News

PEMDA SUMBA BARAT LAKUKAN PEMBERSIHAN SAMPAH DI PANTAI RUA

_Rua – Humas SB_

Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan hidup, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat bersama mitra kerja lainnya melakukan pembersihan di pesisir pantai Rua – Kecamatan Wanukaka dengan harapan kegiatan seperti ini memberikan contoh kepada warga masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

“Kegiatan tersebut merupakan perwujudan komitmen dalam menjaga,melestarikan kebersihan terhadap lingkungan, maka dari itu Lingkungan bersih adalah bagian dari pada iman serta dapat menambah semangat yang dengan senantiasa memperbaiki diri dalam berperilaku adil terhadap lingkungan yang bersih dan sehat”

Hal itu di sampaikan Drs. Agustinus Niga Dapawole Bupati Sumba Barat setelah membersihkan sampah sepanjang pesisir pantai Rua – Kecamatan Wanukaka, pada acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2018 tingkat Kabupaten Sumba Barat. (Jumat, 9/11/18).

Menurut Bupati Dapawole, Sampah Plastik merupakan benda yang tidak dapat terurai,sehingga dapat mengakibatkan pencemaran tanah, air dan laut serta dapat menjadi dampak permasalahan peningkatan aktivitas dan kebutuhan manusia,diantaranya penumpukan sampah plastik yang membahayakan ekosistem dan lebih tidak enak di pandang apabila keadaan pantai kotor dan penuh sampah.

Lebih Lanjut, Bupati Dapawole mengatakan prinsip utama yang perlu diterapkan dalam pengolahan sampah plastik secara berkelanjutan antara lain:
1. melaksanakan re-design kemasan dengan cara mengurangi kemasan atau wadah sekali pakai dan meningkatkan agar dapat di guna ulang atau daur ulang.
2.mengurangi timbunan sampah plastik sejak dari sumbernya dengan cara menghindari dan membatasi pengunaan kemasan, bungkus dan kantong belanja plastik sekali pakai (single uce packaging)
3. mendaur ulang kemasan dan wadah plastik yang memang di-design dapat di daur ulang.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2018 mengusung tema “Kendalikan Sampah Plastik”, dan tema ini mengandung Motivasi Kerja secara Sistematis untuk mengatasi sampah, mengurangi sampah, dan mengolah sampah, kemudian melakukan daur ulang, ataupun dikenal dengan istilah 3R (Reduce,Reuse dan Recycle).

Akhir arahannya, Dapawole mengatakan Momentum Bersih Pantai dapat meningkatkan kenyamanan diri sendiri dan orang lain, bersih dari sampah menjadi suatu kebiasaan dan budaya akan tertib membuang sampah pada tempatnya sehingga lingkungan yang bersih akan memberikan fungsinya dan kesejahteraan kepada manusia melalui alam yang tetap terjaga.

Selanjutnya, pada kesempatan yang sama dilakukan penyerahan hadiah kejuaraan lomba berupa pemberian Piagam Penghargaan dan uang pembinaan sesuai dengan kategori lomba kepada :
Piagam Kalpataru, Kampung iklim, Kebersihan tk.SD, Kebersihan tk.SLTP,
Kebersihan tk.OPD dan Pasukan Kuning terbaik.

Hadir pada kesempatan itu, Kajari Sumba Barat, Sekretaris Daerah, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, para Pimpinan OPD, pimpinan BUMN/BUMD, para Camat se Kabupaten Sumba Barat, para ASN dan TKD Lingkup Pemda Sumba Barat, pengusaha hotel, Kepala Desa Rua, tokoh masyarakat dan warga masyarakat Desa Rua.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

WAIKABUBAK KULINER, ALTERNATIF WISATA KULINER DI KOTA WAIKABUBAK

_Waikabubak – Humas SB_

Kota Waikabubak terus berbenah diri dengan diresmikan nya pusat kuliner “Waikabubak Kuliner”yang berlokasi di jalan Kalumbang Waikabubak, olehKetua Tim Penggerak PKK Provinsi Nusa TenggaraTimur, Julie Sutrisno Laiskodat, kamis (8/11/2018).

Dalam pengantar “sekapur sirih” oleh Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole, menjelaskan bahwatempat ini dibangun sebagai alternatif bagi masyarakatwaikabubak maupun para tamu dalam menikmatianeka jenis makanan termasuk makanan khas SumbaBarat.

Pada kesempatan tersebut, Julie Laiskodat mengatakan bahwa kedatangannya beserta rombongan ke Kabupaten untuk turun langsungmelihat kondisi riil di daerah “program-program pembangunan selama ini berjalanparsial”, ujar Julie. Oleh karena itu Julie berharap adakolaborasi antara Pemerintah Provinsi, Kabupaten,Kecamatan sampai ke Desa.

Terkait promosi pariwisata Sumba Barat, Julie berharap semua pihak berbenah diri dengan mempersiapkan berbagai hal antara lain kulinernya. “saya mengapresiasi penyediaan tempat wisata kulinerini sebagai tempat ekspose berbagai jenis makanan,” kata Julie.

Julie juga berharap agar budaya sebagai aset daerahtetap dipertahankan karena budaya sumba memilikinilai jual yang tinggi. “budaya tersebut harus dikemasdengan baik” tambah Julie.

Peresmian tersebut juga dihadiri oleh SekretarisDaerah, Pimpinan Perangkat Daerah, Ketua & Wakil TP PKK Tingkat Kabupaten,Kecamatan dan Desa, Ketua Dharma Wanita Kabupaten Sumba Barat.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

CONSULAT JENDERAL AMERIKA SERIKAT KUNJUNGAN KE SUMBA BARAT

_Weekeraou – Humas SB_

Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menerima kunjungan kerja Consulat General Of The United States Of America di Surabaya bertempat di Ruang Rapat Bupati, Kamis, 8 November 2018.

Mrs.Geneve Menscher bersama Jonathan Baker dan Bonnie bersilatuhrami sekaligus tatap muka dengan Bupati Sumba Barat dan didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Put. Kepala Dinas Pariwisata beserta staf, para Kabid pada Badan Perencanaan Pembangunan serta Kepala Bagian Humas dan Protokol dan para Kasubag. .

Mrs. Geneve Menscher menuturkan, kehadiran pihaknya dalam rangka kunjungan kerja dengan maksud dan tujuan sebagai silaturrahmi kepada pemerintah daerah sekaligus memberi masukan tentang program penghubung regional (regional liaison program) serta mendapatkan informasi lebih mengenai kondisi ekonomi, sosial dan pariwisata serta politik di kabupaten sumba barat.

Dalam acara tatap muka tersebut Bupati Dapawole, memaparkan secara garis besar berbagai potensi Sumba Barat, teristimewa sektor tourism yang telah menjadi leading sektor yang didukung oleh sektor perikanan, pertanian dan sektor peternakan.

Kepala Dinas Pariwisata pada kesempatan itu juga menambahkan bahwa di sumba barat terdapat 2 kampung situs adat yang menjadi kebanggaan dan telah menjadi perhatian dunia, namun mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu.

Lanjutnya, menjelaskan wilayah selatan kabupaten sumba barat telah di tetapkan dan terus dikembangkan menjadi daerah pariwisata dengan krakteristik pantai selatan berbatasan langsungdengan samudera Hindia, kata Dapawole

Lebih jauh, Dapawole mengatakan, sudah banyak investor yang sudah action membangun usaha khususnya di sektor pariwisata, lanjutnya menjelaskan di sumba barat juga terdapat Nihi Sumba Resort terletak di kecamatan wanukaka, Desa Hobawawi yang secara berturut-turut terpilih menjadi Hotel Terbaik Dunia-the best Hotel in the world tahun 2016 dan tahun 2017 versi Tribun Tourism Leisure, dan yang lebih luar biasa di tahun 2018 pulau Sumba ditetapkan sebagai pulau Terindah di Asia, ini merupakan berkat yang luar biasa bagi Kabupaten Sumba Barat sehingga masyarakat bisa menikmati serta memanfaatkan kesempatan demi kesejahteraannya.

Bupati Dapawole dalam kesempatan yang sama kepada Kepala Dinas terkait secara bergantian menyampaikan kondisi wilayah sumba barat yang menjadi trading topik dalam kunjungan tersebut diantaranya :
Pertama :Kadis Kesehatan menyampaikan 10 puskesmas yang beroperasi yaitu, 6 puskesmas rawat inap dan 4 puskesmas rawat jalan, 1 unit RSUD dan 1 unit RS Pratama yang sedang dikerjakan dengan kapasitas 50 tempat tidur dan juga masih mengalami kekurangan dan sangat membutuhkan dokter ahli.
Kedua: Kadis Pendidikan menyampaikan jumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten sedangkan sekolah menengah atas menjadi perhatian pemerintah provinsi, dan menjelaskan tenaga didik khususnya guru bahasa inggris adalah orang lokal yakni orang asli sumba barat, serta masih banyak kekurangan tenaga didik lainnya yang masih belum di anggarkan.
Kemudian Kepala Bagian Ekonomi menambahkan bahwa sektor pertanian merupakan sektor utama mata pencaharian masyarakat sumba barat terutama pada lahan kering dan lahan basah.

Mrs.Geneve, secara tulus mengapresiasi alam pulau Sumba dan khususnya Sumba Barat, “perfect”, kehadiran pihaknya ingin mengetahui lebih dekat kondisi pemerintah daerah di bidang Ekonomi, Pendidikan, Sosial dan Pariwisata serta politik dan pada akhirnya dapat mengenal secara detail,dan ini menjadi perhatian penuh pihaknya dalam membina hubungan persaudaraan dan bernegara melalui komunikasi antar lembaga pemerintah maupun melalui pihak swasta yang saling menguntungkan.

Di akhir pertemuannya, Delegasi Kedutaan Amerika Serikat, Mrs.Geneve dan rombongan menerima cendera mata dari Bupati Sumba Barat berupa penyelempangan kain sebagai simbol selamat datang di Tanah Padaeweta Mandaelu.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

BUPATI DAPAWOLE MELAKUKAN MONITORING RUAS JALAN DI SEPUTARAN KOTA WAIKABUBAK

_Waikabubak – Humas SB_

Untuk memastikan proses pembangunan berjalan terutama kegiatan peningkatan dan pemeliharaan ruas jalan di Kabupaten Sumba Barat, Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole turun melakukan monitoring rencana pembangunan dan peningkatan ruas jalan di seputaran Kota Waikabubak dan beberapa ruas jalan lainnya.

Pelaksanaan kegiatan monitoring, di dampingi Kepala Bidang Bina Marga Dedy Dapadeda,MEng dan Marcorinto J. Sabakodi, ST pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sumba Barat.

“Kegiatan monitoring dimaksudkan untuk mengetahui beberapa ruas jalan yang telah dikerjakan sekaligus memantau beberapa ruas jalan lainnya yang direncanakan akan dikerjakan pada tahun anggaran 2019 agar tepat sasaran sesuai lokasi dan segmen yg dituju”, ucap Bupati Dapawole

Pembangunan jaringan jalan di seputaran Kota Waikabubak diharapkan dapat memberikan manfaat dan dampak bagi kelancaran dan kenyamanan mobilitas masyarakat terutama dlm menunjang aktifitas ekonomi serta pergerakan barang dan jasa di Kabupaten Sumba Barat”, lanjut Dapawole.

Pada kesempatan itu pula, Kabid Bina Marga kepada Humas mengatakan bahwa monitoring pada ruas jalan seputaran Kota Waikabubak juga bertujuan untuk memastikan lokasi ruas jalan yang akan dijadikan skala prioritas dilihat berdasarkan kondisi fisiknya, lingkup pelayanannya, serta kebutuhan masyarakat yang mendesak.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini