Kegiatan Pimpinan

SEKILAS PEMBANGUNAN SUMBA BARAT

_Gollu Potto – Humas SB_

Sumba Barat terus menggeliat memacu diri dalam membangun dibawah kepemimpinan Drs. Agustinus Niga Dapawole dan Marthen Ngailu Toni, SP sebagai Bupati Sumba Barat dan Wakil Bupati Sumba Barat periode 2016-2021.

Sumba Barat semakin berbenah, baik itu pembangunan fisik maupun non fisik, di Wilayah Selatan Sumba Barat yang meliputi kawasan Kecamatan Wanukaka, Lamboya, dan Laboya Barat dalam kurun 3 tahun terakhir ini mengalami percepatan pembangunan sarana prasarana transportasi seperti hotmix ruas jalan Lapale – Padede Watu – Hoba Wawi dan juga ruas jalan Padede Watu Kabukarudi.

Selanjutnya untuk memperpendek jarak tempuh Waikabubak – Gaura Pemkab Sumba Barat telah memulai pembukaan ruas Jalan Bodo Hula – Gaura sejak tahun 2017 dan tahun 2018 sepanjang 14 KM, bukan hanya itu saja, di Desa Wei Hura Kecamatan Wanukaka telah dibangun Jembatan terpanjang di Kabupaten Sumba Barat yaitu Jembatan Wei Hura (-+ 60 M) yang menghubungkan Desa Wei Hura dan Desa Bali Loku.

Demikian juga Pemkab Sumba Barat telah berhasil merelokasi Lapangan Pahola/Pasola Wanukaka dari Lapangan Wei Hura ke Pahola Desa Pahola pada tahun 2017. Selanjutnya Pemkab juga membangun Rumah Sakit Pratama dengan kapasitas 50 tempat tidur di Hoba Kalla Kecamatan Lamboya.

Sementara di wilayah Utara Pemkab telah membangun 50 unit rumah tinggal di Kawasan Adat Terpencil (KAT) Lokory Kecamatan Tana Righu, di bidang Kesehatan telah dibangun Gedung Rawat Inap Puskesmas Malata.
Di Kecamatan Kota Waikabubak dan Kecamatan Loli juga dibangun Gedung Rawat Inap Puskesmas Tana Rara dan gedung Rawat Inap Puu Weri, masih banyak lagi sarana prasarana fisik yang berhasil dibangun Pemkab yang semuanya untuk peningkatan taraf hidup masyarakat Sumba Barat.

Pada tahun 2018 Pemkab telah membangun sebuah Taman Doa yang terletak di atas bukit di Gollu Potto Kelurahan Soba Wawi Kecamatan Loli.
Taman Doa ini dimaksudkan untuk selanjutnya akan dibangun sebuah patung Kristus yang didedikasikan akan memberkati Kabupaten Sumba Barat. Patung ini adalah symbol pembangunan spiritual masyarakat Sumba Barat, artinya pembangunan yang seimbang antara fisik dan non fisik.

Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole didampingi Kepala Dinas PUPR, Staf Ahli Bupati Sumba Barat Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik serta Asisten Administrasi Umum meninjau secara langsung proses pembangunan awal Taman Wisata Religius dan Monumen Kristus Raja – Gollu Potto, Rabu, 24 Oktober 2018 dan pembangunan tahap awal ini dikerjakan oleh PT. WIJAYA INTI BARSODARA.

Bupati Dapawole kepada Humas Sumba Barat di sela-sela peninjauan tersebut mengatakan bahwa pembangunan Taman Wisata Religius dan Monumen Kristus Raja Gollu Potto adalah wujud pembangunan yang seimbang antara fisik dan non fisik khususnya pembangunan spiritual masyarakat, dengan demikian masyarakat akan sejahtera lahir batin, kata Dapawole.

Lebih jauh Dapawole berpesan kepada Tedjo selaku kontraktor pelaksana pembangunan tahap awal ini untuk bekerja dengan hati, untuk masyarakat Sumba Barat. “Yakinlah bahwa Taman Wisata Religius dan Monumen Kristus Raja Gollu Potto akan menjadi salah satu obyek yang banyak diminati pengunjung yang ingin berdoa maupun ingin menikmati view dari atas bukit ke arah Kota Waikabubak”, kata Dapawole.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

DIALOG PEMERINTAH PROVINSI DENGAN PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA DAN FORKOPIMDA SE PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR

_Kupang – Humas SB_

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur Gelar Dialog Antara Pemerintah Provinsi dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Forum Koodinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Se Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka Mensinergikan Program -Program Strategis 2019-2023 di Daerah Kabupaten/Kota Se Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Mengawali dialog tersebut dilakukan Penandatanganan Pakta Integritas Percepatan Penurunan Angka Kemiskinan dan Percepatan Pembangunan di Provinsi NTT antara Pemerintah Provinsi NTT dan Pemerintah Kabupaten/Kota se NTT, bertempat di Aston Hotel – Kupang, Selasa 23 Oktober 2018.

Bupati Sumba Barat Drs.Agustinus Niga Dapawole kepada Humas SB memberikan apresiasi pada Dialog dan Penandatanganan tersebut sebagai wahana membangun Komitmen bersama Pemerintah dan masyarakat serta para pemangku kepentingan terkait untuk mempercepat penuntasan kemiskinan dan percepatan pembangunan di NTT.

Bupati Dapawole menegaskan penuntasan kemiskinan di NTT mutlak dilakukan bersama oleh semua komponen dan menjadi tanggung jawab bersama serta menambahkan arah kebijakan dan strategis pembangunan 2019-2023 sebagai dasar program kegiatan Visi Misi Pembangunan Daerah Provinsi NTT lima tahun kedepan.

Hadir pada kegiatan itu, Gubernur NTT, Wakil Gubernur NTT, Ketua DPRD Provinsi NTT, para Forkopimda Provinsi NTT, para Bupati/Wali Kota Se Provinsi NTT dan para Forkopimda Kabupaten/Kota Se Provinsi Nusa Tenggara Timur.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

WAKIL BUPATI BUKA KEGIATAN DIKLAT PENGUATAN KEPALA SEKOLAH SD/Mi DAN SMP/MTs DI KABUPATEN SUMBA BARAT

Sebagai insan pendidikan, tentu telah memahami konstribusi yang harus diberikan kepada bangsa dan negara khususnya daerah yang kita cintai ini. Tugas Kepala Sekolah cukup berat, tetapi ini merupakan panggilan, kita harus menghadapinya sebagai sebuah tantangan, kewajiban, amanah bahkan sebagai berkat dalam kehidupan kita.

Hal ini disampaikan Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP pada Kegiatan Diklat Penguatan Kepala Sekolah SD/Mi dan SMP/MTs se Kabupaten Sumba Barat, bertempat di Wisma Mandaelu Kecamatan Kota Waikabubak. (Selasa, 23 Oktober 2018)

Wakil Bupati mengatakan Kepala Sekolah sebagai pimpinan di dalam sebuah sekolah mempunyai tugas yang kompleks dan sangat menentukan maju mundurnya suatu sekolah. “Hari ini kita diajarkan bagaimana menjadi seorang pemimpin yang baik sebagai pendidik, sebagai manager, administrator, supervisor, leader, inovator, motivator, dan sebagainya. Dan semua itu akan menjadi teori saja jika kita tidak memiliki komitmen untuk melakukan dan menerapkan apa yang disampaikan kepada kita”, lanjut Toni.

Ketua tim nara sumber dari LP2KS Solo, Suharto Sisar, S. Pd, MT memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah Sumba Barat yang telah mendukung penuh kegiatan dalam rangka peningkatan pendidikan di Sumba Barat.
“Sumber Dana peningkatan kompetisi kepala sekolah keseluruhannya berasal dari APBD Pemerintah Daerah, hal ini membuktikan bahwa Pemda Kabupaten Sumba Barat sangat mendukung/mensuport penuh”, ujar Sisar. “Sementara APBN sendiri untuk Diklat Kepala Sekolah di tahun 2018 belum ada, masih direncanakan di tahun 2019”, lanjutnya.

Sedangkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat Sairo Umbu Awang, SE selaku Ketua Panitia Pelaksana menyampaikan bahwa peserta diklat berjumlah 131 Kepala Sekolah, yang terdiri dari 90 orang Kepala SD/Mi dan 41 orang Kepala SMP/MTs.

Diakhir sambutannya Wakil Toni menyampaikan atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat, kami mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada Tim LP2KS yang sudah bersedia membantu memberikan Diklat kepada Kepala Sekolah SD/Mi dan SMP/MTs di Kabupaten Sumba Barat.
(Moi)

Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini