Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat di Sumba Barat, Usung Masyarakat Jadi Pelopor Dan Pelapor

Waikabubak, 28 Juli 2022. Kekerasan terhadap anak merupakan tindakan kekerasan fisik, seksual, emosional, eksploitasi, dan pengabaian terhadap anak. Pengertian ini termuat dalam Undang-Undang Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak yang menyebutkan bahwa kekerasan terhadap anak adalah setiap perbuatan fisik, psikis, seksual, dan/atau penelantaran, termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan dengan cara melawan. Pemerintah memastikan tidak ada lagi kekerasan terhadap anak melalui Peraturan Presiden Nomor 101 tahun 2022 tentang Strategi Nasional Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak.

Save The Children melalui salah satu Program Sponsorship, Program Gender dan Perlindungan Anak, bekerja sama dengan Stimulant dan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) menyelenggarakan kegiatan kampanye “Festival Anti Kekerasan Terhadap Anak” atau FAKTA di Sumba Barat.

Talkshow Gerakan Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di tingkat kabupaten adalah bentuk kolaborasi Program Gender dan Community Mobilizer Save the Children yang merupakan rangkaian kegiatan kampanye FAKTA. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Rabu, 28 Juli 2022 di Gedung Rakuta, Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat. Talkshow ini melibatkan Fasilitator PATBM Nasional dari Kementerian Perlindungan Perempuan dan  Perlindungan Anak (KemenPPA), Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Provinsi NTT dan Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A). Pelibatan kedua instansi ini betujuan untuk mendorong pemerintah daerah memberikan komitmen untuk menghentikan kekerasan kepada anak dan mengaplikasikan komitmen tersebut melalui terbitnya kebijakan dan alokasi anggaran.

Yanti Sallata, Dinas P3A Provinsi NTT mengatakan bahwa, “Ada komitmen dari Pemerintah Provinsi untuk mendukung komitmen perlindungan anak melalui pembentukan kelompok PATBM di tingkat Kabupaten/Kota. Untuk itu kami memberikan rekomendasi untuk memperkuat tata kelola PATBM di semua tingkatan dan advokasi anggaran melalui Dana Desa dan pihak lainnya yang peduli terhadap perlindungan anak.”

“Tujuan dari PATBM adalah menghadirkan orang-orang yang peduli kepada desanya yang bisa mewakilkan forum-forum yang ada di desa entah karang taruna atau komunitas lain yang ada. Dengan demikian relawan PATBM dapat menjalankan fungsi-fungsi perlindungan anak,” ungkap Maria Margareta Bhubu, Fasilitator PATBM Nasional Provinsi NTT.

Kegiatan ini melibatkan seluruh camat dan kepala desa/lurah se-kabupaten Sumba Barat dari total 6 kecamatan dan 74 desa/kelurahan serta dinas terkait.  Selain instansi pemerintah, Advisor Child Protection Save the Children juga hadir untuk berkontribusi dalam memberikan informasi dan kebijakan perlindungan anak yang dilaksanakan oleh Save the Children.

“Lembaga Adat Desa atau LDT merupakan wadah partisipasi masyarakat sebagai mitra Pemerintah Desa. Sebagai LDT, PATBM dapat mengajukan program dan kegiatan kepada pemerintah desa. Dengan demikian, peluang alokasi pendanaan melalui pemanfaatan dana desa baik untuk operasional PATBM ataupun dukungan kegiatan PATBM akan menjadi lebih besar,” jelas Zubedy Koteng, Advisor Child Protection Save the Children.

Hasil talkshow PATBM menjadi bahan advokasi kepada pemerintah daerah untuk mengintegrasikan KPA/Pawodda ke dalam ekosistem PATBM, menciptakan regulasi dan sistem pendukung PATBM di tingkat kabupaten sampai desa (revisi Perbup dan pembuatan Perdes serta SK PATBM, dan mengembangkan PATBM di tingkat Desa sebagai LKD (Lembaga Ketahanan Desa).

Puncak kegiatan kampanye FAKTA akan diselenggarakan pada tanggal 25 Agustus 2022 yang terwujud dalam one day event “Konser Peduli Anak dan Talkshow Kampanye Anti Kekerasan Terhadap Anak dengan tema #BarentiKasihSusahAnak” di lapangan Manda Elu, Waikabubak. Kegiatan ini akan dihadiri oleh perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Daerah Sumba Barat, Forum Anak Daerah, Global Ambassador Ending Violence Against Children (EVAC), dan perwakilan Sumba Future Change Makers.

#BarentiKasihSusahAnak #FestivalKekerasanTerhadapAnak #FAKTA #BerpihakPadaAnak

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *