KOLABORASI LINTAS DINAS UNTUK PENERAPAN UKS DI SATUAN PENDIDIKAN
Facebook
Twitter
WhatsApp

www.sumbabaratkab.go.id Waikabubak, 9 Mei 2023. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan hidup sehat dan derajat kesehatan peserta didik serta bisa menciptakan lingkungan sehat sehingga memungkinkan pertumbuhan dan perkembangan yang harmonis serta optimal dalam rangka pembentukan generasi bangsa. Ketepatan dalam menerapkan UKS dapat mendukung pencapaian kualitas sumber daya manusia dimasa mendatang. Oleh sebab itu, program UKS mengharuskan keterlibatan lintas Dinas dan kelompok kerja. Keterlibatan lintas Dinas diperkuat melalui Keputusan Bersama Empat Kementerian tahun 2014.

Program UKS mendapat support dari Sponsorship melalui program School and Health Nutrition atau kesehatan dan nutrisi sekolah. Program yang diimplementasikan oleh Stimulant Institute menjangkau 42 PAUD, 47 SD dan 28 SMP. Tahun 2022, sekolah MTSn Waikabubak meraih juara I lomba UKS tingkat Provinsi NTT. Atas pelaksanaan dan penerapan UKS yang telah dilakukan oleh MTSn, memotivasi Pemerintah Daerah melalui TP – UKS untuk menyelenggarakan pertemuan koordinasi dengan Dinas teknis dan Tim Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) kabupaten (9/5).

Sekretaris Daerah Sumba Barat, Yermia Ndapa Doda S, Sos dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesesuaian perencanaan dan pelaksanaan. “Trias UKS atau 3 pilar saling berkaitan. Tiga pilar berfungsi untuk meningkatkan mutu disatuan pendidikan. Pilar kedua telah diaplikasi oleh Dinas Pendidikan melalui program Clean and Green School. Pemanfaatan lahan pekarangan sekolah untuk mendukung pemenuhan gizi peserta didik. Sedangkan pilar pertama melekat pada Dinas Kesehatan melalui pemeriksaan rutin peserta didik. Butuh kolaborasi unit kerja untuk menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas”, tegas Sekda Sumba Barat dihadapan 25 peserta pertemuan.

“Pada tahun 2023 Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga, akan menyelenggarakan lomba sekolah sehat tingkat Pendidikan Dasar. Lomba ini bagian dari memotivasi sekolah untuk memanfaatkan lahan pekarangan dan ketersediaan sumber daya dalam penerapan program UKS di sekolah.”. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Dinas PKO, Lobu Ori, S. Pd, M. Pd. Ditegaskan kembali oleh beliau bahwa “tim BOSP kabupaten akan menindaklanjuti pemanfaatan dana BOSP oleh satuan Pendidikan dan memastikan peruntukannya memenuhi tiga pilar UKS. Tindaklanjut ini akan dilakukan setiap bulannya hingga akhir tahun 2023”.

Pelaksanaan program UKS di kabupaten, telah mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah dengan leading sector bagian kesejahteraan rakyat (kesra) Setda Sumba Barat. “TP – UKS kabupaten telah ditetapkan melalui SK Bupati KEP/HK/155/2023. Salah satu agenda kerja kami adalah monitoring rutin dan terpadu di satuan pendidikan. Kegiatan ini untuk memastikan penerapan UKS telah dilaksanakan sesuai Perbup. Kami berharap unit teknis dapat membagikan detail perencanaan program untuk disinergikan dengan program kerja TP – UKS” ujar Lukas Lodu Pewu, SH kepala Bagian Kesra.

Pasca pertemuan, telah menghasilkan rencana kerja yang ditindaklanjuti oleh TP – UKS, dinas teknis dan mitra. Rencana tersebut antara lain; melaksanakan kampanye ‘clean, green and health school’, pengembangan SOP UKS di SMP, pemeriksaan rutin peserta didik, dan pembentukan sekolah model UKS di tingkat kecamatan.

Menutup pertemuan koordinasi, Sekda Sumba Barat menegaskan bahwa “dalam merencanakan kegiatan harus terukur dan relevan dengan RPJMD kabupaten. Lebih baik sedikit tapi berdampak dibanding banyak namun tidak berkualitas atau terukur. Jangan dilihat berapa besar yang diterima, tapi berapa besar kontribusi kita untuk masa depan bangsa”. (PSI)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top