Bupati Sumba Barat Berikan Arahan ke Nakes Terkait Semakin Tingginya Lonjakan Kasus Positif Covid-19

Waikabubak_ Terkait lonjakan pasien Positif Covid-19, Bupati Sumba Barat berkunjung ke RSUD Waikabubak dan memberikan arahan ke dokter dan para petugas kesehatan lainnya, Senin (19/07/2021).

Lonjakan kasus Positif Covid-19 yang semakin tinggi di Kabupaten Sumba Barat tentunya mengkhawatirkan semua pihak. Berbagai upaya dan langkah antisipatif yang dilakukan dan diambil Pemda Sumba Barat agar tidak terjadi lagi lonjakan pasien positif covid-19. Jika pun terjadi peningkatan kasus maka akan disiapkan beberapa langkah mengatasi hal itu.

“Terkait lonjakan pasien covid, jumlah kemarin 156 orang yang positif saya kuatir tentang semakin naiknya jumlah pasien covid di Sumba Barat. Apalagi terkait berkumpulnya orang di tempat duka, juga kegiatan-kegiatan pesta ini yg memberi kontribusi naiknya jumlah pasien covid. Saya lihat banyak yang tidak pake masker”, ujar Bupati Yohanis Dade.

Kita belajar dari kejadian Bupati Lembata. Kita akan koordinasi dengan aparat keamanan kita harus tegas sudah.

Saya akan tegaskan ke kecamatan dan desa terkait protokol kesehatan jika ada yang melanggar akan saya copot pejabatnya”, kata Bupati Sumba Barat.

Bupati Sumba Barat mengungkapkan bahwa akan mengkaji betul soal penempatan tenaga dokter dan mengatur pembagian tugas dokter merata ke setiap Puskesmas yang ada, sehingga pelayanan kesehatan dapat optimal dilakukan.

“Nanti kita lihat pemondokannya biar pelayanan bisa maksimal. Jangan sampe keteledoran kita ada pasien yang tidak tertangani, karena dokter tidak berada di tempat. Saya Minta dimana ditempatkan harus menerima itulah bentuk pelayanan. Kita bersyukur di Sumba Barat jaraknya tidak ada yg terlalu jauh”, ungkap Bupati Yohanis.

Bupati juga kembali menegaskan bahwa petugas kesehatan biar harus bisa memberikan contoh, masyarakat harus dilayani dengan ramah sesuai protap.

“Jangan berpikir karena dekat dengan bupati atau sudah PNS terus seenaknya. Saya tidak minta banyak dari bapak Ibu sekalian, saya minta kita melayani dengan hati jangan lihat orang lain karena pakaiannya. Layanilah masyarakat dengan rendah hati”, tegas Bupati Yohanis.

Bupati Sumba Barat juga meminta semua NAKES menjaga kesehatan masing-masing. Jika kinerja nakes ini menurun maka akan berpengaruh terhadap masyarakat.

Saya minta tugas dan panggilan para dokter itu sangat mulia, saya sepakat jgn ada yg melecehkan profesi dokter.

Dalam kesempatan itu, Bupati Yohanis terkait pasien isolasi mandiri penempatannya harus terpusat agar mudah dikontrol dan dokter dapat memberi pelayanan maksimal sehingga dapat memberi penguatan serta mereka tidak merasa ditinggalkan.

“Kalo ada pasien yang bandel, ngeyel, saya minta maaf saya minta dokter sabar, saya tau bahwa Nakes sudah bekerja melebihi waktunya. Bekerja saja pasti nanti diperhitungkan.

Saya minta kita bekerja tidak menunggu anggaran karena banyak anggaran yang di refocussing, sebagian anggaran ini habis untuk penanganan covid”, harap Bupati.

(Dhi)

Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

 

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *