News

BUPATI DAPAWOLE : TENAGA KONTRAK DAERAH AKAN DIGANTI DENGAN SEBUTAN PEGAWAI PEMERINTAH DENGAN PERJANJIAN KERJA (PPPK)

_Batam – Humas SB_

Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Drs. Umbu Dingu Dedi, M. Si, Sekretaris BKPP Antonius S. Kabba, S. STP dan Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan pada BKPP Kabupaten Sumba Barat Daud Dapa Bey, SP menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Gubernur, Bupati dan Walikota se Indonesia yang di selenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, bertempat di Swiss Belhotel Habaur Bay Batam. Rabu, 23 Januari 2019.

Pemerintah akan melakukan rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahun 2019. Pada tahap pertama dikhususkan untuk eks Tenaga Honorer K2 (THK2) pada posisi guru/dosen, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian yang memenuhi syarat. Sedangkan tahap kedua, rekrutmen PPPK untuk formasi umum.

Hal itu disampaikan Menteri PANRB Syafruddin, saat memberi arahan pada acara Sosialisasi PP 49/2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan Rencana Pengadaan P3K Tahap I. “Proses rekrutmen dan seleksi PPPK rencananya dimulai bulan Februari 2019,” ujarnya.

Dijelaskan, rekrutmen PPPK bertujuan untuk akselerasi kapasitas organisasi serta mencapai tujuan strategis nasional. Dengan rekrutmen ini, pemerintah akan mendapat pegawai yang memiliki kompetensi teknis tertentu dan bersertifikasi profesional. Tujuan lainnya adalah, mendapatkan pegawai yang langsung didayagunakan dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya, serta mendukung dinamika organisasi. Dengan skema ini, pemerintah juga hendak ‘memulangkan’ para diaspora untuk berkarya di tanah air.

Menteri Syafruddin menekankan aspek perencanaan, pengembangan kompetensi, penilaian kinerja, promosi jabatan dan rotasi sebagai acuan dalam mempertimbangkan ide dan gagasan yang mendukung regulasi nasional. Selain itu, dalam rekrutmen para abdi negara, pemerintah berpegang pada enam prinsip, yakni kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari KKN, serta tidak dipungut biaya. “Janganlah berpikir parsial dan terkotak, namun harus berorientasi untuk menghadirkan solusi bersama sebagai satu bangsa dan dalam konteks negara,” tutupnya.

Syarat batas usia minimal peserta PPPK adalah 20 tahun dan maksimal satu tahun sebelum batas usia pensiun untuk jabatan yang dilamar. Misalnya, untuk tenaga guru yang batas usia pensiunnya 60 tahun, bisa dilamar oleh warga negara Indonesia yang berusia 59 tahun.

Sementara pengadaan PPPK untuk mengisi JPT utama dan JPT madya tertentu yang lowong dilakukan sesuai dengan ketentuan mengenai tata cara pengisian JPT dalam peraturan perundang-undangan, dan berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Sedangkan pengadaan PPPK untuk mengisi Jabatan Fungsional (JF) dapat dilakukan secara nasional atau tingkat instansi.

Pada kesempatan itu, Bupati Dapawole kepada Humas Sumba Barat menyampaikan bahwa dengan dirilisnya Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018 maka Surat Keputusan Bupati tentang Pengangkatan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) Tahun 2019 untuk sementara ditangguhkan sampai ditetapkannya ketentuan tanggal pengadaan PPPK Tahap I tahun 2019.

Bupati Dapawole juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh TKD lingkup Pemda Kabupaten Sumba Barat yang sampai dengan saat ini masih setia masuk kantor dan mendampingi Aparatur Sipil Negara dalam melaksanakan tugas negara.

“Kita harus berbesar hati dan juga menyiapkan diri untuk mengikuti semua Tahapan yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) nantinya, yang tentunya tidak terlepas dari Peraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2018”, ujar Dapawole.

Rakor ini dihadiri Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Setiawan Wangsaatmaja, Staf Khusus Menteri PANRB Bidang Komunikasi Dudy Purwagandi, Kepala BKN Bima Haria Wibisana, Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun, Kapolda Kepri Brigjen Yan Fitri, serta perwakilan Pemda di seluruh Indonesia yang membidangi tentang SDM Aparatur.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

WABUP TONI LAKUKAN SERAH TERIMA PROGRAM PAMSIMAS III DI DESA LABOYA BAWAH

_Lamboya – Humas SB_

Kegiatan Penyerahan Pamsimas III di Desa Laboya Bawah Kecamatan Lamboya Kabupaten Sumba Barat di pimpin oleh Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sumba Barat Ir. Fredi Gah, Camat Lamboya dan Kepala Desa Laboya Bawah serta masyarakat penerima Program Pamsimas III. Selasa, 22/01/19.

Dalam kegiatan tersebut Wabup menyampaikan bahwa kegiatan Pamsimas ini merupakan kegiatan pokok dan utama yang diprogramkan dari Pemerintah Pusat sampai ke Pemerintah Kabupaten dan dilanjutkan sampai pada Pemerintah Desa, karena Pemerintah Desa merupakan ujung tombak pembangunan dari setiap wilayah.

“Kegiatan ini adalah kegiatan positif yang sangat bermanfaat dan sangat membantu masyarakat khususnya masyarakat di Desa”, ucap Toni.

Wakil Bupati memberikan apresiasi atas kegiatan ini dan khususnya kepada Dinas PUPR agar kegiatan ini dipertahankan dan semakin ditingkatkan lagi sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Sumba Barat.

“Kepada Camat Lamboya dan Kepala Desa Laboya Bawah, agar dapat digunakan serta di jaga dengan baik agar dalam penggunaannya nanti dapat bermanfaat bagi banyak orang, bukan bagi orang orang tertentu saja dan tentunya harus dirawat sehingga penggunaannya tidak hanya sebentar saja tetapi dalam jangka waktu yang lama”, pesan Toni.

Wabup juga menghimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga dan merawat agar pemanfaatannya dapat dirasakan secara merata. “Jadi tidak hanya Pemerintah saja yg memelihara dan merawat tetapi masyarakat juka ikut ambil bagian di dalamnya”, ujarnya.

Wabup Toni juga mengucapkan terima kasih kepada dinas PUPR, Kecamatan Lamboya, Desa Laboya bawah dan seluruh masyarakat serta pihak terkait lainnya, yg sudah menyelesaikan kegiatan ini dari proses awal sampai pada penggunaannya.

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

BUPATI DAPAWOLE TINJAU RUAS JALAN RING ROAD DI DESA UBURAYA

_Loli – Humas SB_

Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Ir. Fredi Gah, Camat Loli Samuel Manupele, S.Sos dan Staf Teknis pada Dinas PUPR Kabupaten Sumba Barat turun melakukan peninjauan rencana pembangunan ruas jalan Kabupaten di wilayah Kampung Gollulolok, Desa Uburaya, Kecamatan Loli, Senin 21 Januari 2019.

Pada kesempatan itu Bupati Dapawole mengatakan kegiatan ini dimaksudkan ini untuk mengecek secara langsung dan melihat lebih dekat jalur lintasan jalan lingkar/ring road wilayah Kecamatan Loli yang akan dikerjakan pada tahun ini yang juga merupakan pekerjaan lanjutan dari tahun sebelumnya.

“Diharapkan proses pengerjaannya dapat berjalan dengan baik dengan memperhatikan kondisi fisiknya, lingkup pelayanannya serta urgensi kebutuhan masyarakat. Dan juga akan dijadikan sebagai skala prioritas sesuai harapan demi dan untuk Masyarakat Sumba Barat”, ujar Dapawole.

Dapawole juga menyampaikan terima kasih kepada warga masyarakat/pemilik lahan, yang lahan tanahnya di lalui lintasan jalur jalan lingkar/ring road guna mempercepat transportasi dan dapat memberikan manfaat serta dampak bagi kelancaran dan kenyamanan mobilitas masyarakat terutama dalam menunjang aktifitas ekonomi serta pergerakan barang dan jasa dari dan ke Kabupaten Sumba Barat.

“Pembukaan ruas jalan ring road ini, semata – mata untuk kepentingan Masyarakat Sumba Barat. Jangan melihat masa sekarang tetapi harus berpikir lebih maju untuk generasi muda kita”, pesan Dapawole.

“Kepada Direktur PT. Anugerah Karya Bersama Abadi Abednego Nugroho selaku Kontraktor Pelaksana kegiatan tersebut, saya berpesan dan mengingatkan sebagai pengusaha muda di Sumba Barat lakukan pekerjaan ini dengan hati nurani. Berbuatlah yang terbaik untuk Kabupaten Sumba Barat dan lakukan pekerjaan tepat waktu sesuai kontrak, tepat mutu dan tepat volume”, tegas Dapawole.
(Moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

APARATUR SIPIL NEGARA HARUS JADI TELADAN BAGI MASYARAKAT

_Waikabubak – Humas SB_

Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP bertindak selaku Pembina Upacara pada Apel Kesadaran hari ini Kamis, 17 Januari 2019 bertempat di Halaman Kantor Bupati Sumba Barat.

Rangkaian acara Apel kesadaran mulai dari pembacaan Teks Pancasila oleh pembina Apel, pengucapan Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia dan persembahan lagu Revolusi Mental oleh Aparatur Sipil Negara pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat berjalan dengan baik dan lancar.

Wakil Bupati dalam amanatnya membahas tentang kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN). “Saya minta kepada para Pimpinan Perangkat Daerah harus bertindak lebih tegas pada ASN dan TKD di lingkup kerjanya masing – masing. Bagi yang tidak disiplin baik itu dalam hal masuk Kantor maupun mengikuti Apel agar diterapkan aturan Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil”, tegas Toni.

“Tahun 2018 kita berbenah, dan ada hasil terbaik berupa penghargaan yang kita dapatkan. Dan saya berharap tahun 2019 kita melangkah lebih maju dari tahun 2018. Segala kekeliruaan terkait pekerjaan yang menyebabkan pekerjaan kita sering terlambat, janganlah terulang di tahun 2019”, harap Wakil.

Toni juga tak bosan – bosannya mengingatkan tentang kebersihan Kota Waikabubak kepada seluruh ASN dan Tenaga Kontrak Daerah (TKD) lingkup Pemda Kabupaten Sumba Barat.
“Predikat Kota Waikabubak mendapat peringkat Kota Terkotor di Indonesia adalah cambuk untuk Sumba Barat. Karena itu kita sebagai ASN dan TKD harus menjadi teladan bagi masyarakat, jagalah kebersihan Kantor dan kebersihan rumah kita. Ajarkan pada anak – anak kita untuk tertib membuang sampah pada tempatnya. Karena generasi penerus kitalah yang akan menikmati keindahan Kota Waikabubak kelak”, ujar Toni.

Dan saat itu juga Wabup perintahkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat agar melakukan rapat bersama para Kepala Sekolah dari tingkat Taman Kanak – Kanak sampai pada tingkat SMA dalam rangka mengkampanyekan tentang menjaga kebersihan dengan cara tertib membuang sampah pada tempatnya.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Dokumentasi pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini