SELAMAT DATANG
Situs Resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat
Media Informasi dan Publikasi Pembangunan Daerah
DP5A Lakukan Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di Kabupaten Sumba Barat
Facebook
Twitter
WhatsApp
Waikabubak, – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sumba Barat, Dra.Flouri Rita Wuisan,MM , mengadakan rapat kerja bersama jajaran Pemerintah Daerah dalam rangka membahas berbagai program strategis untuk tahun 2024. Salah satu fokus utama dalam rapat ini adalah diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting, yang bertujuan untuk menurunkan angka stunting di Kabupaten Sumba Barat, Senin(7/10/2024).
Rapat kerja ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan para asisten sekda serta Kepala Perangkat Daerah/Unit Kerja terkait, Direktur RSUD, Para Camat, Kepala Desa, Lurah dan Kepala Puskesmas serta para penyuluh pertanian.
Dalam sambutannya, Pjs Bupati menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengatasi masalah stunting yang menjadi salah satu isu prioritas nasional.
Pjs Bupati juga menyampaikan, Intervensi program dan kegiatan penurunan angka stunting harus tetap dijalankan secara masiv, terukur dan berkelanjutan sampai ke kelompok terkecil di masyarakat yakni keluarga, baik di desa maupun di kabupaten, termasuk intervensi sensitif dan intervensi spesifik, agar kita dapat mengukur sejauh mana tingkat ketepatan sasaran program yang telah kita laksanakan selama ini.
Dalam kesempatan ini pula, Pjs Bupati meminta kepada Dinas Kesehatan untuk menyusun jadwal bagi setiap Perangkat Daerah yang merupakan orang tua asuh disetiap daerah intervensi, agar langsung melakukan kunjungan pada setia posyandu dalam melakukan penimbangan setiap bulannya.
Selanjutnya Sekretaris daerah juga berkesempatan untuk menyampaikan beberapa hal penting antara lain terkait Sumba Barat yang mendapat penghargaan sebagai daerah yang terentaskan dari daerah tertinggal, serta terkait penambahan dana desa dan meminta kepala desa untuk menjadi pemimpin yang dapat memberikan contoh yang baik terhadap hal budaya boros di Kabupaten Sumba Barat dan lebih memperhatikan gizi bagi pertumbuhan anak sehingga dapat menekan angka stunting.
Diseminasi dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Waikabubak yang memaparkan data dan tren angka stunting di Kabupaten Sumba Barat serta masalah stunting sehingga Tim TPPS maupun petugas kesehatan dan Kepala Desa serta Lurah dapat mengambil langkah-langkah bijak dalam menangani masalah stunting di Kabupaten Sumba Barat.
Diharapkan, melalui diseminasi AKS dan pertemuan lintas sektor seperti ini, Kabupaten Sumba Barat dapat mencapai target penurunan stunting secara signifikan di akhir tahun 2024.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top