TIM PERCEPATAN AKSES KEUANGAN DAERAH (TPAKD)

Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) merupakan suatu forum koordinasi antar instansi dan stakeholder terkait untuk meningkatkan percepatan akses keuangan di daerah dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera.

VISI :

Menjadikan TPAKD sebagai akselerator dalam rangka mendorong ketersediaan dan pemanfaatan akses keuangan formal sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan masyarakat di daerah guna pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

 MISI :

  1. Memperkuat infrastruktur dan pengangkatan Titik Akses Keuangan di Daerah
  2. Memastikan Keberlanjutan TPAKD untuk Jangka Panjang
  3. Memperkuat Kapasitas Anggota TPAKD dan Peningkatan Kinerja TPAKD
  4. Mendukung Pencapaian Target Literasi dan Inklusi Keuangan

TUJUAN TPAKD

  • Mendorong ketersediaan akses keuangan yang seluas-luasnya kepada masyarakat antara lain melalui berbagai inovasi dan terobosan baru guna mendukung perekonomian daerah
  • Mendorong adanya aliansi strategi dan peran serta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), perwakilan kementrian/lembaga di daerah, Lembaga Jasa Keuangan (LJK) dan pemangku kepentingan terkait dalam rangka perluasan akses keuangan di daerah
  • Menggali potensi ekonomi daerah yang cepat dikembangan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan dalam rangka pemerataan ekonomi dan kemandirian daerah
  • Mendorong Optimalisasi potensi sumber dana di daerah dalam rangka memperluas penyediaan pendanaan produktif antara lain untuk membangun UMKM, Usaha Rintisan (Start Up Business) dan membiayai pembangunan sektor prioritas
  • Mendukung program pemerintah dalam upaya meningkatkan tingkat literasi dan iklusi keuangan di Indonesia
  • Melakukan monitoring dan evaluasi perkembangan akses keuangan di daerah

PROGRAM SATU REKENING SATU PELAJAR

Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) merupakan salah satu Program Aksi Pelajar Indonesia Menabung dalam rangka implementasi Keputusan Presiden (KEPPRES) Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung. Program ini bertujuan untuk meningkatkan budaya menabung sejak dini kepada para pelajar melalui pembukuan minimal 1 rekening tabungan bagi setiap pelajar. Program KEJAR dilakukan di seluruh daerah melalui Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) baik tingkat provinsi maupun tingkat Kabupaten/Kota.

Untuk mendukung program KEJAR, Otoritas Jasa Keuangan telah menerbitkan Generic Model Produk Simpanan Pelajar (SimPel). SimPel adalah tabungan untuk siswa yang diterbitkan secara nasional oleh bank-bank di Indonesia dengan persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang menarik untuk mendorong budaya menabung sejak dini, dalam rangka peningkatan literasi dan inklusi keuangan di Indonesia. Produk SimPel dapat diperuntukan oleh setiap pelajar dari tingkat PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA atau sederajat. Fitur produk SimPel hampir sama dengan produk tabungan pada umumnya namun memiliki kelebihan anatara lain :

  1. Nama Rekening adalah nama pelajar/siswa itu sendiri
  2. Tanpa biaya administrasi
  3. Setoran awal pembukuan rekening hanya Rp5000,- (lima Ribu Rupaih)
  4. Memiliki saldo minimum Rp20.000.000,-(dua puluh juta rupiah)

Program KEJAR TPAKD Kabupaten Sumba Barat memiliki beberapa target yang ingin dicapai pada tahun 2022 anatar lain :

1. Target Pemetaan Jumlah Peserta Didik dan Pelajar yang Memiliki Rekening Tabungan

Untuk dapat mengukur keberhasilan program KEJAR Kabupaten Sumba Barat perlu dilakukan rekapan realisasi 1 rekening 1 pelajar mulai dari tingkat Kelompok Belajar (KB) sampai ke tingkat SMA/SMK sebagai berikut :

2. Pelaksanaan Sosialisasi dan Edukasi kepada Pelajar

TPAKD Kabupaten Sumba Barat bekerja sama dengan pihak Bank NTT terkait kegiatan sosialisasi dan edukasi bagi masyarakat dan pelajar khususnya edukasi terkait program KEJAR dan pentingnya menabung sejak dini.

Bagikan Informasi Ini