Kegiatan Pimpinan

WEBSITE PEMDA SUMBA BARAT RESMI DI LUNCURKAN BUPATI DAPAWOLE

_Waikabubak – Humas SB_
Internet digunakan pemerintah untuk membuat sistem informasi yang bermanfaat mempermudah tugas-tugas pemerintah dan mempunyai kemampuan menghubungkan keperluan masyarakat,bisnis dan kegiatan lainnya dan juga merupakan suatu proses transaksi bisnis antara publik dengan pemerintah pusat melalui sistem otomatis.
Hal itu disampaikan Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole saat menjadi Pembina Apel Kerja Lingkup Pemerintah Daerah yang dipadukan dengan Launching Website Pemda Sumba Barat pada Rabu,10 Oktober 2018 bertempat di Halaman Kantor Bupati Sumba Barat.


Menurutnya Peran dan fungsi Pemerintah Daerah dalam karangka mensosialisasikan kebijakan dan informasi yang cepat,salah satunya dengan membuat portal website. “website,informasi,komunikasi dan transaksi antara masyarakat dan pemerintah dilakukan via internet”ujarnya
Pelayanan Pemerintah pada masyarakat menjadi sangat cepat,service dan informasi dapat disediakan 24 jam sehari, tujuh hari seminggu dan informasi dapat dicari dari kantor, rumah, bahkan mobil dimanapun tanpa hadir secara langsung, tutur Dapawole
“Website Pemda Sumba Barat dapat menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi publik yang cepat, tepat dan akurat kepada publik dan tidak hanya mengikuti trend belaka, tetapi akan difungsikan sebagai media informasi publik”, tegasnya.
Lanjutnya pengelola situs web harus mampu menentukan apa yang diharapkan oleh pengguna mengenai apa yang ada dalam situs web dan juga mampu menampung serta mengelola pesan dan aspirasi masyarakat dan mensosialisasikan kebijakan dan program pemerintah.
Menjadi pekerjaan berat bagi pengelola website terhadap
tantangan yang akan dihadapi sejauh mana penerapan/implementasi IT dalam rangka e-government,bagaimana ketersediaan informasi,aksesbitas dan strategi pengembangannya, ucap Dapawole
Pemanfaaat teknologi komunikasi dan informasi (website) dalam proses pemerintahan akan meningkatkan efisiensi, efektifitas, transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan sebagai sarana promosi dan dapat berpengaruh terhadap kehadiran wisatawan,opini publik dan keputusan insvestor dalam berinvestasi,harap Dapawole mengahkiri sambutanya.


Hadir pada kegiatan itu, Wakil Bupati, Sekertaris Daerah,Para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Para Pimpinan OPD, Para ASN dan TKD Kabupaten Sumba Barat..
MOI

Bagikan Informasi Ini

WAKIL BUPATI TEGASKAN KOMITMEN PEMERINTAH ATAS KETERSEDIAAN AIR BERSIH.

Ketersediaan air bersih yang masih kurang di Sumba Barat saat ini harus menjadi perhatian semua pihak, terutama pemerintah daerah (pemda), kata Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, SP pada Selasa (09/10/2018) ketika melakukan tes titik-titik air untuk rencana pengeboran air tanah yang dilakukan oleh Kabid Air Bersih Dinas PU Kabupaten Sumba Barat.

Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, SP menegaskan akan komitmen Pemerintah Daerah dan terus berupaya menyediakan air bersih di Kabupaten Sumba Barat. Salah satu titik pengeboran air tanah untuk penyediaan air bersih yang telah sukses yaitu di titik Gelora Pada Eweta yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan air bersih rakyat Sumba Barat.

Dinas PU Kabupaten Sumba Barat menargetkan pekerjaan titik air ini untuk kebutuhan di kelurahan Pada Eweta dan sekitarnya dengan debit air 2,1 Liter per Detik atau Per 4 Jam full Bak dengan ukuran 36 meter kubik dan bisa mengairi 25 Rumah/Unit.

Masalah kesediaan Air bersih di Sumba Barat sendiri, bukanlah suatu hal yang dapat diselesaikan oleh satu sektor saja. Air bersih termasuk kebutuhan dasar terpenting dan sangat sensitif dalam kehidupan manusia, sekaligus menjadi salah satu kebutuhan pokok bagi masyarakat.

Kebutuhan dan penggunaan air bersih dari tahun ke tahun semakin meningkat sejalan dengan berkembangnya penduduk dan perumahan. Permasalahan juga timbul dari kebutuhan air bersih yang semakin meningkat, hal tersebut dapat di lihat dari perkembangan masyarakat yang terus meningkat.

Permasalahan lainnya timbul dari ketersediaan air bersih yang tidak merata bagi masyarakat dan belum meratanya pelayanan penyediaan air bersih terutama di pedesaan dan sumber air bersih yang ada belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kedepannya, dengan komitmen yang tinggi dari Pemerintah Daerah dan dukungan dari seluruh masyarakat di Sumba Barat, ketersediaan air bersih sudah tidak akan menjadi kendala lagi.

Sumber : Humas Sumba Barat

Bagikan Informasi Ini

BUPATI DAPAWOLE PESAN PARA WISUDAWAN AKADEMI KEPERAWATAN JAGA PROFESI KEAHLIAN

Waikabubak– Pemda Sumba Barat memiliki kebanggaan tersendiri dengan adanya Akademi Keperawatan Waikabubak (AKPER) sejak didirikan pada tahun 2010 dan telah memberikan kontribusi dan partisipasi positif serta telah melaksanakan empat kali wisuda.

Hal itu disampaikan Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole saat memberikan sambutan pada acara Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Akademi Keperawatan Waikabubak dalam rangka Upacara Wisuda Angkatan Ke VI Akademi Keperawatan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Tahun Akademik 2017/2018, bertempat di aula Akper Waikabubak, Sabtu 6 Oktober 2018.

“Peristiwa ini merupakan tonggak sejarah dan gerak maju yang berhasil yang dicapai dilingkungan pendidikan Akademi Keperawatan (Akper) Waikabubak Pemda Sumba Barat pada khususnya dan Pembangunan Bangsa umumnya”, tuturnya

Lanjut Dapawole Peristiwa wisuda merupakan sebuah upacara yang menandai status ahli madia,yang tidak saja memikul tanggung jawab akademik tetapi tanggung jawab sosial karena melekat dalam diri profesi keahlian yang harus dapat dipertanggungjawaban secara moral dalam pengabdian di tengah- tengah masyarakat.

Lebih jauh Dapawole menegaskan Prinsip yang harus dipedomani yaitu keberhasilan yang bermakna yang membawa kebaikan bagi orang lain. “Mereka yang membawa kebaikan bagi masyarakat pastilah orang-orang yang berhasil” ucap Dapawole mengakhiri sambutannya.

Sidang Senat Terbuka Luar Biasa Akademi Keperawatan Waikabubak Pemda Sumba Barat dibuka oleh Ketua Senat dan juga sekaligus sebagai Direktur Akper Waikabubak Petrus Belarminus, S.Kep.Ns, M.Kep didampingi Anggota Senat Akper Waikabubak.
Hadir pada kesempatan itu Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat, anggota Forkompimda Kabupaten Sumba Barat, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Para Pimpinan OPD Kabupaten Sumba Barat, Para Rohaniawan dan Para Orang Tua/Wali Wisudawan/wisudawati.
(MOI).

Sumber : FB Humas Sumba Barat

Bagikan Informasi Ini

Bupati Sumba Barat Menyampaikan Sambutan Pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Tahun 2018 di Halaman Kantor Bupati Sumba Barat

PERINGATAN HARI KESAKTIAN PANCASILA BUPATI SUMBA BARAT PUNYA PESAN MORAL

Waikabubak, Humas SB. Pesan moral terkait peringatan hari Kesaktian Pancasila hari ini adalah seruan untuk menggelorakan semangat bersatu, berbagi, dan berprestasi. Bersatu artinya kita kembangkan kembali spirit Bhineka Tunggal Ika. Keragaman yang terbentang sepanjang garis khatulistiwa tidak boleh jadi alasan untuk saling membenci, tetapi justru menjadi daya perekat bangsa.

Hal itu diungkapan Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus Niga Dapawole ketika menjadi Inspektur Upacara pada Hari Peringatan Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2018, bertempat di Halaman kantor Bupati Sumba Barat.

Pancasila, menurutnya sebagai kata kunci membangun bangsa yang menghargai keberagaman dalam tamansarinya Indonesia. Maka patut disyukuri di tengah kemajuan jaman, dirimbunnya segala perbedaan yang ada, dapat disatukan dengan konsep Indonesia yang menganut Pancasila.

“Pancasila adalah semangat kita untuk bergandengan tangan menuju cita-cita besar. Maka, kita sebagai anak-anak Bangsa sudah seharusnya selalu menjunjung tinggi nilai-nilai pancasila dalam pola pikir, ucapan, tindakan, sikap, dan perbuatan”, ujar Bupati Dapawole.

Lebih lanjut Bupati Dapawole mengatakan bahwa Peringatan Hari Kesaktian pancasila tahun 2018 yang mengambil thema “Pancasila sebagai landasan Kerja Mencapai Prestasi bangsa” dalam konteks Indonesia hari ini. Thema ini menjadi penting bagaimana kita bisa membangun kebersamaan untuk bekerja tidak saja mengejar prestasi tapi bekerja bagi kemaslahatan umum. Pancasila menjadi titik temu, titik tumpu, dan titik tuju kita bersama, di tengah kemungkinan keterpecahan, kerapuhan landasan, dan disorientasi yang melanda kehidupan kebangsaan.

“kita patut bersyukur di tengah kemajuan jaman, dirimbunnya segala perbedaan yang ada, kita disatukan dengan konsep Indonesia yang menganut Pancasila.” Ungkap Bupati Dapawole.

Mengkahiri sambutannya, Bupati Dapawole berpesan untuk terus meneguhkan diri dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap derap langkap pembangunan dan nafas kehidupan masyrakat. Demikian pula dalam melaksanakan kewajiban melayani rakyat harus memberikan persembahan terbaik buat rakyat.

Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tahun haruslah dijadikan semangat untuk membangun sikap dan komitmen diri dalam membangun Sumba Barat yang berkelanjutan.(Dhi)

Sumber : FB Humas Sumba Barat

Bagikan Informasi Ini