Https://sumbabaratkab.go.id Waikabubak, Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan mewakili Bupati Sumba Barat membuka dengan resmi kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Audit Kematian Ibu Dan Anak di Kabupaten Sumba Barat. Kegiatan ini diprakarsai oleh USAID dan Momentum bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat. Atas nama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menyampaikan terima kasih serta apresiasi setinggi – tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini, sebagai bentuk komitmen bersama terhadap upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi. Turut hadir Sekretaris Komisi C DPRD Kabupaten Sumba Barat, Pengkaji eksternal dan Internal, PKK Kabupaten, perwakilan Direktur RSUD, perwakilan Direktur RSK Lende Moripa, perwakilan Direktur RS Pratama Hoba Kalla, Camat Lamboya, Camat Tana Righu, para Kepala Puskesmas, para ketua Organisasi Profesi, Perwakilan Save The Children dan Stimulan Institute, yang diselenggarakan di Aula Rakuta pada Kamis, 8 Desember 2022.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan oleh Staf Ahli mengatakan bahwa berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Sumba Barat tahun 2021 terdapat 3 kasus kematian ibu dan 29 kasus kematian bayi, sedangkan sepanjang tahun 2022 sampai dengan bulan Oktober terdapat 2 kasus kematian ibu dan 37 kasus kematian bayi. Oleh karenanya kasus tersebut menjadi tanggungjawab kita bersama dan semua pihak yang bersinggungan.
Bupati berharap dengan dilaksanakannya kegiatan ini, kiranya penyebab kematian dan faktor – faktor yang berkontribusi terhadap kasus ini dapat diidentifikasi dan dikaji secara subyektif dan komprehensif, dan hasilnya merupakan bahan evaluasi sehingga dapat disusun rekomendasi dan rencana aksi yang terukur dan mampu dilaksanakan serta dapat memberikan kontribusi positif dengan melibatkan para pimpinan dan multi sektor terkait sehingga pada gilirannya dapat menekan dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi.
Tim Redaksi DKIPS.







