Kegiatan Pimpinan

Berkunjung ke Perpusnas RI, Sumba Barat Dapat Bantuan Mobil Perpustakaan

Jakarta_ Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH menerima hibah satu unit mobil perpustakaan keliling dan 2 Paket Bantuan Buku untuk Kabupaten Sumba Barat dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI.

Penyerahan dilakukan Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando kepada Bupati Sumba Barat Yohanis Dade,SH dalam kunjungan kerjanya, Senin (21/06/2021).

Seperti yang dilansir perpusnas.go.id, Kepala Perpusnas mengapresiasi kunjungan Bupati Yohanis ke Gedung Fasilitas Layanan Perpusnas. Kunjungan ini disebut sebagai kehormatan karena tidak banyak bupati yang berkunjung ke Perpusnas. “Kami berterima kasih karena bapak telah membentuk kelembagaan perpustakaan dan kearsipan sehingga saluran koordinasi teknis bisa berjalan dengan baik,” terangnya di Ruang Rapat Pimpinan Perpusnas, jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta.

Dalam kesempatan itu, menurut Bupati Yohanis, sebesar 90 persen warga Sumba Barat berprofesi sebagai petani. Sumber daya mereka sangat rendah, apalagi gedung perpustakaan tidak memadai. Sehingga dibutuhkan literatur terutama mengenai pertanian.

Bupati Yohanis menyatakan apresiasinya atas dukungan dan bantuan yang diberikan Perpusnas. Bantuan ini diharapkan bisa menjadikan kualitas sumber daya manusia di Sumba Barat semakin meningkat sehingga taraf hidup membaik.

“Kami sangat membutuhkan bantuan ini. Dengan bantuan ini, wawasan para petani dapat semakin baik dan mereka dapat meningkatkan taraf hidup mereka ala pertanian modern. Mudah-mudahan apa yang sudah kami peroleh, dapat kami manfaatkan sebaik-baiknya,” jelasnya.

Pada pertemuan tersebut telah disampaikan pula Proposal Pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah, dan pengembangan koleksi perpustakaan yang telah diikuti dengan penginputan melalui Aplikasi Krisna.

Selepas dari Perpusnas RI, Bupati Sumba Barat mengadakan pertemuan dengan pengelola Aksaramaya sebagai pengembang Perpustakaan Digital di Indonesia (ipusnas), dengan penawaran “iSumbaBarat” sebagai produk digitalnya.

Menurut Sulasmo Sudharno Chief Executive Office juga sebagai entrepreneur di bidang Teknologi Informasi dan dikenal sebagai perintis perpustakaan digital berbasis Digital Rights Management, dengan program “iSumba Barat” memudahkan masyarakat mengakses informasi sehingga meningkatkan minat baca dan mengembangkan budaya literasi masyarakat.

Bupati sumba Barat menanggapi penawaran program “iSumba Barat’ akan dipelajari lebih lanjut. Besar harapan Bupati Yohanis semoga bisa membangun kerja sama yang baik sehingga masyarakat Sumba Barat akan lebih mudah dalam mengakses informasi dalam bidang usaha, pendidikan dan kesehatan sehingga masyarakat memiliki sumber daya manusia yg lebih baik lagi.(Dhi)

Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

 

Bagikan Informasi Ini

Pelibatan Anak Sebagai Duta Baca

Waikabubak,19|06|2021. Manusia merupakan mahkluk sosial, membutuhkan interaksi dengan semua orang, baik dewasa maupun anak-anak. Dengan berinteraksi, dapat membangun ikatan emosional, meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta ketrampilan. Semua ini dapat terwujud dari saling berbagi dan memberi. Salah satu upaya yang dapat kita lakukan adalah memberikan pengetahuan untuk waktu jangka panjang, dan dimulai sejak usia dini. Pengetahuan jangka panjang, dapat diperoleh melalui kebiasaan membaca buku. Buku merupakan jendela dunia. Namun, kenyataannya masih kita temui rendahnya minat baca. Faktor yang menyebabkan rendahnya minat baca, antara lain; akses untuk mendapatkan buku, harga buku yang mahal, ketersediaan buku di wilayah pelosok, dan beberapa jenis buku belum ramah anak. Faktor penyebab, cukup menjadi penyumbang masalah literasi dari anak-anak.

Mengingat manfaat membaca buku kaitannya dengan perkembangan literasi dari anak-anak, Stimulant Sumba mitra Save the Children bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Sumba Barat, melaksanakan pelatihan Pustakawan dan Duta Baca Sekolah Dasar (SD). Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kepada guru dan anak-anak terkait manajemen dan administrasi Perpustakaan. Pelatihan dilaksanakan pada hari Sabtu, 19 Juni 2021, bertempat di SD Inpres Gayi Liku Kecamatan Lamboya Barat. 19 orang (1 dewasa dan 18 anak) dilibatkan dalam pelatihan ini. Guru Perpustakaan dilibatkan dengan tujuan untuk membantu mengelola administrasi pembukuan di Perpustakaan. Sedangkan 18 anak perwakilan peserta didik kelas 3 sampai kelas 5 SD, sebagai terpilih sebagai duta baca setelah melalui proses pemilihan. Pemilihan dilakukan secara mandiri oleh anak-anak. Adapun kriteria duta baca adalah mampu membaca secara lancar.

Talo Goro, S.Pd, Kepala Sekolah SD Inpres Gayi Liku mengucapkan terima kasih kepada Stimulant yang telah membantu melakukan penataan Perpustakaan. Penataan dilakukan di luar dan dalam Gedung. Selain penataan, Stimulant membantu menyediakan buku bacaan ramah anak, serta memberikan pelatihan kepada Guru pengelola Perpustakaan dan anak-anak. Talo Goro, menegaskan bahwa pihaknya akan memulai pembelajaran tahun ajaran baru pada tanggal 12 Juli 2021, dengan demikian Perpustakaan yang telah didesign akan dibuka dan melayani kebutuhan anak-anak untuk membaca.

Pelatihan difasilitasi secara langsung oleh tim Basic Education (Pendidikan Dasar) Sponsorship Stimulant Sumba. 18 anak duta baca (9 anak perempuan dan 9 anak laki-laki) mengikuti pelatihan dengan aktif dan partisipatif. Bermain peran, diskusi dan bercerita pengalaman menjadi metode dalam mendampingi anak-anak Duta Baca. Topik pelatihan Duta Baca dititik beratkan pada; peran dan tanggungjawab Duta Baca serta standar operasional procedural (SOP) peminjaman di perpustakaan. Petronela D. Kabba, S.Pd selaku pengelola Perpustakaan SD Inpres Gayi Liku, menyampaikan bahwa Stimulant Sumba memberikan material yang mendukung pengelolaan Perpustakaan. Material yang dibagikan sangat ramah terhadap anak-anak, dan meliputi; Rak Buku, Meja Baca, Bantal Duduk, Karpet, Buku Cerita, dan Keranjang Baca. Administrasi masih menjadi tantangan dalam pengelolaan Perpustakaan. Duta baca perwakilan anak kelas 3 masih membutuhkan pendampingan dalam mengelola adminitrasi Perpustakaan.

Kendala yang ditemui oleh kami dalam pengelolaan Perpustakaan, adalah ketersediaan buku bacaan, fasilitas Perpustakaan dan keterlibatan anak. Dengan material bantuan yang diberikan oleh Stimulant serta pelibatan anak dalam mengelola Perpustakaan, membantu kami untuk menjalankan Perpustakaan, ujar Petronela.

18 anak Duta Baca, dibagi dalam enam tim, untuk membantu sekolah dalam mengelola Perpustakaan. Selanjutnya, dengan dibukanya pembelajaran tatap muka pada tahun ajaran baru, anak-anak Duta Baca akan menjalankan peran dan tanggungjawabnya. (PSI RED)

Bagikan Informasi Ini

Tinjau Persiapan Lokasi Penangkaran Benih Jagung, Wabup John Lado : Ini Merupakan Wujud Tanggungjawab Sebagai Pemimpin

Waikabubak_ Wakil Bupati Sumba Barat, John Lado Bora Kabba, meninjau persiapan penangkaran benih jagung di Tatoya Desa Sobarade, Jumat (18/06/2021)

Lokasi Penangkaran benih Jagung Desa Sobarade merupakan salah satu dari lokasi penangkaran benih jagung yang merupakan bagian dari luasan 38 hektare kebun penangkaran benih jagung di Kabupaten Sumba Barat yang diharapkan keberhasilan dari kebun penangkaran ini akan mendukung keberhasilan pengembangan jagung seluas hampir 4 ribu hektare.

“Kami sengaja turun langsung lapangan dalam rangka memberi semangat kepada masyarakat. Hal ini adalah wujud tanggungjawab sebagai pemimpin. Hal ini merupakan apresiasi yang kita berikan sehingga dapat memacu semangat kerja untuk memperbaiki taraf hidup yg lebih baik, bersama rakyat kita bangun ekonomi kita”, ungkap Wabup John Lado.

Lanjutnya, diharapkan kelompok betul-betul maksimal bekerja dalam rangka pembukaan lahan bibit jagung yang dikerjakan tersebut. Jagung tidak hanya untuk manusia tapi bisa juga untuk makanan hewan.

Wabup John Lado juga mengutarakan bahwa masih banyak yg mengeluh kenapa kita harus membeli lombok tomat dari Bima, sementara masyarakat kita sendiri juga mampu. Namun terkadang semangat masyarakat untuk berusaha menanam yang masih rendah.

“Kita berasal dari tanah oleh karena itu mari kita menghargai tanah ini dengan menghasilkan sesuatu yang baik. Semangat anak-anak sekarang yang sangat kurang terhadap bidang pertanian, menurut saya hal ini yang perlu dibangun kembali ditengah masyarakat”, pungkas John Lado.

Kalau masyarakat saja ada semangat mau berusaha, menurut John Lado, sudah pasti pemerintah akan mendukung. Kalau hasil produksi sudah memadai, pemerintah pasti akan berusaha membantu untuk mendistribusikannya ke luar Sumba.

Wabup juga berharap agar seluruh masyarakat Sobarade harus bangkit untuk bekerja keras, hal itu sesuai dengan pepatah yang mengatakan bahwa apa yang kita tabur itulah yang kita tuai.

Dalam kesempatan itu juga Wabup John Lado mengingatkan kembali terkait Covid-19, bahwa selaku pemerintah ada unsur kesengajaan tidak melakukan pesta. Bukan untuk membatasi atau melarang namun karena wujud rasa sayang terhadap masyarakat agar dapat mencegah penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Selanjutnya Wabup John Lado melanjutkan perjalanan menuju lokasi persiapan ekowisata Desa Tebara dan lokasi kebun sayur organik di Desa Tanarara Kecamatan Loli.

Hadir pada kesempatan itu Kepala Dinas PMD, Camat Kota Waikabubak, Kepala Desa Sobarade, dan masyarakat Sobarade.(Moi)

Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

 

Bagikan Informasi Ini

Sumba Barat Butuh Listrik, Bupati Minta Dukungan Kementerian ESDM

Jakarta_ Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang saat ini rasio elektrifikasinya masih dibawah rata-rata nasional.

Kabupaten Sumba Barat merupakan salah satu didalamnya. Ketersediaan listrik yang rendah serta akses listrik PLN masih belum sepenuhnya merata dan mencukupi.

Mengacu data Kementerian ESDM, untuk mencapai rasio elektrifikasi 100 persen, berbagai upaya yang dilakukan pemerintah pusat bersama PLN, berkomitmen untuk mewujud nyatakan pemerataan pembangunan jaringan kelistrikan sehingga dapat memenuhi kebutuhan listrik bagi masyarakat NTT sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan industri dan potensi pariwisata di daerah tersebut.

Sejalan dengan komitmen Kementerian ESDM tersebut, Bupati Sumba Barat, Yohanis Dade, SH menyerahkan proposal permintaan dukungan ke Kementerian ESDM yang diterima langsung oleh staf Kementerian ESDM, I Gede Yudistira.

Tentu besar harapannya, kementerian ESDM dapat memberikan dukungan maupun bantuan penerangan listrik untuk masyarakat Sumba Barat dimana terdapat 6 kecamatan yang mana hampir disetiap kecamatan terdapat 1600 unit rumah yang belum mendapatkan pelayanan listrik, serta masih terdapat sekolah-sekolah yang belum mendapatkan pelayanan listrik sehingga sangat mengganggu kegiatan proses belajar mengajar.

Demikian Siaran Pers Bagian Humas dan Protokol pada Sekretariat Daerah Kabupaten Sumba Barat.

 

Bagikan Informasi Ini