Musrenbang Kecamatan Tana Righu Tahun 2022

Malata, 26/01/2022 – Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH didampingi Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kaba, S.Pd bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Sumba Barat Daerah Pemilihan Tana Righu, Camat Tana Righu dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sumba Barat, membuka dengan resmi Kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang) Tingkat Kecamatan Tahun 2022 di Kantor Kecamatan Tana Righu. Kegiatan musrenbang ini merupakan sebuah langkah guna mempercepat peningkatan kinerja pelaksanaan pembangunan daerah yang dimulai dari tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten.

Dalam kata sambutannya, Bupati Sumba Barat mengatakan bahwa musrenbang tingkat kecamatan sebelumnya telah didahului dengan musrenbang tingkat desa dan dusun yang dilaksanakan guna mendapatkan dan/atau memperoleh sejumlah kebutuhan pembangunan dari masyarakat sehingga menjadi acuan bagi perumusan program dan kegiatan pada tingkat Kabupaten yang secara defenitif dan operasional akan dirumuskan oleh Perangkat Daerah dan Unit Kerja.

Pelaksanaan musrenbang merupakan momentum penting dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumba Barat Tahun 2021-2026 yang termuat dalam Peraturan Daerah Kabupaten Sumba Barat Nomor 4 Tahun 2021. Sehingga hal tersebut dapat dijadikan dasar yuridis dalam penyusunan dokumen Perencanaan Tahun 2023 yang tetap mengacu pada visi misi serta Program Prioritas Pembangunan Kepala Daerah, yaitu “MEWUJUDKAN KEHIDUPAN RAKYAT SUMBA BARAT YANG MAJU, BERDAYA SAING DAN BERKEADILAN”. Atas dasar tersebut, pembangunan daerah Kabupaten Sumba Barat ke depan difokuskan pada sektor-sektor strategis: sektor pariwisata, pertanian, infrastruktur pelayanan dasar, sumber daya manusia, dan reformasi birokrasi, yang selanjutnya dikemas dalam 6 (enam) Program Prioritas Daerah, yaitu Pembangunan Ekonomi Berbasis Pariwisata, Pembangunan Kesehatan dan Penurunan Stunting, Pembangunan Pendidikan, Pemenuhan Infrastruktur Pelayanan Dasar, Reformasi Birokrasi, dan terakhir Desa dan Kota BERSERI (Bersih, Sehat, Rapi dan Indah).

Oleh karena itu, pada kesempatan tersebut, Beliau meminta agar Bappelitbangda, Dinas PMD dan Kecamatan harus bekerja sama untuk memastikan bahwa rumusan usulan prioritas harus memenuhi hak-hak dasar masyarakat dan harus berbasis pemenuhan kesejahteraan masyarakat yang sesuai dengan Dokumen RPJMD Kabupaten Sumba Barat Tahun 2021-2026 dan Visi/Misi Bupati serta Program Prioritas Pembangunan Daearah “PASTI BERSERI”. Selain itu, Beliau juga meminta agar dilakukan pengetatan/efisiensi anggaran dan meminimalisasi belanja yang tidak perlu. Terkait dengan dana desa dan ADD, Beliau berharap agar para Kepala Desa dapat mempertanggungjawabkan dengan baik.

Dalam rangka pelaksanaan kegiatan 3 (tiga) Pilar guna percepatan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sumba Barat, Bupati Sumba Barat menghimbau khususnya kepada masyarakat yang belum divaksin agar segera divaksin Covid-19 untuk mencegah gelombang pandemik Covid-19 dengan varian baru. Terkait dengan merebaknya hama belalang yang menimpa sebagian wilayah di Kecamatan Tana Righu, Beliau menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan terus berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak Kecamatan dan Desa untuk melakukan penyemprotan guna mengendalikan dan memberantas hama belalang di Kecamatan Tana Righu.

Beliau berharap momentum musrenbang ini dijadikan landasan yang kuat dalam menyusun perencanaan pembangunan yang kokoh dan berkelanjutan serta bersinergi dengan Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi NTT dan Kabupaten Sumba Barat, baik secara sektoral maupun secara kewilayahan.

=== dkips.sb ===

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *