SELAMAT DATANG
Situs Resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat
Media Informasi dan Publikasi Pembangunan Daerah
Monev Program Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas dan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) Balai POM Kupang
Facebook
Twitter
WhatsApp

Https://sumbabaratkab.go.id Waikabubak, Balai Pengawas Obat dan Makanan Kupang melaksanan kegiatan Monitoring Dan Evaluasi Program Nasional Desa Pangan Aman, Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Dan Pangan Jajanan Anak Usia Sekolah (PJAS) dan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperindag serta Pejabat yang mewakili Kepala BPOM koordinator kelompok subtansi Infokom Frama El. L Pollo, S.Si, Apt, M. Sc. bertempat di Aula Alfa Omega pada Selasa, 13 Desember 2022.

Bupati Sumba Barat diwakili oleh Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan Dan Pembangunan membuka dengan resmi kegiatan ini dan dalam sambutannya mengatakan atas nama Pemerintah Kabupaten Sumba Barat menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan apresiasi kepada balai POM Kupang yang selama beberapa waktu terakhir melakukan intervensi ke desa, pasar dan sekolah untuk memastikan ketersedian pangan dan jajanan aman untuk terwujudnya masyarakat yang sehat, dalam rangka  mewujudkan masyarakat Sumba Barat yang semakin maju, berdaya saing dan berkeadilan.

Dalam rangka mempercepat dan mensinergikan upaya promotif dan preventif hidup sehat bagi peningkatan produkvitas penduduk dan menurunkan beban biaya kesehatan akibat penyakit, sehingga melalui Instruksi Presiden No 1 Tahun 2017 Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang untuk hidup sehat sehingga peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi – tingginya dapat terwujud, penyediaan pangan sehat dan pencepatan perbaikan gizi, melalui ketersedian pangan yang cukup, aman, bermutu, dan bergizi, merupakan persyaratan yang harus terpenuhi sebagai prasyarat mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sebagai satu kesatuan sistim mulai dari yang memproduksi, baik dari dapur rumah tangga, pelaku usaha, pihak sekolah, komunitas pasar sampai masyarakat hingga perseorangan.

Bupati berharap dengan kegiatan ini dapat menggungah komunitas desa, komunitas pasar, dan komunitas Sekolah agar dapat berpartisipasi secara mandiri dalam pembinaan dan pengawasan keamanan pangan di komunitasnya masing – masing, dan meningkatkan komitmen bersama untuk mengawal keberlanjutan program ini ke level desa, pasar dan sekolah yang telah diintervensi sekaligus mampu mereplikasikan program ini sehingga pada akhirnya dapat diukur kemajuan, capaian target serta dapat dievaluasi kendala pada tataran pelaksanaannya. Kerja sama antara BPOM, Dinas Kesehatan, Pemerintah Kecamatan, Desa serta sekolah – sekolah agar dapat mengagendakan pertemuan rutin di waktu yang akan datang. sehingga semua pihak dapat terus bersinergi dan berkolaborasi dalam menciptakan pangan yang aman bagi Masyarakat.

Tim Redaksi.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top