Respon COVID-19, Save The Children Salurkan Bantuan Makanan Pokok Kepada 1800 KK

WAIKABUBAK,- Salah satu bentuk penanganan stunting yang dilakukan Save the Children (STC)  di masa pandemic COVID-19 adalah menyerahkan bantuan kemanusiaan dalam bentuk bahan makanan pokok kepada 1800 Kepala Keluarga. Para penerima manfaat program ini adalah keluarga dengan kategori paling rentan yang memiliki anak di bawah umur dua tahun, ibu hamil dan anak-anak yang bermasalah dengan kondisi kesehatan khususnya masalah stunting termasuk anak berkebutuhan khusus. Penerima manfaat ini berasal dari 13 desa di Kabupaten Sumba Barat dan 5 desa di Kabupaten Sumba Tengah. Penentuan desa penerima bantuan pangan dilakukan bersama-sama dengan pemerintah daerah berdasarkan pertimbangan di atas.

Penyerahan bantuan kemanusiaan ini telah dilaksanakan sejak Rabu (28/10) di Desa Gaura dan dilanjutkan pada Kamis (29/10) di Desa Puu Mawo dan Desa Beradolu. Bantuan yang diberikan kepada setiap keluarga berupa beras sebanyak 50 kg, telor ayam 2 papan, minyak goreng 5 liter, bawang merah 1 kg, bawang putih 1 kg, kacang hijau 5 kg, gula pasir 2 kg dan garam 2 bungkus. Sebelum menyerahkan bahan bantuan ini, pihak Save the Children melakukan pemeriksaan terhadap kondisi bahan dan melakukan penimbangan ulang untuk memastikan berat bahan bantuan telah sesuai dengan yang direncanakan.

Dalam penyerahan bantuan ini, Save the Children menurunkan semua staf bersama para relawannya di setiap desa. Di setiap lokasi, pihak Save the Children melakukan penataan lokasi mulai dari pintu masuk pendaftaran, pemeriksaan dokumen pendukung hingga penyerahan bahan bantuan yang telah diverifikasi pada pintu keluar. Para warga penerima manfaat program datang ke lokasi distribusi dengan mengenakan masker dan menjaga jarak antara satu dengan yang lainnya. Setiap penerima manfaat yang akan memasuki lokasi untuk menerima bantuan terlebih dahulu dilakukan pengukuran suhu tubuh menggunakan thermogun. Selain itu, di lokasi juga tersedia fasilitas cuci tangan pakai sabun maupun hand sanitizer.

Sumba Field Manager Save the Children, David Wala, menjelaskan, kegiatan penyaluran CTP diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan gizi anak dengan cara memberikan bantuan pangan kepada 1800 keluarga yang paling rentan. David Wala berharap kepada setiap penerima bantuan dapat menggunakannya secara baik untuk meningkatkan status gizi anak.

Sementara itu, Benny Leonard Johan sebagai Ketua Tim Penyaluran Bahan Makanan Pokok ini, menjelaskan, penentuan penerima manfaat dari bantuan bahan makanan pokok ini telah didiskusikan dengan Tim Satgas COVID-19 Kabupaten Sumba Barat pada periode Juni hingga Juli 2020 di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumba Barat, dan juga telah didiskusikan dengan pihak Satgas COVID-19 Kabupaten Sumba Tengah yang pada waktu itu dihadiri oleh perwakilan Bapelitbangda, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Sosial di aula Bapelitbangda Sumba Tengah. Dalam penentuan kriteria penerima manfaat ini, pihak Save the Children dan pemerintah daerah telah menyepakati bahwa desa-desa locus stunting merupakan sasaran utama. Dari diskusi ini akhirnya disepakati bahwa kriteria penerima bantuan CTP adalah desa lokus stunting (prevalensi tinggi), diambil dari antara Desa Dampingan Program Sponsorship, wilayah desa masuk kategori sulit akses layanan kesehatan dan tempat penyediaan bahan makanan seperti pasar dan koperasi, keluarga dengan anak baduta dan ibu hamil, serta keluarga dengan anak-anak berkebutuhan khusus.

Benny Leonard Johan, menambahkan, alasan utama pihaknya menyalurkan bantuan CTP ini krna di masa pandemic COVID-19 keluarga-keluarga dengan kriteria di atas sangat merasakan kesulitan untuk memperoleh pendapatan atau menurunnya pendapatan keluarga sehingga berdampak pada pemenuhan gizi anak dan ibu hamil. Selain itu, di Sumba Barat dan Sumba Tengah adalah kabupaten dengan tingkat prevelensi stunting yang cukup tinggi. Berdasarkan data yang diperoleh pihaknya dari Bappeda dan Bapelitbangda menyebutkan bahwa angka prevalensi Stunting di Sumba Barat masih mencapai 31,85% dan Sumba Tengah 20,49%. Berkaitan dengan ini, kondisi penurunan pendapatan di masa pandemic COVID-19 menyebabkan masalah yang cukup parah terhadap meningkatnya kasus stunting di kedua kabupaten tersebut. Menyikapi kondisi ini maka, Save the Children sebagai mitra kerja pemerintah daerah terpanggil untuk mendukung pemerintah daerah dengan melakukan respon secara cepat bagi mereka yang paling rentan dalam menghadapi krisis ini. Kegiatan penyaluran bantuan CTP ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan respon COVID-19 sejak bulan Maret 2020 lalu.

Lebih lanjut dijelaskan Benny Leonard Johan, tahapan-tahapan penyaluran bantuan CTP ini diawali dengan diskusi penentuan kriteria dan jumlah penerima manfaat, analisa situasi dan pendataan, penentuan wilayah desa penerima program, desain prosedur penentuan penerima bantuan CTP, sosialisasi program kegiatan, penentuan penyedia jasa penyalur bahan makanan, penentuan strategi penyaluran bantuan, penentuan jenis menu atau paket bantuan, pelaksanaan dan pengawasan kegiatan penyaluran bantuan CTP serta monitoring evaluasi dan pelaporan kegiatan.

“Kegiatan CTP ini sebagai bentuk komitmen Save the Children Sumba untuk mewujudkan anak Sumba Sehat Cerdas dan Mendapatkan Pendidikan yang Berkualitas. Karenanya, keseluruhan proses yang dilalui sebagai skema pembelajaran yang akan menjadi pola pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang, terutama sebagai material pembelajaran yang dapat diintegrasi oleh mitra implementor lokal termasuk pemerintah sesuai konteks dan waktu pelaksanaannya, “jelas Benny Leonard Johan.

Pada kegiatan penyerahan bantuan makanan pokok kepada penerima manfaat di Desa Beradolu juga dipantau oleh pemerintah daerah. Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sumba Barat, Drs. Semuel D. Pakereng, M.Si, berkesempatan memberikan penyerahan bantuan bahan makanan pokok yang disediakan pihak Save the Children kepada warga penerima manfaat. Saat penyerahan, Pjs Bupati Sumba Barat didampingi oleh Kepala Dinas Kesehatan, Drg. Bonar B. Sinaga, M.Kes, Kepala Bappeda, Titus Diaz Liurai, S.Sos, M.Si, dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga Wakil Ketua Satgas COVID-19 Kabupaten Sumba Barat, Ir. Yanis Eklemens Luther Chr. Loebaloe, M.Si, serta Kepala Desa Beradolu, Yance Kaleka. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat, Pjs Bupati Sumba Barat menyampaikan terima kasih kepada Save the Children yang sudah menaruh kepedulian dengan memberikan bantuan bahan makanan pokok kepada warganya.

Dalam penyaluran bantuan CTP ini, Save the Children bekerja sama dengan sejumlah vendor lokal penyedia bahan makanan dan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan serta aspek perlindungan anak.  Di Kabupaten Sumba Barat, desa-desa penerima bantuan CTP terdiri dari; Beradolu, Gaura, Puumawo, Patialadete. Malata, Manukuku, Rajaka, Hobawawi, Haronakala, Kalebu Anakaka, Kareka Nduku, Sobarade dan Zalakadu. Sementara itu di Kabupaten Sumba Tengah, desa-desa penerima manfaat program CTP terdiri dari; Tanamodu, Manuwolu, Praimadeta, Kabelawuntu dan Malinjak. (STC-RED)

Bagikan Informasi Ini

1 Comment

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *