www.sumbabaratkab.go.id – Waikabubak. Bupati Sumba Barat dan Wakil Bupati Sumba Barat bersama dengan anggota Forkopimda, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, para Asisten Sekda, para pimpinan PD/UK, para Camat, Lurah/Kepala Desa se – Kabupaten Sumba Barat menghadiri acara Peluncuran Kelembagaan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se – Indonesia “BANGUN KOPERASI DARI DESA INDONESIA JAYA”. kegiatan ini bertempat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat pada, Senin 21 Juli 2025.
Launching dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo via daring serentak dari Kabupaten Klaten – Jawa Tengah.
Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan selaku Ketua Satgas Percepatan Koperasi Merah Putih melaporkan bahwa sampai dengan saat ini telah terbentuk sebanyak 80.081 yang telah berbadan hukum, dengan harapan kehadiran koperasi mampu melahirkan wajah baru koperasi Indonesia yang modern, efektif dan memberdayakan petani dengan tetap mengedepankan prinsip gotong royong serta ekonomi kerakyatan, dan tidak bergantung pada impor pangan, harus memberdayakan petani dan nelayan sebagai pelaku ekonomi di desa. Ditegaskan pula peluncuran kelembagaan Kopdes Merah Putih ini adalah Langkah strategis memperkuat ketahanan pangan nasional, kedaulatan ekonomi desa, serta pemberdayaan rakyat melalui sistem koperasi modern yang inklusif dan adil. Disampaikan pula terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dan menyatakan dalam 3 (tiga) bulan kedepan seluruh koperasi desa tealh beroperasi, sehingga potensi masyarakat akan tumbuh sentra usaha yang akan semakin menggerakakn ekonomi desa di seluruh Indonesia.
Presiden RI Prabowo Subianto, dalam sambutannya menegaskan peluncuran Kopdes Merah Putih merupakan tindak lanjut dari UUD’45 Pasal 33, menuju sistem ekonomi yang berkeadilan dan berpihak kepada rakyat. Program ini tidak sekedar formalitas, tapi merupakan awal era baru pemberdayaan ekonomi desa melalui sinergitas pemerintah dengan masyarakat serat kekuatan kopreasi lokal secara berkelanjutan.
Presiden juga mengapresiasi antusiasme dari semua unsur Kepala Daerah, Kades/Lurah yang telah mengikuti kegiatan launching ini secara lansung maupun daring. Diharapkan kedepannya koperasi dapat mempunyai gerai sembako, simpan pinjam, apotik dan progam pelayanan obat gratis untuk masyarakat dengan memperhatikan ketersediaan anggaran, memaksimalkan fungsi koperasi dimulai dari sarana dan prasarana koperasi harus tersedia dengan pengelolaannya menggunakan teknologi digitalisasi.
Konsep koperasi adalah gotong royong menuju kemandirian ekonomi, dimana melalui kelembagaan koperasi pemerintah berupaya menekan praktik rentenir dan mempermudah akses kebutuhan pokok serta layanan keuangan dan memastikan bantuan pemerintah tepat sasaran.
Presiden melaunching program ini secara resmi yang ditandai dengan menekan tombol sirene sebagai penanda peluncuran secara nasional Kelembagaan Koperasi Desa.
Tim DKIPS











