Berita Daerah

Asisten II Adakan Rakortas

Waikabubak, 07/05/21 – Menindaklanjuti penegasan Bupati Sumba Barat dalam pertemuan lalu, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ir. Maxi Millian O. ST. Nange, M.Si mengadakan Rapat Koordinasi Organisasi Perangkat Daerah yang berada dalam koordinasinya, selepas kegiatan Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Sumba Barat , bertempat di Ruang Rapat Asisten II.

Pada kesempatan tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan beberapa pokok arahan rapat guna ditindaklanjuti para pimpinan OPD peserta rapat yaitu:

  1. Agar para pimpinan OPD menindaklanjuti arahan dan penegasan Bapak Bupati Sumba Barat dalam rangka mendukung program 100 hari kerja,
  2. Menegakkan disiplin masuk keluar kantor pegawai di lingkungan OPD masing-masing,
  3. Mendukung penyusunan RPJMD agar selesai tapat waktu dengan menyampaikan program kegiatan sesuai dengan Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati.
  4. Mempercepat pelaksanaan pekerjaan yg dipihakketigakan.
  5. Fokus untuk mengembangkan program kegiatan di masing-masing OPD yang menjadi kebutuhan rakyat serta yang berpotensi dapat meningkatkan PAD dan mendukung Pariwisata.
  6. Saling berkoordinasi dan mendukung antar OPD dalam melaksanakan Visi Misi.
  7. Tegak lurus dan loyal terhadap kebijakan serta keputusan yang telah ditetapkan oleh Pimpinan.

Nampak hadir dalam pertemuan terbatas tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Plt. Kadis Perikanan selaku pimpinan rapat, Kepala Dinas Peternakan, Kepala DPMPTSP, Kadis Pangan, Kadis Perindang, Kadis Pertanian, Kadis Pariwisata, Kadis Koperasi beserta sekretaris, Kepala Bappeda, Kepala Balitbang, Kepala DLH, Kepala Dinas Perhubungan, Sekretaris Dinas Transnaker, Kabag ESDM dan Kehutanan, Kabag Kesra, Kabag Administrasi Pembangunan, Kabag Ekonomi, dan Kabag PBJ.

Rakortas Bidang Perekonomian dan Pembangunan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulannya. (DKIPS)

Bagikan Informasi Ini

Pastikan Perbaikan Ruas Jalan Waibangga Jalan Lancar, Bupati dan Wabup Sumba Barat Turun Langsung ke Lokasi

Tanarara_ Untuk memastikan proses perbaikan jalan Waibangga yang rusak dan selama ini banyak dikeluhkan warga, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH bersama Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, didampingi Assisten Administrasi Umum, Kepala Dinas PUPR, Camat Loli, Kepala Desa Tanarara, dan para pengusaha meninjau langsung titik jalan yang sedang dilakukan proses perbaikan secara swadaya guna memastikan proses perbaikan berjalan dengan lancar. Jumat, (07/05/2021).
Ruas jalan Waibangga adalah jalan Provinsi yang merupakan jalan yang menghubungkan ibu kota provinsi dengan ibu kota kabupaten/kota, antar ibu kota kabupaten/kota, dan jalan strategis provinsi. Kewenangan jalan provinsi berada di bawah pemerintah provinsi NTT.
Selama ini jalan Waibangga dikeluhkan warga karena sudah lama mengalami kerusakan. Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat setelah dilantik adalah memfasilitasi perbaikan jalan tersebut melalui dukungan pengusaha di Sumba Barat secara swadaya.
“Jalan Waibangga kita tau bersama merupakan jalan raya provinsi yang menjadi tanggungan Pemerintah Provinsi NTT tentunya. Namun, sebagai Kepala Daerah saya tidak bisa menutup mata karena jalan ini dipergunakan oleh masyarakat juga merupakan akses transportasi masyarakat Sumba Barat”, ungkap Bupati Yohanis pada kesempatan tersebut.
Sejumlah alat berat dan bahan material juga langsung dikerahkan ke lokasi untuk memperbaiki akses jalan Waibangga yang berlubang atau rusak dengan pengerjaan agregat/sirtu dibeberapa titik sekitar 8 km.
Bupati menyebutkan pengerjaan perbaikan ini yang diperkirakan selesai satu hari namun ternyata bisa lebih dari dua hari dikarenakan jalan yang sudah sekian lama mengalami kerusakan parah.
Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.
Bagikan Informasi Ini

Pelaksanaan Kegiatan Jum’at Bersih

Waikabubak | Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH, baru menjabat dalam hitungan hari. Tak mau menunggu lama, Bupati langsung mencanangkan program 100 hari dengan tiga agenda pokok yakni kebersihan lingkungan, penerangan jalan dan penataan aset daerah dalam upaya percepatan penyelesaian masalah di wilayahnya.

Khusus permasalahan kebersihan lingkungan, beliau meminta kepada seluruh lapisan masyarakat, ASN dan TKD untuk bisa bekerjasama menciptakan lingkungan Sumba Barat yang bersih. “Mari Kita Bersama Menjaga Kebersihan Kabupaten Kita Agar Kita Keluar dan Tidak Lagi Mendapat Predikat Kota Terkotor” Ujarnya.

Menyikapi permasalahan sampah dan kebersihan lingkungan Bupati Sumba Barat mengeluarkan edaran terkait Pengelolaan Persampahan, Kebersihan Dan Keindahan Kota Waikabubak. Edaran tersebut bertujuan agar seluruh warga masyarakat Sumba Barat, khususnya Kota Waikabubak, Kantor Pemerintah, BUMN, BUMD, Kantor Swasta, Sekolah – Sekolah, Rumah Sakit, Puskesmas, Tempat perbelanjaan, gedung dan toko untuk menjaga, melaksanakan dan memelihara kebersihan lokasi masing – masing serta wajib menyiapkan sarana prasarana  kebersihan secara mandiri.

Melalui edaran itu juga, kembali kegiatan Jum’at bersih digalakkan yang melibatkan seluruh Aparatur Sipil Negara dan Tenaga Kontrak Daerah pada setiap Perangkat Daerah dan Unit Kerja Lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat untuk melaksanakan kerja bakti membersihkan lingkungan khususnya lingkungan Kota Waikabubak.

MARI WUJUDKAN SUMBA BARAT YANG MAJU DAN BERSERI (BERSIH, RAPIH DAN INDAH).

Bagikan Informasi Ini

Bupati Sumba Barat Serahkan SK Penempatan CPNSD Formasi Tahun 2019

Waikabubak, 06/05/2021 – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Drs. Daniel B. Pabala dan Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan, Woldeman H. Wello, S.Si, M.Si menyerahkan Surat Keputusan (SK) Bupati Sumba Barat tentang Penempatan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Formasi Tahun 2019 Lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat. Selain SK, Bupati Sumba Barat juga menyerahkan Surat Pernyataan Melaksanakan Tugas (SPMT) kepada CPNSD.

Kepala BKPP, Woldeman H. Wello melaporkan kepada Bupati Sumba Barat bahwa CPNSD Formasi Tahun 2019 berjumlah 112 orang, yang terdiri dari 60 orang
Tenaga Pendidik, 29 orang Tenaga Kesehatan, dan sebanyak 23 orang Tenaga Teknis. Beliau juga mengatakan bahwa CPNSD Formasi Tahun 2019 telah melaksanakan 2 tahap orientasi. Tahap pertama yaitu orientasi dilakukan di Aula Kantor BKPP selama 2 (dua) Minggu. Pada tahap pertama, CPNSD diberikan materi seputar ruang lingkup Aparatur Sipil Negara (ASN). Tahap kedua yaitu CPNSD melakukan orientasi di setiap Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat selama kurang lebih 3 (tiga) bulan. Selama orientasi, CPNSD juga telah dievaluasi berdasarkan penilaian dari masing-masing Perangkat Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH menegaskan bahwa CPNSD harus bekerja dengan disiplin, jujur, inovatif, dan beretika. Disiplin yang dimaksud Beliau adalah disiplin waktu masuk kantor dan keluar kantor. Jujur dalam menyelesaikan pekerjaan. Inovatif yaitu bekerja dengan kreatif. Beretika yaitu menghargai pimpinan dan orang yang lebih tua.

Kegiatan yang bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat ini dihadiri Asisten dan Staf Ahli Bupati pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat dan para CPNSD Formasi Tahun 2019.

=dkips=

Bagikan Informasi Ini