{"id":12840,"date":"2024-10-14T18:50:02","date_gmt":"2024-10-14T10:50:02","guid":{"rendered":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/?p=12840"},"modified":"2024-10-14T19:19:30","modified_gmt":"2024-10-14T11:19:30","slug":"closed-loop-agribisnis-hortikultura-upaya-surfaid-tingkatkan-kemitraan-petani-lokal-sumba-barat","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/closed-loop-agribisnis-hortikultura-upaya-surfaid-tingkatkan-kemitraan-petani-lokal-sumba-barat\/","title":{"rendered":"Closed Loop Agribisnis Hortikultura, Upaya SurfAid Tingkatkan Kemitraan Petani Lokal Sumba Barat"},"content":{"rendered":"<p>Sumba Barat, 10 Oktober 2024 &#8211; SurfAid Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, mengadakan kegiatan Kunjungan Kerjasama Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura, pada 9-11 Oktober 2024, di Sumba Barat. Kegiatan Closed Loop ini mengunjungi salah satu program SurfAid Indonesia, Nusatani, di empat desa di Kecamatan Laboya Barat. Kegiatan kemitraan ini bertujuan untuk menghubungkan masyarakat dampingan kami dengan pemangku kepentingan terkait baik di wilayah Sumba maupun di tingkat yang lebih luas. SurfAid mengupayakan kolaborasi dengan banyak pihak untuk mewujudkan hal tersebut.<\/p>\n<p>Program Nusatani bertujuan untuk meningkatkan status ekonomi dan ketahanan pangan masyarakat terpencil. Nusatani menggunakan pendekatan NSA (Nutrition-Sensitive Agriculture) atau pertanian sensitif gizi, yaitu sebuah pendekatan yang memaksimalkan manfaat pertanian bagi kesehatan keluarga, ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi. Dalam program Nusatani, kami telah melakukan pendampingan kewirausahaan dan membangun ekosistem agribisnis bagi petani dampingan kami. Namun, petani dampingan kami masih mengalami kesulitan dalam memastikan akses sarana produksi pertanian. Selain itu belum terbentuk mekanisme pasar lokal dan kepastian harga. Closed Loop merupakan sebuah model kemitraan agribisnis hulu sampai hilir yang dikembangkan oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam ekosistem yang berbasis digital, teknik budidaya Good Agricultural Practices, sistem logistik yang baik, serta jaminan pasar dan harga yang bersaing oleh off taker. Closed Loop bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui pendampingan proses budidaya dan kepastian akses pasar. Keberhasilan kemitraan \u2018Closed Loop\u2019 di berbagai wilayah di Indonesia dirasa relevan dengan Program Nusatani SurfAid. Untuk itu kegiatan ini dinilai sangat relevan dan diharapkan dapat memberikan relasi baru dan inspirasi bagi masyarakat dampingan kami di Sumba Barat. Dinnia Joedadibrata, Country Director SurfAid Indonesia menyampaikan, \u201cKami senang sekali dapat berkolaborasi dengan program kemitraan \u2018Close Loop\u2019 ini agar para petani dampingan kami dapat terpapar oleh hal-hal baru yang bisa memberikan ide-ide segar, dan koneksi koneksi penting yang akan terus dapat membantu mereka terus berkarya secara mandiri. Program Nusatani SurfAid di Sumba Barat akan selesai di Juni 2025 mendatang dan saat ini sedang dalam periode exit strategy. Kegiatan kerjasama dengan Close Loop ini kami rasakan sangat tepat sebagai bagian dari upaya keberlanjutan bagi para petani dampingan. Dengan adanya tambahan inspirasi dan relasi-relasi baru, kami berharap para petani dampingan SurfAid dapat terus menghasilkan produksi bahan makanan lokal bergizi bagi masyarakat di desa mereka, maupun lebih luas lagi di Kecamatan Laboya Barat, bahkan seluruh Kabupaten Sumba Barat.\u201d<\/p>\n<p>Rangkaian kegiatan tiga hari ini akan dimulai dengan makan malam dan audiensi di rumah Bupati Sumba Barat. Dilanjutkan esoknya dengan kunjungan lapangan di empat desa dampingan SurfAid, termasuk mengunjungi Demo Farm Wetana dan Gaura, kemudian diskusi dan menceritakan pengalaman baik dari petani dampingan dan mitra-mitra agar dapat mencari celah kolaborasi. Dra. Flouri Rita Wurisan, M.M, Pjs. Bupati Sumba Barat menyampaikan dalam acara makan malam bersama, \u201cProgram Nusatani yang telah dijalankan tentu memberi kontribusi positif bagi masyarakat dampingan SurfAid terutama di Kecamatan Laboya Barat. Program Nusatani berhasil merubah pola pikir masyarakat menjadi petani hortikultura yang berdampak pada ketahanan pangan keluarga dan peningkatan ekonomi masyarakat. Namun beberapa kendala\u00a0 dihadapi oleh petani salah satunya harga yang tidak stabil, akibat cara menjual yang masih mandiri. Kolaborasi SurfAid dalam kegiatan Closed Loop yang merupakan model kemitraan agribisnis hulu ke hilir yang dikembangkan oleh Kemenko Bidang Perekonomian, membawa harapan saya agar membawa keberlanjutan pertanian dan kehidupan lebih baik bagi petani dampingan SurfAid.\u201d Dalam kegiatan hari kedua di rumah belajar Demo Farm Gaura, perwakilan pemerintah juga memberikan beberapa pesan untuk kegiatan Closed Loop ini. Samsul Widodo, Staf Ahli Hubungan Antar Lembaga, Kemendesa PDTT mengatakan, \u201cSetiap tahun anggaran dana desa mencapai 1 milyar, kami berharap dana desa dapat mengembangkan hortikultura. Jika ada kesulitan air, ini juga dapat difasilitasi dari dana desa, termasuk traktor, pupuk dan lainnya. Sebanyak 20% itu dialokasikan untuk ketahanan pangan. Terima kasih untuk SurfAid, yang mendampingi petani selama lima tahun, berharap ini bisa dilanjutkan dinas melalui dana desa.\u201d \u201cKami melihat apa yang dilakukan SurfAid selama 5 tahun sudah sangat baik. Ada dua indicator penting untuk dilihat, tingkat kemiskinan dan pencegahan stunting yang menjadi fokus program.<\/p>\n<p>Hal ini juga membutuhkan peran serta dan dukungan dari Dinas Pertanian. Melalui kegiatan Closed Loop, diharapkan petani dapat mengakses pasar serta pemenuhan kebutuhan pangan. Terima kasih kepada SurfAid dan petani sudah mengadopsi beberapa teknologi pertanian sehingga tetap semangat menggali potensi hortikultura,\u201d ucap Yuli Sri Wilanti, Asdep Hortikultura, Kemenko Perekonomian<\/p>\n<p>Sambutan terakhir dari Kepala Dinas Pertanian, Jantje Lakumau menyampaikan, \u201cAda tiga pilar isu pembangunan Sumba Barat, kemiskinan ekstrem sebanyak 27%, stunting naik 3% dan inflasi. Jika di Jawa, fasilitas dan SDM sangat mendukung, tidak seperti di sini. SurfAid mengajarkan agar petani mandiri dan usaha tani harus tetap berlanjut. Atas nama Pemda dan Dinas Pertanian, terima kasih atas perhatian dan kerja sama SurfAid dan kementerian-kementerian. Kami berharap dapat menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Sumba Barat.\u201d Kegiatan ini ditutup dengan kunjungan ke Desa Wisata Praijing, untuk memberikan pengalaman menyenangkan dan mengenalkan adat Sumba Barat kepada mitra kami baik dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan tamu undangan lain. Diharapkan, dengan kegiatan ini petani dampingan SurfAid menjadi semakin terbuka jaringan bisnisnya, serta mendapatkan insight baru melalui diskusi dengan berbagai pemangku kepentingan yang hadir dalam kegiatan Closed Loop ini. SurfAid International di Indonesia adalah organisasi nirlaba yang memiliki program holistik demi masyarakat sehat, sejahtera dan tangguh di daerah terpencil di mana terdapat lokasi surfing (selancar). Saat ini, SurfAid bekerja di tiga lokasi di Indonesia, yaitu Kabupaten Sumba Barat dan Kabupaten Rote Ndao di Nusa Tenggara Timur, serta Kabupaten Kepulauan Mentawai di Sumatera Barat. Sebagai ormas asing di Indonesia, SurfAid bekerja atas dasar Memorandum Saling Pengertian (MSP) dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia (Kemendesa PDTT) Memorandum Saling Pengertian (MSP) tertanggal 27 Oktober 2022 sampai dengan 27 Oktober 2025.<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.271-scaled.jpeg\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-12842\" src=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.271-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.271-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.271-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.271-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.271-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.271-2048x1536.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a> <a href=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.26-scaled.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-12843\" src=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.26-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.26-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.26-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.26-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.26-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.26-2048x1536.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a> <a href=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.30-scaled.jpeg\"><img decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-12844\" src=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.30-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.30-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.30-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.30-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.30-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.30-2048x1536.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a> <a href=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.31-scaled.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-12845\" src=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.31-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.31-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.31-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.31-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.31-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.31-2048x1536.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a> <a href=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.311-scaled.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-12846\" src=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.311-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.311-300x225.jpeg 300w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.311-1024x768.jpeg 1024w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.311-768x576.jpeg 768w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.311-1536x1152.jpeg 1536w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-16.46.311-2048x1536.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><a href=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-18.59.29-scaled.jpeg\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-12856 alignright\" src=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-18.59.29-300x156.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"156\" srcset=\"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-18.59.29-300x156.jpeg 300w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-18.59.29-1024x534.jpeg 1024w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-18.59.29-768x400.jpeg 768w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-18.59.29-1536x801.jpeg 1536w, https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-content\/uploads\/2024\/10\/WhatsApp-Image-2024-10-14-at-18.59.29-2048x1068.jpeg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumba Barat, 10 Oktober 2024 &#8211; SurfAid Indonesia, bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, mengadakan kegiatan Kunjungan Kerjasama Kemitraan Closed Loop Agribisnis Hortikultura, pada 9-11 Oktober 2024, di Sumba Barat. Kegiatan Closed Loop ini mengunjungi salah satu program SurfAid Indonesia, Nusatani, di empat desa di Kecamatan Laboya Barat. Kegiatan kemitraan ini bertujuan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":12847,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"default","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"set","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[2,258,169],"tags":[],"class_list":["post-12840","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita-daerah","category-berita-pduk","category-berita-umum"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12840","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12840"}],"version-history":[{"count":10,"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12840\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12857,"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12840\/revisions\/12857"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12847"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12840"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12840"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/sumbabaratkab.go.id\/home\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12840"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}