Kegiatan Pimpinan

Bupati Dapawole Hadiri Rapat Paripurna Pengumuman Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat

Waikabubak – Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menghadiri Rapat Paripurna dalam rangka pengumuman Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat Periode 2016 – 2021 bertempat di Aula Kantor DPRD Kabupaten Sumba Barat. Selasa, (19/01)

Berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Pengangkatan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat yang ditindaklanjuti dengan pengambilan sumpah dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati oleh Gubernur NTT atas nama Menteri Dalam Negeri, maka pada tanggal 17 Februari 2021, kami Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat akan mengakhiri masa jabatan untuk periode 5 tahun yaitu 2016 – 2021. Kami bersyukur diberi kekuatan dan kemampuan untuk melaksanakan amanah rakyat Sumba Barat dalam menyelenggarakan tugas-tugas pemerintahan dan pembangunan daerah. Dalam melaksanakan amanah tersebut, tidak lepas dari dukungan unsur DPRD, Pemerintah Daerah dan Masyarakat Sumba Barat.

Demikian disampaikan Bupati Dapawole mengawali sambutannya, didampingi Wakil Bupati Sumba Barat Marthen Ngailu Toni, SP.

Selanjutnya Bupati Dapawole menyampaikan hormat dan penghargaan yang setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada seluruh masyarakat Sumba Barat yang secara bersama-sama telah ikut serta dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Sumba Barat yang lebih baik dalam segala bidang, dengan harapan peran dan kontribusi kita semua tetap terus terjaga untuk mendukung program-program pembangunan pada periode kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat selanjutnya.

Bupati Dapawole juga mengungkapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam kebersamaan selama 5 tahun ini ada kelemahan-kelemahan maupun kekurangan-kekurangan yang perlu untuk dibenahi, dengan harapan diwaktu yang akan datang kita dapat berbuat lebih baik lagi. Berbenah agar kedepan Kabupaten Sumba Barat lebih maju lagi menuju Kabupaten yang hebat dan terdepan.

“Selain itu juga saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Sumba Barat yang telah menyukseskan pelaksanaan Pilkada, sehingga berjalan dengan baik, lancar dan demokratis dalam suasana yang aman dan rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar masyarakat Sumba Barat. Siapapun yang pada akhirnya ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil Bupati, merekalah Bupati dan Wakil Bupati Sumba Barat”, ucap Dapawole.

Diakhir sambutannya, Bupati Dapawole mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Sumba Barat, unsur pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Sumba Barat atas dukungan dan kerjasama yang telah terjalin selama periode kepemimpinan kami. Semoga Tuhan Yang Maha Esa akan senantiasa menyertai dan menuntun kerja dan karya kita sekalian dalam membangun daerah yang kita cintai ini.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Sumba Barat, Ketua DPRD, Anggota Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri, Ketua Pengadilan Agama, Penjabat Sekretaris Daerah, Anggota DPRD, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja, dan Kepala Kantor Kementerian Agama.(moi)

Bagikan Informasi Ini

Bupati Dapawole Hadiri Natal Bersama Keluarga Besar Kecamatan Loli

Waikabubak – Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menghadiri acara Natal bersama Keluarga Besar Kecamatan Loli bertempat di Aula Kantor Camat Loli. Jumat, (15/01).

Mengawali sambutannya Bupati Dapawole mengucapkan Selamat Natal dan Tahun Baru 2021 bagi seluruh masyarakat di Kecamatan Loli.

Selanjutnya Bupati Dapawole menyampaikan beberapa unsur utama agar kehidupan sebagai keluarga Allah dapat terpelihara serta hidup dalam kedamaian.

“Yang pertama, kita harus berdamai dengan Tuhan sebagai makhluk ciptaan-Nya dengan melaksanakan firmanNya dengan penuh keimanan, dan selalu berserah dan bersyukur”, ujar Dapawole.

“Selanjutnya kita berdamai dengan sesama umat manusia, artinya tidak ada lagi kebencian, tidak ada lagi permusuhan baik antar kelompok masyarakat, ras , suku, maupun agama”, lanjutnya.

Kemudia Dapawole menyampaikan unsur yang ketiga, yaitu berdamai dalam lingkungan keluarga kita sendiri, sehingga tercipta keharmonisan dan keakraban, berikanlah contoh dan teladan yang baik kepada anak-anak bahkan bagi keluarga yang lain.

Dan yang terakhir, kata Dapawole, “kita berdamai dengan alam dan lingkungan di sekeliling kita, sebab sebagai umat ciptaan Tuhan, kita berkewajiban menjaga dan melestarikan lingkungan hidup dimanapun kita berada, sehingga tercipta kedamaian”.

Pada kesempatan itu pula Bupati Dapawole mangatakan bahwa Natal tahun 2020 ini agak berbeda dengan perayaan-perayaan Natal sebelumnya, hal ini disebabkan oleh Pandemi Covid-19 yang melanda bangsa kita, dan berdampak sampai di Kabupaten Sumba Barat.

Oleh karena itu Bupati Dapawole menghimbau agar masyarakat di Kecamatan Loli khususnya dan Kabupaten Sumba Barat umumnya harus tetap taat dalam menjalankan protokol kesehatan sehingga penularan Covid-19 ini dapat dicegah.

Hadir pada kesempatan itu Camat Loli, Kapolsek Loli, para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah, Ketua TP PKK Kabupaten Sumba Barat, Ketua TP PKK Kecamatan Loli, para Lurah dan Kepala Desa, Babinsa Loli, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat, serta seluruh staf pada Kantor Camat Loli.

(moi)

Bagikan Informasi Ini

Buka Kegiatan KML Pramuka Kwartir Cabang Sumba Barat, Ini Pesan Bupati Dapawole

Waikabubak_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole membuka dengan resmi Kegiatan Kursus Mahir Lanjutan Pramuka bertempat di Halaman SMP Negeri 3 Waikabubak. Selasa, (12/01)

Bupati Dapawole berpesan kepada pembina pramuka yang mengikuti kegiatan KML agar menjadikan kegiatan ini sebagai sarana belajar, berkarya, dan membangun semangat persatuan sebagai sesame anak bangsa.

“Kegiatan ini harus ada outcome yang menjawab tantangan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat, khususnya dalam menekan pergaulan anak-anak yang saat ini sangat mengkhawatirkan, menangkal agar anak-anak tidak terlibat atau tidak terjerumus pada hal-hal yang negatif atau tidak produktif”, ujar Dapawole yang juga bertindak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Pramuka Sumba Barat.

Dapawole mengatakan agar peserta kursus mampu mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang didapat dalam kegiatan tersebut kepada peserta didiknya yang terlibat dalam organisasi kepramukaan.

Diakhir sambutannya Bupati Dapawole mengharapkan dukungan dari semua pihak yang terlibat dalam kegiatan KML untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban selama pelaksanaan kegiatan berlangsung dengan tetap mentaati protokol kesehatan penanganan Covid-19 yakni harus memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Selanjutnya Ketua Kwartir Cabang Pramuka Sumba Barat Yohanis Kariam, SH melaporkan Kegiatan KML ini akan dilaksanakan selama 6 hari, mulai dari 12 s/d 17 Januari 2021 bertempat di SMPN3 Waikabubak. Narasumber yaitu para pelatih pramuka yang berijasah kursus pelatih dasar dan kursus pelatih lanjutan Sumba Barat dan Sumba Timur. Jumlah peserta kursus sebanyak 25 orang dan dana yang digunakan yaitu sebanyak Rp64 Juta.

Hadir pada kesempatan itu Penjabat Sekretaris Daerah, Ketua Kwartir Cabang Pramuka Sumba Barat, Kepala Pelaksana BPBD, Pejabat yang mewakili Kapolres Sumba Barat, para Kepala Sekolah selaku Kamabigus Pramuka, Kakak Pelatih Pramuka Sumba Timur, dan Kakak-kakak Pembina Pramuka Cabang Sumba Barat.

(Moi)

Bagikan Informasi Ini

Terima Kunjungan Kerja Kepala BPH Migas, Bupati Dapawole Minta Kuota BBM Premium Ditingkatkan

Waikabubak_ Bupati Sumba Barat Drs. Agustinus Niga Dapawole menerima kunjungan kerja Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi Dr. Ir. Fanshurullah Asa, MT bertempat di Ruang Rapat Bupati. Senin, (11/01)

Pada kesempatan itu Bupati Dapawole mengucapkan selamat datang di Kabupaten Sumba Barat dan selamat menikmati alam pulau Sumba.

Bupati Dapawole kemudian mengatakan bahwa penyaluran BBM terutama premium masih sangat kurang di Kabupaten Sumba Barat. “Oleh karena itu, saya atas nama masyarakat Sumba Barat memohon agar Bapak dapat menaikkan jumlah kuota penyaluran BBM Premium di Kabupaten Sumba Barat”, ujar Dapawole.

“Hal ini terjadi karena pemilik kendaraan baik roda empat maupun roda dua kebanyakan menggunakan premium. Selain itu, penjual eceran yang tersebar disetiap sudut jalan baik di Kota sampai di kecamatan bahkan desa”, lanjut Dapawole.

“Pemerintah juga telah melakukan operasi gabungan khusus untuk penjual eceran namun tidak bisa dipungkiri bahwa kebutuhan ekonomi masyarakat yang memiliki usaha kecil dengan menjual bersin eceran sehingga membuat kami terkadang harus berpikir dan bertindak dari segi kemanusiaan”, tandas Dapawole.

Selanjutnya Kepala BPH Migas mengucapkan terima kasih atas sambutan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat yang begitu luar biasa. “Ramah orangnya dan Indah alamnya”, puji Fanshurullah.

Menjawab permintaan bapak Bupati, Kepala BPH Migas mengatakan bahwa Tahun 2021 kami telah menetapkan kuota jenis Bahan Bakar Minyak Tertentu (JBT) yaitu Minyak Solar sebesar 8,795 KL (8.795.000 Liter) dan Minyak Tanah sebesar 2,409 KL (2.409.000 Liter) serta Jenis Bahan Bakar Minyak Khusus (JBKP) yaitu Premium sebesar 7,791 KL (7.791.000 Liter).

“Dapat kami sampaikan bahwa kuota tersebut merupakan kuota gabungan seluruh konsumen pengguna di wilayah Bapak sesuai dengan Perpres Nomor 191 Tahun 2014. Mengingat BBM tersebut merupakan BBM subsidi dan penugasan, kami meminta Pemerintah Daerah berperan aktif turut serta mengawasi pendistribusian JBT dan JBKP agar tepat volume sehingga tidak melebihi kuota yang ditetapkan”, lanjutnya.

“Terkait dengan penjual eceran, kami punya solusinya” ujar Fanshurullah. “Pertamini yang tersebar di masyarakat itu adalah tindakan ilegal dan tidak mempunyai dasar hukum. Oleh karena itu solusi dari kami yaitu masyarakat dapat menjadi penjual BBM yang dinamakan sub penyalur. Sub penyalur direkomendasikan oleh pemerintah dan tersebar sampai kecamatan-kecamatan bahkan ke desa-desa”, ujarnya.

“Syaratnya sub penyalur harus berada minimal 5 km dari SPBU, harus mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah setempat, dan beberapa syarat lainnya. Investasi Sub Penyalur dapat didukung oleh Pemerintah dan juga Dana Desa. Di Indonesia sudah ada 167 Sub Penyalur dan di NTT ada 68 Sub Penyalur”, kata Fanshurullah menjelaskan.

Turut hadir pada kesempatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah, para Asisten, Pimpinan Perangkat Daerah/Unit Kerja, dan Tim dari Pertamina MOR 5.

(Moi)

 

Bagikan Informasi Ini