Prioritaskan Ekonomi Berbasis Pariwisata, Bupati Sumba Barat: Jadikan Pasola Sebagai Tonggak Kemajuan Pariwisata

Beberapa wisatawan asing tampak antusias menyaksikan perhelatan Pasola yang dilaksanakan di Lapangan Pasola Wanokaka yang penuh dengan pengunjung setiap tahun. Pengamanan dan penataan arus pengunjung tanpaknya semakin baik.  Para tamu asing  yang sebagian besar datang dari negara Amerika Serikat, Australia dan Eropa dalam beberapa grup ini bahkan juga telah mengikuti proses ritual Pasola sebelumnya, baik Madidi Nyale dan Pasola pemanasan di pantai Waihura. Beberapa pemandu lokal yang menemani wisatawan ini: Anselimus, Desi, Bonafasius dan Agus, mengatakan bahwa ada begitu banyak tamu yang berminat menyaksikan Pasola. Namun kendala utamanya adalah tidak adanya jadwal yang pasti penyelenggaraan Pasola setiap tahunya, sehingga para wisatawan yang memiliki waktu terbatas tidak bisa melihat salah satu atraksi yang telah menempatkan Sumba dalam peta pariwisata dunia. Kendala lain adalah pandemi Covid-19 yang belum-belum juga selesai. Namun,  demikian  para pelancong ini mengatakan bahwa mereka dengan senang hati akan mengajak teman-teman mereka untuk melihat Pasola serta menikmati keindahan Pulau Sumba. Jumlah wisatawan asing yang berkunjung pada festival adat ini tidak sampai 50 orang. Jumlah ini jauh di bawah tahun-tahun sebelum Covid-19.

Tidak diketahui berapa jumlah wisatawan domestik. Namun  diperkirakan, Wisnus yang berkunjung sebelum pandemi mencapai ratusan dan jumlahnya cenderung meningkat. Oleh karena itu, harapan Pemerintah Daerah, yang disampaikan langsung oleh Bupati Sumba Barat, Johanis Dade, SH bersama Wakil Bupati, John Lado Bora Kabba, S.Pd, dalam sambutan membuka kegiatan pagelaran adat ini, agar Pasola menjadi “Tonggak Kemajuan Pariwisata” dalam salah satu prioritas daerah yakni membangun “Ekonomi Berbasis Pariwisata”, adalah hal yang sangat realistis dan perlu mendapat perhatian serius oleh perangkat daerah terkait serta para pemerhati dan pelaku usaha wisata, bahkan masyarakat setempat. Semoga harapan Pemda untuk menjadikan Pasola sebagai event budaya dan juga pariwisata yang berdampak besar pada perekonomian daerah ini dapat segera terwujud.

Hadir dalam kegiatan ini antara lain Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, beberapa pimpinan Perangkat Daerah serta beberapa pleton Brimob dan Tentara, Satpol PP, dan petugas kebersihan daerah.

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *