LUAR BIASA: MESKI REFOCUSING ANGGARAN UNTUK COVID-19, KEMENTAN TETAP LAUNCHING TIGA BPP MODEL DI KABUPATEN SUMBA BARAT

Waikabubak – Komitmen Pemerintah Pusat untuk sektor pertanian Kabupaten Sumba Barat tidak tanggung-tanggung. Rabu, 11 November 2020, Kementrian Pertanian meresmikan BPP (Balai Penyuluhan Pertanian) Kontratani Kalembu Kuni sebagai BPP Percontohan atau BPP Model, setelah sebelumnya dua BPP lainnya, yakni BBP Wanukaka dan BPP Weekerou juga diresmikan. Dengan demikian saat ini, Kabupaten Sumba Barat telah memiliki tiga BPP Konstratani.

Apa sebenarnya BPP Konstratani dan mengapa ini merupakan terobosan yang luar biasa bagi sektor pertanian?

Konstratani merupakan singkatan dari Komando Strategis Pembangunan Pertanian. Menurut Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, seperti lansir dari Bisnis.com  29/11/2019, “Kostratani merupakan gerakan pembaharuan pertanian dimulai dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan untuk mengoptimalkan tugas, fungsi. dan perannya dalam mewujudkan keberhasilan pembangunan pertanian”. BPP akan menjadi pusat pembangunan pertanian yang melibatkan seluruh pelaku pertanian yang ada di kecamatan, Koordinasi pusat dan daerah dan semua pemaku kepentingan akan menjadi jauh lebih baik melalui mekanisme single data dan pusat pembangunan pertanian sehingga dapat dihasilkan kebijakan pembangunan pertanian yang tepat sasaran.

Untuk menunjang hal ini, Kementrian Pertanian menetapkan Konstratani sebagai sebuah proyek jangka panjang yang dilengkapi dengan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan, untuk membangun pertanian sampai ke pelosok-pelosok, Semua komponen di daerah akan dihimpun untuk bekerja sama bahkan Babinsa dan Babinkamtibmas juga akan dilibatkan dalam program pertanian ini.

Dengan penguatan kelembagaan ini, BPP Konstratani Kalembukuni, Weekerou dan Wanukaka akan mampu memfungsikan dirinya menjadi pusat pembelajaran, pusat konsultasi agribisnis, pusat gerakan pemberdayaan petani, pusat data dan informasi pertanian serta pusat membangun jejaring kerja pembangunan pertanian dengan demikian BPP akan menjadi centre of excellence atau pusat keunggulan pembangunan pertanian di tingkat kecamatan. Kemenpan, melalui Balai Besar Penyuluh Pertanian (BBPP) dan Balai Pengkajian Teknologi Pertanian, akan sepenuhnya mendukung gerakan tersebut dengan memperkuat dan meningkatkan kapasitas dari penyuluh BPP terutama dalam hal penguasaan teknologi infrormasi dalam menjalankan tugasnya sesaui program KostrataniDengan tercapainya hal di atas maka tercipta kedaulatan pangan melalui sinergitas pusat dan daerah sesuai harapan Menteri Pertanian. Program Kostratani ini diatur dalam Permentan RI Nomor 49 Tahun 2019.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumba Barat, Ir. Amos R. Dida mengatakan Pemda sangat berharap bahwa program in segera terwujud. Saat ini baru Launching, sehingga semua fasilitas serta dukungan penguatan lainnya belum ada. Tetapi Pemerintah Pusat bertekad akan segera mungkin melaksanakan program ini di Kabupaten Sumba Barat. Terdapat 8 BPP di Sumba Barat saat ini dan semua BPP akan menjadi BPP Konstratani. BPP ke depan diharapkan akan menjadi gedung bersama dengan demikian semua dapat menggunakannya, Kesehatan misalnya dapat menggunakannya untuk menginformasikan hal-hal yang penting tentang kesehatan di BPP. Para petani juga dapat berkomunikasi langsung kementrian pusat tentang persoalan-personalan yang dihadapi. Lanjut, menurut Kadis Pertanian, BPP Kostratani di kecamatan diketuai oleh Camat dengan para penyuluh sebagai pelaksana, di tingkat kabupaten diketuai oleh Bupati, pelaksananya adalah Dinas Pertanian, di Propinsi diketuai oleh Gubernur, pelakananya Dinas  Pertanian Propinsi dan di Pusat, Presiden dengan pelaksananya Kementrian Pertanian. “Kalau semuanya jalan, camat menggerakkan desa-desa dan di desa-desa sudah ada penyuluh, negeri ini tidak lapar lagi”, tegas Kadis Pertanian.

OK – Tim Liputan DKIPS

Bagikan Informasi Ini

1 Comment

  • Terimakasih bapa mentri pertanian melalui KEPALÀ BÀDÀN SDMPP Yg telah mempercayakan BPP DI TINGKAT KEC .DI PROP.NTT, KHUSUS KAB. SUMBÀ BARAT .YG TELAH DIREMIKAN PADÀ HARI RABU 11 NOP.2020 3 BPP DI KABUPATEN SUMBA BARAT SEBÀGAI BPP MODEL DAN KOSTRATANI.
    USUL KAMI PPL YG ADA DI BPP 1.PERLU DIKLAT FUNGSIONAL , SERTIFIKASI PENYULUH BISA DAPT, .
    2.FASILITAS DÀN SARANA PENYULUHÀN YG LENGKAP.
    3.STATUS PENYULUH MHN DI PERHATIKAN (SATMINGKAL) KEMENTERIÀN PERTANIAN??🙏🙏🙏🤝🤝🤝👍👍👍

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *