Drs. Semuel D. Pakereng, Viktor meminta para petani bahkan seluruh perangkat daerah memanfaatkan secara maksimal semua lahan tersedia termasuk lahan pekarangan rumah dan kantor untuk meningkatkan usaha pertanian. Di samping itu juga, pemerintah daerah dihimbau agar dapat lebih terfokus dalam perencanaan sehingga dapat berhasil di tengah terbatasnya anggaran daerah karena Covid-19. Irigasi yang baik perlu mendapat perhatian agar semua lahan yang berpotensi dapat memberi hasil yang maksimal.

“Akan disiapkan ke depan agar NTT bisa ambil air pakai pipa dari sungai supaya tetap tanam padi pada musim kemarau. Tidak boleh ke depan, satu jengkal tanah di NTT yang tidak ditanami termasuk halaman rumah dan kantor. Contoh, lahan kantor Gubernur NTT yang sebelumnya dibiarkan kosong, sekarang dimanfaatkan oleh para mahasiswa dan anak-anak praktek. Mereka bisa jual sayur dari pengolahan lahan pekarangan kantor gubernur. Seluruh kantor juga harusnya begitu, jangan biarkan kosong. Begitupun rumah-rumah. Tanam semuanya. Kalau bisa seperti itu, kita tidak perlu repot-repot lagi beli cabe dan sayur,” jelas Viktor.

Viktor telah meminta kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT agar mempersiapkan dengan baik musim tanam bulan Oktober sampai Maret agar tidak terjadi lagi gagal pangan. Pertanian adalah juga salah satu rantai pasok bagi pariwisata Kabupaten Sumba Barat yang sebelum Covid-19 menunjukan trend perkembangan yang sangat baik. Untuk memotivasi masyarakat agar dapat mengembangkan berbagai sektor pembangunan di daerah termasuk pertanian, Viktor menghimbau agar para pemimpin termasuk para kepala kantor untuk turun lapangan dan tidur di desa-desa.

Penjabat Sementara Bupati Sumba Barat, yang juga berperan secara pribadi mengajak Gubernur mengunjungi wilayah itu menyampaikan bahwa sesuai himbauan yang telah disampaikan, ke depan pemerintah kabupaten akan terus berusaha membangun dan memperbaiki saluran irigasi yang tersedia sehingga semua petani Wanukaka dapat menanamnya dengan baik. Pemerintah Kabupaten Sumba Barat siap mendukung program Tanam Jagung Panen Sapi (TJPS). Kita telah melakukan pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat untuk mengolah lahan-lahan kosong mereka.

”Kita telah mempersiapkan 20 hektar untuk penangkar benih jagung di pantai Rua untuk mendukung ketahanan pangan. Sampai saat ini juga belum ada gagal panen di kabupaten Sumba Barat,” jelas Semuel.

Hadir pada kesempatan tersebut unsur Forkompinda Sumba Barat, pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Provinsi dan Kabupaten Sumba Barat, para Camat dan Kepala Desa, tokoh masyarakat, insan pers dan undangan lainnya.

=== red.dkips_sb ===

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *