Uji Publik Rancangan Penataan Dapil Dan Alokasi Kursi Anggota DRRD  Kabupaten Sumba Barat Dalam Pemilihan Umum Tahun 2024.

Waikabubak, KPU Kabupaten Sumba Barat menyelenggarakan kegiatan Uji Publik Rancangan Penataan Daerah Pemilih  (Dapil) Dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat dalam Pemilihan Umum Tahun 2024. Kegiatan dibuka dengan resmi oleh Ketua KPU Sumba Barat, dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Ketua dan Wakil Ketua DPRD, Pejabat yang mewakili Kapolres Sumba Barat, Pejabat yang mewakili Dandim 1613, Kepala Desa se – Kecamatan Lamboya dan Wanokaka, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Anggota KPU Sumba Barat, kegiatan ini berlangsung di Aula KPU Sumba Barat, pada Rabu 14 Desember 2022.

Dalam sambutannya Ketua KPU mengatakan bahwa saat ini kita dalam persiapan menuju pemilu 2024 pemilu yang tepatnya akan dilaksanakan pada tanggal 14 Februari 2024 namun persiapan sudah harus dimulai dari sekarang, karena pemilu 2024 adalah pemilu yang akan memilih 5 kategori pilihan yaitu  Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR, DPD, DPR Provinsi , dan DPRD Kabupaten yang artinya ada 5 surat suara yang diterima, sehingga momen ini menjadi sangat penting dalam mempersiapkan segala sesuatunya hingga pada saat pelaksanaan pemilu di tahun 2024. Dapat diinformasikan saat ini KPU telah melalui beberapa tahapan pendaftaran, verifikasi, dan penetapan peserta pemilu 2024, yaitu penetapan Partai peserta Pemilu dan Penetapan Dapil dan Jumlah Kursi yang dalam uji publiknya akan dimulai pada tanggal 16 Desember dan akan memasuki tahapan pemuktahiran data pemilih, dimana rancangan pertama merupakan rancangan sesuai dengan penatapan dapil pemilu sebelumnya, yaitu 1/. Sumba Barat 1 : Kecamatan Kota Waikabubak, 2/. Sumba Barat 2 : Kecamatan Wanukaka, Kecamatan Lamboya, Kecamatan Laboya Barat, 3/. Sumba Barat 3 : Kecamatan Tana Righu, 4/. Sumba Barat 4 : Kecamatan Loli. Rancangan kedua dibuat berdasarkan permintaan dari beberapa Partai Politik dan Tokoh Masyarakat dan telah di sampaikan saat kegiatan Sosialisasi PKPU 6 Tahun 2022 tentang Penataan Daerah Pemilihan dan Alokasi Kursi Anggota DPRD Kabupaten/Kota dalam pemilihan umum, pada tanggal 19 November 2022 bahwa Dapil Sumba Barat 2 dipecah sehingga bisa menjadi 2 Dapil dimana Kecamatan Wanokaka di buatkan Dapil tersendiri : 1/. Sumba Barat 1 : Kecamatan Kota Waikabubak, 2/. Sumba Barat 2 : Kecamatan Wanukaka, 3/. Sumba Barat 3 : Kecamatan Lamboya, Kecamatan Laboya Barat, 4/. Sumba Barat 4 : Kecamatan Tana Righu, 5/. Sumba Barat 5 : Kecamatan Loli. Dengan dasar pengajuan gabungan Kecamatan atau bagian dari Kecamatan yang di bentuk sebagai dasar pengajuan calon oleh Pimpinan Partai Politik dengan menggunakan 7 prinsip mengenai : Kesetaraan nilai suara memenuhi syarat, Ketaatan pada sistim pemilu yang proposional tidak memenuhi syarat Sumba Barat 3 karena hanya memperoleh 4 kursi akan tetapi jika dilihat dari 6 prinsip lainya memenuhi syarat sehingga Dapil Sumba Barat 3 tetap menjadi dapil sendiri, Proporsionalitas memenuhi syarat, Integralitas wilayah memenuhi syarat, Berada dalam satu wilayah yang sama bagi yang memenuhi syarat, Kohesivitas memenuhi syarat, Kesinambungan memenuhi syarat.

Adapun dasar KPU menyusun dapil berdasarkan keputusan KPU nomor 457 Tahun 2022 Kabupaten Sumba Barat untuk data kependudukan per Kecamatan se – Sumba Barat adalah 149.802 yang berarti alokasi kursi untuk Anggota DPRD Kabupaten Sumba Barat adalah tetap 25 kursi.

Ketua KPU berharap dengan kegiatan hari ini, KPU bisa mendapatkan masukan dan tanggapan dari masyarakat mengenai kedua rancangan tersebut diatas sehingga menjadi bahan pelaporan ke tingkat Provinsi dan ke KPU RI untuk jadi bahan pertimbangan selanjutnya.

 

Tim Redaksi.

Bagikan Informasi Ini

0 Comments

There are no comments yet

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *