SINKRONISASI PROGRAM LAYANAN PAUD HI KABUPATEN SUMBA BARAT

Waikabubak, 25 Februari 2021. Mengawali tahun 2021, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah kabupaten Sumba Barat (Bappeda) menyelenggarakan rapat koordinas (rakor) Taman Pawodda atau Gugus Tugas PAUD HI, yang bertujuan untuk sinkronisasi program dan kegiatan terkait yang mendukung Taman Pawodda, perencanaan pembentukan Desa HI baru. Rakor dihadiri oleh Stimulant Sumba, Save the Children, dan badan pengurus taman pawodda kabupaten perwakilan dari dinas terkait, dalam hal ini; dinas kesehatan, dinas pendidikan, dinas PMD, dinas sosial, dinas P2KB, dinas P3A, disdukcapil serta empat kepala desa target replikasi PAUD HI tahun 2021.

Dalam sambutannya, kepala Bappeda, Titus Diaz Liurai S.Sos MM, menyampaikan bahwa pemerintah daerah perlu melanjutkan program PAUD HI yang telah diinisiasi oleh mitra Stimulant Sumba dan Save the Children. Untuk itu, tahun 2021, taman Pawodda berkomitmen untuk mereplikasi PAUD HI di empat desa, yaitu desa Gaura, Weelibo, Bodo Hula dan Waimangoma. Untuk melaksanakan kegiatan replikasi ini Tim Pawodda tetap mengharapkan dukungan dari Lembaga Stimulant Sumba. Sesuai arah kebijakan pembangunan PAUD HI di Sumba Barat, ada empat tujuan besar yang ingin dicapai oleh Taman Pawodda, yaitu; menghasilkan kebijakan yang mendukung PAUD HI, menyediakan layanan PAUD HI yang mudah dijangkau, melibatkan orangtua dan masyarakat dalam implementasi PAUD HI, dan menjaga kualitas layanan PAUD HI. Pandemi Covid-19, mengharuskan pemerintah terkhususnya Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan re-design program. Agar program tetap berjalan, pemerintah daerah perlu bersinergi dengan mitra Stimulant dan Save the Children untuk melaksanakan program, khususnya PAUD HI.

Tituz menekankan bahwa ‘penanganan program tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan kerja kolaboratif. Lembaga Mitra – Stimulant dan Save the Children – telah melaksanakan program PAUD HI sejak tahun 2016, sudah saatnya pemerintah daerah melanjutkan dan mereplikasi ke wilayah lain sehingga manfaat yang dirasakan dapat diperoleh semua masyarakat’.  Hingga saat ini, layanan PAUD HI ini telah dibentuk di 24 Desa di Kabupaten Sumba Barat. Tahun 2017 (6 desa), 2018 (6 desa) dan 2019 (10 desa) dibentuk oleh Save the Children dan Stimulant Sumba, dan tahun 2020 (2 desa) direplikasi oleh pemerintah daerah melalui Taman Pawodda.

Output pertemuan ini adalah tersedianya dokumen kerja yang memiliki daya ungkit bagi layanan holistic intergratif. Adapun rencana kegiatan dari OPD terkait dalam program PAUD HI, antara lain; akreditasi PAUD, pelatihan kader posyandu/BKB, penilaian posyandu, sosialisasi hari pertama kehidupan (HPK) sosialisasi mekanisme penanganan kasus kekerasan terhadap anak, pembentukan desa ramah anak, pelatihan kelompok peduli anak (KPA), dan percepatan kepemilikan identitas keluarga dan anak.  Rangkaian kegiatan dari OPD terkait disinkronkan dengan kegiatan mitra- Stimulant Sumba dan Save the Children, dan dilaksanakan pada tahun 2021. (DIAZ-RED)

Bagikan Informasi Ini