Berita Umum

Serah Terima Jabatan / Pelaksanaan Tugas Bupati Sumba Barat

Waikabubak, 17/02/2021 – Bupati Sumba Barat, Drs. Agustinus N. Dapawole didampingi Wakil Bupati Sumba Barat, Marthen Ngailu Toni, SP menyerahkan pelaksanaan tugas Bupati kepada Pelaksana Harian Bupati, Drs. Daniel B. Pabala, karena telah berakhir masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat periode 2016-2021. Hal ini didasarkan pada Instruksi Gubernur Nusa Tenggara Timur tentang penunjukan Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat, dan menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri tentang Penegasan Pelaksana Harian Kepala Daerah. Melalui surat tersebut, untuk menjamin kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan, Gubernur diminta untuk menunjuk Sekretaris Daerah sebagai Pelaksana Harian Bupati, untuk mengisi kekosongan jabatan Bupati sampai dengan dilantiknya Penjabat Bupati atau Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

Penyerahan pelaksanaan tugas Bupati yang bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat ditandai dengan penandatangan Berita Acara Serah-Terima Jabatan dari Bupati Sumba Barat kepada Pelaksana Harian Bupati Sumba Barat, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan Memori Pelaksanaan Tugas Bupati Sumba Barat masa jabatan 2016-2021.

Melalui sambutannya, Agustinus N. Dapawole, selaku Bupati Sumba Barat dan mewakili Wakil Bupati Sumba Barat masa jabatan 2016-2021 mengucapkan terima kasih kepada rakyat Sumba Barat yang telah memberikan kepercayaan sebagai Bupati pada 5 (lima) tahun yang lalu. Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat, DANDIM 1613, Polres Sumba Barat, DPRD Kabupaten Sumba Barat, dan semua Perangkah Daerah/Unit Kerja yang telah mendukung dan bekerja sama dalam membangun Sumba Barat selama 5 (lima) tahun. Pada kesempatan tersebut pula, Beliau meminta maaf jika selama kepemimpinannya ada kesalahan dan tindakan yang kurang berkenan. Dan Beliau juga meminta kepada Perangkat Daerah untuk mendukung Daniel Pabala sebagai Pelaksana Harian Bupati, sehingga penyelenggaraan pemerintahan tetap berjalan. Dalam sambutannya, Daniel Pabala mengucapkan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat atas dedikasi dan pengabdian kepada Kabupaten Sumba Barat selama 5 (lima) tahun.

Acara Serah-Terima Jabatan tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumba Barat, DANDIM 1613, perwakilan Polres Sumba Barat, Kepala Kantor Pengadilan Agama Waikabubak, Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, dan para Camat se-Kabupaten Sumba Barat.

(Dr.)

Bagikan Informasi Ini

Bupati Dapawole Hadiri Natal Bersama Keluarga Besar Kecamatan Loli

Waikabubak – Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menghadiri acara Natal bersama Keluarga Besar Kecamatan Loli bertempat di Aula Kantor Camat Loli. Jumat, (15/01).

Mengawali sambutannya Bupati Dapawole mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2021 bagi seluruh masyarakat di Kecamatan Loli.

Selanjutnya Bupati Dapawole menyampaikan beberapa unsur utama agar kehidupan sebagai keluarga Allah dapat terpelihara serta hidup dalam kedamaian.

“Yang pertama, kita harus berdamai dengan Tuhan sebagai makhluk ciptaan-Nya dengan melaksanakan firmanNya dengan penuh keimanan, dan selalu berserah dan bersyukur”, ujar Dapawole.

“Selanjutnya kita berdamai dengan sesama umat manusia, artinya tidak ada lagi kebencian, tidak ada lagi permusuhan baik antar kelompok masyarakat, ras , suku, maupun agama”, lanjutnya.

Kemudia Dapawole menyampaikan unsur yang ketiga, yaitu berdamai dalam lingkungan keluarga kita sendiri, sehingga tercipta keharmonisan dan keakraban, berikanlah contoh dan teladan yang baik kepada anak-anak bahkan bagi keluarga yang lain.

Dan yang terakhir, kata Dapawole, “kita berdamai dengan alam dan lingkungan di sekeliling kita, sebab sebagai umat ciptaan Tuhan, kita berkewajiban menjaga dan melestarikan lingkungan hidup dimanapun kita berada, sehingga tercipta kedamaian”.

Pada kesempatan itu pula Bupati Dapawole mangatakan bahwa Natal tahun 2020 ini agak berbeda dengan perayaan-perayaan Natal sebelumnya, hal ini disebabkan oleh Pandemi Covid-19 yang melanda bangsa kita, dan berdampak sampai di Kabupaten Sumba Barat.

Oleh karena itu Bupati Dapawole menghimbau agar masyarakat di Kecamatan Loli khususnya dan Kabupaten Sumba Barat umumnya harus tetap taat dalam menjalankan protokol kesehatan sehingga penularan Covid-19 ini dapat dicegah.

Hadir pada kesempatan itu Camat Loli, Kapolsek Loli, para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Sumba Barat, Ketua TP PKK Kecamatan Loli, para Lurah dan Kepala Desa, Babinsa Loli, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, serta seluruh staf pada Kantor Camat Loli.

(moi)

Bagikan Informasi Ini

Bupati Dapawole Tanda Tangan Berita Acara Kesepakatan tentang Pelaksanaan Ritual dan Atraksi Pasola Tahun 2021

Waikabubak – Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole melaksanakan Rapat bersama para Rato Adat Ritual Pasola bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat. Kamis, (14/01).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bupati Dapawole tersebut, dihadiri oleh Kapolres Sumba Barat, Dandim 1613 Sumba Barat, Penjabat Sekretaris Daerah, Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja, Camat Wanukaka, Camat Lamboya, Camat Laboya Barat, para Rato Adat Ritual Pasola, dan tokoh masyarakat dari 3 kecamatan penyelenggara Pasola.

Berdasarkan hasil rapat dan diskusi yang berlangsung dan demi keselamatan bersama serta dengan memperhatikan Maklumat Kapolri Nomor: Mak/2/III/2020 tentang Kepatuhan Terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran Virus Corona (Covid-19), maka terciptalah suatu kesepakatan yang menyatakan:

  1. Bahwa pandemi Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat merupakan ancaman yang nyata bagi keselamatan Masyarakat Sumba Barat;
  2. Bahwa Atraksi Pasola akan membentuk kerumunan orang (masyarakat) dalam jumlah besar yang berpotensi memudahkan penularan Covid-19 karena pelaksanaan protokol kesehatan termasuk jaga jarak antara penonton/pengunjung sulit diwujudkan;
  3. Bahwa Ritual Adat Pasola yang dilaksanakan oleh masyarakat di 3 (tiga) Kecamatan tetap dilaksanakan namun terbatas pada acara Ritual Marapu bukan Atraksi Pasola;
  4. Bahwa atraksi saling melempar kayu (Pasola) antara pemain Pasola di Kecamatan Lamboya, Kecamatan Wanukaka, Kecamatan Laboya Barat ditiadakan, hanya disimbolkan olah para Rato Adat;
  5. Bahwa Atraksi Tinju Tradisional di Teitena Desa Baliloku Kecamatan Wanukaka ditiadakan, sedangkan Ritual Adat Tinju (Pajura) tetap dilaksanakan oleh para Rato Adat. (H&P)
Bagikan Informasi Ini

Buka Kegiatan KML Pramuka Kwartir Cabang Sumba Barat, Ini Pesan Bupati Dapawole

Waikabubak_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole membuka dengan resmi Kegiatan Kursus Mahir Lanjutan Pramuka bertempat di Halaman SMP Negeri 3 Waikabubak. Selasa, (12/01)

Bupati Dapawole berpesan kepada pembina pramuka yang mengikuti kegiatan KML agar menjadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar, berkarya, dan membangun semangat persatuan sebagai sesame anak bangsa.

“Kegiatan ini harus ada outcome yang menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat, khususnya dalam menekan pergaulan anak-anak yang saat ini sangat mengkhawatirkan, menangkal agar anak-anak tidak terlibat atau tidak terjerumus pada hal-hal yang negatif atau tidak produktif”, ujar Dapawole yang juga bertindak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Sumba Barat.

Dapawole mengatakan agar peserta kursus mampu mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang didapat dalam kegiatan tersebut kepada peserta didiknya yang terlibat dalam organisasi kepramukaan.

Diakhir sambutannya Bupati Dapawole mengharapkan dukungan dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan KML untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tetap mentaati protokol kesehatan penanganan Covid-19 yakni harus memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Selanjutnya Ketua Kwartir Cabang Pramuka Sumba Barat Yohanis Kariam, SH melaporkan Kegiatan KML ini akan dilaksanakan selama 6 hari, mulai dari 12 s/d 17 Januari 2021 bertempat di SMPN3 Waikabubak. Narasumber yaitu para pelatih pramuka yang berijasah kursus pelatih dasar dan kursus pelatih lanjutan Sumba Barat dan Sumba Timur. Jumlah peserta kursus sebanyak 25 orang dan dana yang digunakan yaitu sebanyak Rp64 Juta.

Hadir pada kesempatan itu Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua Kwartir Cabang Pramuka Sumba Barat, Kepala Pelaksana BPBD, Pejabat yang mewakili Kapolres Sumba Barat, para Kepala Sekolah selaku Kamabigus Pramuka, Kakak Pelatih Pramuka Sumba Timur, dan Kakak-kakak Pembina Pramuka Cabang Sumba Barat.

(Moi)

Bagikan Informasi Ini