BUPATI SUMBA BARAT MEMBUKA KEGIATAN PENINGKATAN KAPASITAS TIM PEMBINA UKS/M

Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan pada anak usia dini dan usia sekolah melalui program Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M), dilakukan kegiatan Peningkatan Kapasitas Tim Pembina UKS/M di Aula Alfa Omega yang di Buka oleh Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH, Rabu (03/11/2021).
Kegiatan ini menghadirkan narasumber pembina Analis Pengembangan Sarana Prasarana Setditjen PAUD, DIKNAS dan DIKMEN pada Kemendikbudristek RI, Bapak Agus Suharyanto, MA dan Kasubag Kesejahteraan dan Pelayanan Dasar pada Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi NTT.
Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atau penghargaan serta ucapan terima kasih atas dilaksanakannya kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan peningkatan kapasitas Tim Pembina UKS yang diselenggarakan merupakan kegiatan strategis dalam pembinaan dan pengembangan, terutama dalam menyatukan persepsi, meningkatkan kordinasi, motivasi dan sinkronisasi dalam pelaksanaan UKS baik pembinaan dan pengembangan UKS ditingkat kabupaten, kecamatan, desa/kelurahan dan di sekolah/madrasah dengan sasaran pembinaan dan pengembangan pada anak-anak usia sekolah.
“Anak usia sekolah merupakan generasi penerus dan asset bangsa, sebab dipundak mereka terletak masa depan negara ini. Untuk menjaga dan melindungi asset bangsa, dibutuhkan kerjasama multi pihak untuk dapat memberikan yang

terbaik

bagi mereka. Diusia ini, anak-anak membutuhkan pengetahuan, ketrampilan dan asupan makanan bergizi untuk Pertumbuhan dan perkembangan yang maksimal.”ungkapnya.

Dijelaskan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 Bab V tentang Kesehatan dalam pasal 45 ayat 1 menyebutkan, bahwa kesehatan sekolah diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan hidup peserta didik dalam lingkungan hidup sehat, sehingga peserta didik dapat belajar, tumbuh dan berkembang secara harmonis dan optimal menjadi sumber daya manusia yang lebih berkualitas.
Untuk melaksanakan amanat UU tersebut, telah diterbitkan surat keputusan bersama 4 menteri, yaitu Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Kesehatan, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Nomor 6/X/PB/2014: Nomor 73 Tahun 2014: Nomor 41 Tahun 2014 dan Nomor 81 Tahun 2014 tentang Pembinaan dan Pengembangan Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M).
Dalam pasal 4 dan 5 mengamanatkan bahwa kegiatan pokok UKS/M yaitu penanaman dan pembudayaan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Penyempurnaan Pedoman Pelaksanaan UKS /M di sekolah merupakan implementasi Peraturan Bersama (PB) empat Kementerian. Oleh karena itu, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, sebagai Tim Pembina UKS/M Tingkat Pusat yang secara teknis melakukan dan menyiapkan kebijakan, standar pedoman serta pembinaan secara berjenjang dimulai dari Tim Pembina UKS/M Provinsi, Tim Pembina UKS/M Kab / Kota, Tim Pembina UKS/M Kecamatan hingga Tim Pelaksana UKS /M.
Penyempurnaan pedoman ini dilakukan berdasarkan masukan dari berbagai pihak mulai dari tim pembina daerah sampai tingkat pusat yang berkomitmen untuk terlaksananya UKS/M di sekolah.
“Hal ini bertujuan bahwa pelaksanaan UKS/M dapat lebih berdaya guna dan berhasil guna, yang sesuai dengan tujuan pendidikan nasional, yaitu untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertagwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.” jelas Bupati Yohanis mengakhiri sambutannya. (Dhi)
Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *