Kegiatan Pimpinan

BUPATI DAPAWOLE : TERUS BENAHI SARANA DAN PRASARANA DI RSUD WAIKABUBAK

_Waikabubak – Humas SB_

Sarana dan Prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waikabubak terus berbenah dan terus ditingkatkan. Hal ini merupakan komitmen Pemerintah dalam meningkatkan mutu pelayanan, kualitas dan kuantitas termasuk manajemennya terus di tata dengan baik sesuai ketentuan perundang-undangan.

 

Demikian Drs. Agustinus Niga Dapawole, Bupati Sumba Barat menyebutkan hal itu di Halaman RSUD Waikabubak ketika memberikan sambutan pada acara Peresmian Gedung IGD, Gedung Kebidanan dan Rumah Dinas Dokter, Sabtu, 06 April 2019.

Bupati Dapawole menyatakan Pemerintah Daerah berkomitmen sedikit demi terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana. tidak hanya itu, para tenaga medis dan para dokter juga terus bekerja keras dalam memberikan pelayanan secara prima, mudah, cepat dan ramah terhadap pasien.

Sebelumnya, Romo Fredy Pr dalam kesempatan itu memimpin ibadah sabda dan mengutip khotbah singkatnya, “Perumpamaan 2 buah Rumah yang dibangun”, satu rumah dibangun diatas batu dan satu rumah dibangun di atas pasir, artinya Rumah yang didirikan diatas batu sama dengan orang bijak, hidup dalam kebijaksanaan dan melibatkan Tuhan, sedangkan Rumah yang didirikan diatas Pasir sama dengan orang bodoh.

Lebih sederhana pengertiannya, “Semakin kuat pondasi sama dengan membangun kekuatan, dalam kategori membangun kualitas yang kokoh, seperti Negara Kita Kuat karena Dasar Negara Kita adalah Pancasila sama halnya orang yang hidup dalam kebijaksanaan adalah orang yang mulia, bekerja sesuai tugas yang di emban.”

Pada tempat yang sama, dr. Bringin Pasaribu, Direktur RSUD Waikabubak menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati, Wakil Bupati, Sekda dan seluruh pihak terkait yang telah mendukung dan juga memberikan suport dalam peningkatan mutu dan kinerja pelayanan di Rumah Sakit.

Bringin Pasaribu juga berharap, para dokter, tenaga medis dan seluruh staf di rumah sakit agar bekerjalah dengan tulus, cintailah pekerjaan yang kalian emban, lakukan pelayanan dengan ramah, cepat, murah dan tanggung jawab. Ia pun mengatakan akan terus berbenah manajemen di Rumah Sakit sesuai dengan ketentuan perundang – undangan.

Selanjutnya, Bupati Dapawole berharap, para dokter dan tenaga medis di RSUD Waikabubak terus memberikan pelayanan yang terbaik serta tidak boleh pilih kasih dalam pelayanan terhadap pasien.

“RSUD Waikabubak telah di Akreditasi satu tingkat utama/bintang 4, berkaitan dengan itu, mutu pelayanan perlu di tingkatkan, termasuk manajemennya di tata dan menjadi garda terdepan menuju Rumah Sakit Rujukan di daratan Pulau Sumba”, tegas Dapawole.

 

Usai memberikan sambutannya, Bupati Dapawole didampingi Sekretaris Daerah, Drs. Umbu Dingu Dedi, M.Si dan Romo Fredy Pr melakukan pengguntingan pita kemudian dilakukan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sumba Barat dan disaksikan Dandim 1613 Sumba Barat, Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, Pimpinan OPD Kabupaten Sumba Barat, Ketua TP. PKK, para Dokter, Tenaga Medis serta seluruh undangan yang hadir, selanjutnya melakukan peninjauan gedung baru.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

BUPATI DAPAWOLE : PEMILU BERDAULAT NEGARA KUAT

_Waikabubak – Humas SB_

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Barat menggelar Color Run dan Konser Musik Pemilu bertempat di Terminal Bus Weekerau, Sabtu, 6 April 2019.

Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menghadiri kegiatan dimaksud dan mengatakan kegiatan Color Run dan Konser Musik Pemilu 2019 bertujuan untuk melangkah bersama dalam pemilu damai yang akan dilaksanakan pada Rabu, 17 April 2019 mendatang.

Sebelumnya dan merupakan bagian dari rangkaian acara, peserta Color Run melakukan jalan santai melintasi seputaran jalan Weekerou dan melakukan sosialisasi di pasar Weekerau terkait tata cara pelaksanaan pemilu sekaligus menghimbau kepada para pedagang dan masyarakat setempat untuk datang dan hadir ke TPS agar memberikan hak suaranya sesuai hati nurani pada pelaksanaan pesta demokrasi.

Bupati Dapawole dalam sambutannya mengatakan tema Pemilu 2019 “Satu Tujuan Melangkah serta Pemilih Berdaulat Negara Kuat” hal ini dimaksudkan adanya komitmen bersama antara semua pihak untuk menselaraskan satu visi yakni menyukseskan pemilu serentak agar terlaksana dengan aman, damai dan tertib.

Menurut Dapawole, Pemilu merupakan wujud nyata dalam pelaksanaan prinsip demokrasi dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara diantara para stakeholder mulai dari pemerintah, penyelenggara dan pengawas pemilu, partai politik, calon dari partai maupun perseorangan dan masyarakat.

Bupati Dapawole menghimbau kepada seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih, agar dapat berpartisipasi dalam pemilihan nanti untuk menyalurkan aspirasinya serta menjaga kedamaian dan keamanan bersama TNI/Polri dan selanjutnya ia menegaskan “tidak boleh golput”.

Dapawole juga menyatakan, Konser bertajuk dalam pemilu dan merupakan momentum untuk mensosialisasikan dan menyebarluaskan informasi tentang penyelenggaraan pemilihan umum kepada masyarakat/stakeholder untuk turut menyuksukeskan pemilu serentak tahun ini, sehingga partisipasi masyarakat lebih meningkat dari tahun sebelumnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Dapawole berpesan, “pilihan boleh berbeda, tetapi kita semua tetap bersaudara, jadikan pemilih yang bermartabat, berdaulat adil dan makmur, hindari berita hoax yang tidak jelas sumbernya”.

Dalam kesempatan yang sama, Sophia Marlinda Djami, S.Hut, Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat menyatakan jadikan Pemilu tahun 2019 yang bermartabat, berdaulat adil dan makmur.

Sophia juga menyampaikan ingin meningkatkan sosialisasi untuk pelaksanaan pemilu, tata cara pemilu. Ia pun mengajak seluruh komponen terkait untuk mari kawal bersama dan secara bersama-sama mengadakan deklarasi damai, janji dengan diri kita, janji dengan yang sang kuasa untuk menjaga keamanan di tempat kita tinggal, sehingga terwujud dan sukses pemilu sesuai keinginan kita semua.

Acarapun dilanjutkan dengan Doa Bersama Lintas Agama, Deklarasi Pemilu oleh seluruh peserta yang Hadir, Penandatanganan Deklarasi Kampanye Damai, Sosialisasi Oleh KPU dan Pengumunan Pemenang Lomba Pentas Seni KPU dan Pemberian Hadiah Lomba Jingle Pemilu, Lomba Flas Mob dan Lomba Dance Flobamora.

Hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Drs.Umbu Dingu Dedi, M.Si, Anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri Waikabubak, FKUB, Pimpinan OPD Kabupaten Sumba Barat, Ketua dan Anggota Partai Politik, Anggota Komisioner KPU, Bawaslu, Masyarakat Kabupaten Sumba Barat.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

TIM PERUMUS DAN PROGRAM INOVASI DAPAT APRESIASI DARI BUPATI DAPAWOLE

_Waikabubak – Humas SB_

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat mengapresiasi dan berterima kasih terhadap kinerja tim perumus dan program inovasi yang telah membantu menyelesaikan Peraturan Bupati tentang pedoman Pelaksanaan Literasi Sumba Barat”.

Demikian disampaikan Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole ketika memberikan arahan pada acara Penandatanganan Peraturan Bupati Tentang Pelaksanaan Gerakan Literasi di Kabupaten Sumba Barat, Jumat, 5 April
2019, bertempat di Ruang Rapat Bupati.

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Marthen Ngailu Toni,SP, Sekretaris Daerah Drs. Umbu Dingu Dedi, MSi, para Asisten, Provincial Manager Program Inovasi Bapak Hironimus Sugi, Tim Perumus yakni Kepala Badan Perencanaan Daerah, Kepala Inspektorat, Kepala Badan BKPP, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Persandian, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perpustakaan, Sekretaris Dinas PMD dan Kabag Humas dan Protokol pada setda Kabupaten Sumba Barat.

Dapawole berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi upaya mewujudkan tata kelola pendidikan yang baik di pulau Sumba dan lebih khusus di Kabupaten Sumba Barat. Persoalan literasi di Sumba Barat belum tuntas, dikarenakan masih banyak anak-anak di sekolah khususnya kelas awal belum bisa membaca bahkan masih ada yang belum mengenal bunyi huruf dengan benar.

“Persoalan Literasi ini bukan hanya persoalan dinas pendidikan saja, melainkan semua perangkat daerah terkait harus mampu memberikan contoh sebuah gerakan masif di Kantor Lingkungan Pemerintah Daerah tempat Bapak ibu berkerja”, ucap Dapawole.

Dapawole juga menyampaikan Peraturan Bupati ini bukanlah titik kulminasi dalam perjuangan pengentasan persoalan literasi, tetapi sebagai langkah awal untuk menyelesaikan persoalan literasi di Sumba Barat, Perbup harus disosialisasikan pada seluruh sekolah dan seluruh kepala desa, masyarakat serta seluruh perangkat daerah.

“Oleh karena itu, saya perintahkan seluruh perangkat daerah terkait, harus mampu menjabarkan dalam program kegiatan rutin dan berkelanjutan sesuai dengan kewenangan masing – masing”, tegas Dapawole.

Akhir arahannya, Bupati Dapawole mengajak seluruh perangkat daerah terkait untuk sama-sama bergandengan tangan dan menyatukan sikap untuk bertekad agar Kabupaten Sumba Barat terbebas dari persoalan literasi di Sumba Barat.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini

BUPATI DAPAWOLE LAKUKAN PELANTIKAN TUNGGAL PEJABAT FUNGSIONAL DI TANARIGHU

_Tanarighu – Humas SB_

“Pelantikan kali ini agak berbeda dibandingkan dengan pelantikan – pelantikan sebelumnya, karena hal ini merupakan Pelantikan Tunggal bagi Pejabat Fungsional”

 

 

Demikian disampaikan Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole dalam sambutannya pada acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Pejabat Fungsional Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Tanarighu bertempat di aula Sekolah SMPN 6 Tanarighu. Kamis, 04 April 2019.

Bupati melantik Melkianus Umbu Ngailu sebagai Kepala Sekolah SMP Negeri 6 Tanarighu, yang sebelumnya sebagai Wakil Kepala Sekolah urusan kesiswaan.

“Ini merupakan penilaian dari berbagai pihak, diantaranya Koordinator Pengawas, Pengawasan dan juga para guru. Oleh karena itu, kepada Kepala Sekolah terlantik harus dapat menjaga jabatan yang dipercayakan kepada saudara”, tegas Dapawole.

“Seorang Kepala Sekolah harus menjadi panutan bagi guru – guru. Binalah murid – murid dengan ketulusan hati karena mereka adalah generasi penerus bangsa”, pesan Dapawole. “Dalam pengelolaan dana BOS juga harus transparan”, lanjutnya.

Pada kesempatan itu pula Dapawole menghimbau guru – guru untuk bersama – sama mensukseskan Pemilu serentak di tanggal 17 April mendatang dengan cara mendorong masyarakat untuk berpartisipasi.

“Diharapkan jumlah pemilih di Kabupaten Sumba Barat dapat mencapai 80%, sehingga ada peningkatan dibandingkan dengan Pemilihan Gubernur waktu yang lalu, dimana jumlah pemilih hanya mencapai 60% saja”, tutup Bupati.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala dan Sekretaris Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala BKPP, Camat Tanarighu, Kabag Humas dan Protokol, Koordinator Pengawas, Pengawas, para Kepala Sekolah tingkat SD dan SMP SE Kecamatan Tanarighu, dan ASN pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat.
(moi)

Siaran Pers Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

Bagikan Informasi Ini